PT AKR Corporindo Tbk. membuka dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) baru di Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan resmi perseroan, pada Senin (21/10/2019) emiten bersandi AKRA tersebut melalui entitas anaknya yakni BP-AKR membuka 2 (pompa bensin) di Surabaya yang berlokasi di Jalan Pemuda dan Jalan Margorejo.
Dengan demikian, total sampai sekarang 12 SPBU di Indonesia dengan sebaran 8 di Jabodetabek dan 4 di Surabaya.
Sebelumnya, Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu mengatakan bahwa untuk menciptakan pertumbuhan jangka panjang, ekspansi bisnis SPBU menjadi salah satu strategi perseroan.
Dia menjelaskan bahwa hingga akhir 2019 perseroan terus melakukan pengembangan pada segmen bahan bakar minyak (BBM) ritel. Perseroan berencana untuk membuka 20 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
“Nanti setiap tahunnya akan ditambah 30–35 SPBU, dengan nilai investasi US$30 juta—US$40 juta setiap tahun,” ujarnya.
Adapun, untuk pengembangkan segmen bisnis BBM ritel tersebut, AKRA menggandeng British Petroleum (BP) dengan membentuk usaha joint venture yang bernama PT Aneka Petroindo Raya.
“Kami menargetkan 350 pompa bensin hingga 2028,” sebutnya.
Sumber: https://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161587/akr-corporindo-akra-buka-2-spbu-anyar-di-jawa-timur
Saham BBNI | Lakukan recovery, BNI telusuri dana Rp 58,9 miliar yang digelapkan orang dalam
Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan pihaknya akan menelusuri uang bank senilai Rp 58,9 miliar yang digelapkan oknum pegawainya.
Hal ini dilakukan untuk pemulihan atau recovery dana yang digelapkan oknum pegawai BNI Cabang Ambon yang bernama FY. "Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan aparat penegak hukum," kata Putrama ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Putrama menuturkan, recovery dana bank yang digelapkan bisa dilakukan dengan proses pelacakan. Sehingga dana senilai Rp 58,9 miliar yang digelapkan FY yang terlibat dalam sindikat investasi, bisa terungkap.
Proses ini sepenuhnya diserahkan kepada Polda Maluku dan PPATK untuk mengungkap serta menuntaskan kasus itu. "Akan ditelusuri dan diupayakan aset yang di-recovery itu bisa (mengembalikan modal yang hilang)," terang dia.
Dia menyampaikan, nasabah BNI, khususnya di Cabang Ambon tidak perlu khawatir. "Dalam situasi, ini tidak ada dana nasabah BNI yang dirugikan. Pengertian dana nasabah yang tercatat dalam sistem," bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hasil investigasi auditor internal manajemen BNI menunjukkan adanya sindikat yang menawarkan investasi tidak wajar kepada para nasabah. Investigasi dilakukan menyusul adanya kasus dugaan pengelapan dana nasabah di BNI Cabang Ambon.
Kepala Cabang BNI Makassar yang membawahi BNI di wilayah Indonesia timur, Faizal A Setiawan mengungkapkan, dari hasil investigasi auditor Internal BNI, pihaknya mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar yang dilakukan Kepala Pemasaran BNI Cabang Ambon, FY.
Sindikan Investasi Diduga FY merupakan bagian dari sindikat yang mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbalan hasil yang besar untuk berbisnis.
“Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum. Padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank,” ungkap Afrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2019).
Kepala Cabang BNI Makassar yang membawahi BNI di wilayah Indonesia timur, Faizal A Setiawan mengungkapkan, dari hasil investigasi auditor Internal BNI, pihaknya mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar yang dilakukan Kepala Pemasaran BNI Cabang Ambon, FY.
Sindikan Investasi Diduga FY merupakan bagian dari sindikat yang mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbalan hasil yang besar untuk berbisnis.
“Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum. Padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank,” ungkap Afrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2019).
Sumber: https://keuangan.kontan.co.id/news/lakukan-recovery-bni-telusuri-dana-rp-589-miliar-yang-digelapkan-orang-dalam?page=2
Hal ini dilakukan untuk pemulihan atau recovery dana yang digelapkan oknum pegawai BNI Cabang Ambon yang bernama FY. "Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan aparat penegak hukum," kata Putrama ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Putrama menuturkan, recovery dana bank yang digelapkan bisa dilakukan dengan proses pelacakan. Sehingga dana senilai Rp 58,9 miliar yang digelapkan FY yang terlibat dalam sindikat investasi, bisa terungkap.
Proses ini sepenuhnya diserahkan kepada Polda Maluku dan PPATK untuk mengungkap serta menuntaskan kasus itu. "Akan ditelusuri dan diupayakan aset yang di-recovery itu bisa (mengembalikan modal yang hilang)," terang dia.
Dia menyampaikan, nasabah BNI, khususnya di Cabang Ambon tidak perlu khawatir. "Dalam situasi, ini tidak ada dana nasabah BNI yang dirugikan. Pengertian dana nasabah yang tercatat dalam sistem," bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hasil investigasi auditor internal manajemen BNI menunjukkan adanya sindikat yang menawarkan investasi tidak wajar kepada para nasabah. Investigasi dilakukan menyusul adanya kasus dugaan pengelapan dana nasabah di BNI Cabang Ambon.
Kepala Cabang BNI Makassar yang membawahi BNI di wilayah Indonesia timur, Faizal A Setiawan mengungkapkan, dari hasil investigasi auditor Internal BNI, pihaknya mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar yang dilakukan Kepala Pemasaran BNI Cabang Ambon, FY.
Sindikan Investasi Diduga FY merupakan bagian dari sindikat yang mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbalan hasil yang besar untuk berbisnis.
“Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum. Padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank,” ungkap Afrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2019).
Kepala Cabang BNI Makassar yang membawahi BNI di wilayah Indonesia timur, Faizal A Setiawan mengungkapkan, dari hasil investigasi auditor Internal BNI, pihaknya mengidentifikasi kondisi yang tidak wajar yang dilakukan Kepala Pemasaran BNI Cabang Ambon, FY.
Sindikan Investasi Diduga FY merupakan bagian dari sindikat yang mengumpulkan dana dari para investor dengan dijanjikan imbalan hasil yang besar untuk berbisnis.
“Para penerima aliran dana disinyalir adalah para pemilik modal yang seolah-olah menerima pengembalian dana dan imbal hasil dari oknum. Padahal dananya berasal dari hasil penggelapan dana bank,” ungkap Afrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (18/10/2019).
Sumber: https://keuangan.kontan.co.id/news/lakukan-recovery-bni-telusuri-dana-rp-589-miliar-yang-digelapkan-orang-dalam?page=2
Saham SIDO | Sido Muncul Garap Pasar Arab Saudi
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mulai menggarap pasar Arab Saudi untuk meningkatkan penjualan ekspornya.
Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat mengungkapkan perseroan telah mengantongi kontrak baru dari importir Arab Saudi. Kontrak baru ini ditandatangani di sela-sela perhelatan Trade Expo Indonesia 2019.
Dari penandatanganan kontrak dengan perusahaan Mizanain Trading and Marketing, emiten bersandi saham SIDO itu mengantongi kontrak baru sekitar US$500.000 - US$1,5 juta.
Untuk pasar Arab Saudi, perseroan akan fokus terhadap penjualan produk Tolak Angin Cair dan Tolak Angin Cair Anak. Selanjutnya, akan menyusul penjualan produk-produk Sido Muncul lainnya.
David mengatakan perseroan terus melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen di negara tersebut. Dengan demikian, produk-produk yang ditawarkan dapat menarik minat dan memberi manfaat kesehatan konsumen.
Perusahaan belum dapat menyebutkan target kontribusi Arab Saudi terhadap total penjualan ekspor. Namun, pasar Arab Saudi akan menambah pasar baru dan menjadi salah satu prioritas negara tujuan ekspor pada tahun depan.
"Dari penandatangan kontrak kemarin dengan Mizanain, kontrak baru yang Sido Muncul dapatkan kurang lebih sekitar US$0,5 juta - US$1,5 juta," katanya dikonfirmasi Bisnis pada Senin (21/10/2019).
Sebagai informasi, penjualan ekspor berkontribusi sekitar 6% terhadap total penjualan SIDO di semester I/2019. Perusahaan meraih penjualan sebesar Rp1,41 triliun atau tumbuh 10,66% secara tahunan.
Produk jamu herbal dan suplemen memberikan kontribusi terbesar, yakni 66,88% terhadap penjualan, diikuti produk makanan dan minuman 28,61%, dan farmasi 4,50%.
Lebih lanjut, perusahaan mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp374,12 miliar atau naik naik 28,22% secara tahunan.
Produsen jamu herbal Tolak Angin tersebut telah memasarkan produk ke 16 negara. Di tahun ini, perseroan fokus fokus menggarap pasar Nigeria, Malaysia, dan Filipina.
Direktur Sido Muncul Leonard mengatakan kontrak penjualan ke Arab Saudi berlaku hingga tahun depan. Adapun, pengapalan pertama akan dilakukan pada Desember 2019.
"Potensinya [pasar Arab Saudi] jelas besar salah satunya dari banyaknya jamaah haji dan umrah dari Indonesia," imbuhnya.
Sumber: https://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161594/sido-muncul-sido-garap-pasar-arab-saudihttps://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161594/sido-muncul-sido-garap-pasar-arab-saudi
Direktur Utama Sido Muncul David Hidayat mengungkapkan perseroan telah mengantongi kontrak baru dari importir Arab Saudi. Kontrak baru ini ditandatangani di sela-sela perhelatan Trade Expo Indonesia 2019.
Dari penandatanganan kontrak dengan perusahaan Mizanain Trading and Marketing, emiten bersandi saham SIDO itu mengantongi kontrak baru sekitar US$500.000 - US$1,5 juta.
Untuk pasar Arab Saudi, perseroan akan fokus terhadap penjualan produk Tolak Angin Cair dan Tolak Angin Cair Anak. Selanjutnya, akan menyusul penjualan produk-produk Sido Muncul lainnya.
David mengatakan perseroan terus melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen di negara tersebut. Dengan demikian, produk-produk yang ditawarkan dapat menarik minat dan memberi manfaat kesehatan konsumen.
Perusahaan belum dapat menyebutkan target kontribusi Arab Saudi terhadap total penjualan ekspor. Namun, pasar Arab Saudi akan menambah pasar baru dan menjadi salah satu prioritas negara tujuan ekspor pada tahun depan.
"Dari penandatangan kontrak kemarin dengan Mizanain, kontrak baru yang Sido Muncul dapatkan kurang lebih sekitar US$0,5 juta - US$1,5 juta," katanya dikonfirmasi Bisnis pada Senin (21/10/2019).
Sebagai informasi, penjualan ekspor berkontribusi sekitar 6% terhadap total penjualan SIDO di semester I/2019. Perusahaan meraih penjualan sebesar Rp1,41 triliun atau tumbuh 10,66% secara tahunan.
Produk jamu herbal dan suplemen memberikan kontribusi terbesar, yakni 66,88% terhadap penjualan, diikuti produk makanan dan minuman 28,61%, dan farmasi 4,50%.
Lebih lanjut, perusahaan mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp374,12 miliar atau naik naik 28,22% secara tahunan.
Produsen jamu herbal Tolak Angin tersebut telah memasarkan produk ke 16 negara. Di tahun ini, perseroan fokus fokus menggarap pasar Nigeria, Malaysia, dan Filipina.
Direktur Sido Muncul Leonard mengatakan kontrak penjualan ke Arab Saudi berlaku hingga tahun depan. Adapun, pengapalan pertama akan dilakukan pada Desember 2019.
"Potensinya [pasar Arab Saudi] jelas besar salah satunya dari banyaknya jamaah haji dan umrah dari Indonesia," imbuhnya.
Sumber: https://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161594/sido-muncul-sido-garap-pasar-arab-saudihttps://market.bisnis.com/read/20191021/192/1161594/sido-muncul-sido-garap-pasar-arab-saudi
Saham HMSP | Persaingan ketat, volume penjualan rokok HM Sampoerna menyusut
Kinerja operasional PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) kurang memuaskan. Total volume penjualannya mengalami penurunan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Atau periode Januari-September 2019.
Mengutip data induk usahanya, Philip Morris International (PMI), total volume penjualan rokok sebesar 72,1 miliar batang, turun 3,2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 74,5 miliar batang.
Penurunan tersebut imbas dari naiknya harga rokok. Kenaikan ini dilakukan sejak Oktober tahun lalu sebagai antisipasi kenaikan cukai rokok.
Namun, pada saat yang bersamaan, para pesaing mempertahankan harga jual.
"Ini memicu gap harga dengan rokok pesaing, terutama di tingkat pengecer" tulis manajemen dalam keterangan resmi.
Sejatinya, tidak semua volume produk rokok HMSP turun. Volume penjualan Dji Sam Soe masih naik 9,2% menjadi 23,09 miliar batang. Namun, kenaikan tersebut tak mampu mengkompensasi penurunan volume produk Sampoerna A yang turun 10,7% menjadi 26,01 miliar batang.
Imbas dari penurunan tersebut, pangsa pasar HMSP hingga September lalu turun 1,3 basis poin menjadi 31,7% dari sebelumnya 33%.
Christine Natasya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi, tekanan volume penjualan masih akan berlanjut tahun depan. "Ini karena kenaikan rata-rata harga jual," ujarnya, Senin (21/10).
Terlebih, cukai rokok resmi naik 23% mulai awal Januari 2020. Begitu pula dengan harga jual eceran (HJE) yang bakal naik hingga sebesar 35%.
Sementara, berdasarkan pengamatan KONTAN, harga jual rokok keluaran HMSP di level pengecer sudah mulai naik. Kenaikannya bervariasi, mulai dari Rp 500 hingga Rp 1.000 per bungkus.
Dia menambahkan, bukan hanya volume yang terimbas kenaikan harga jual akibat cukai. Tapi juga tekanan margin untuk emiten rokok. "Karena menurut kami, perusahaan rokok tidak dapat menanggung sepenuhnya biaya cukai secara langsung karena persaingan," jelas Christine.
Dia masih underweight untuk sektor rokok. Pasalnya, bukan hanya HMSP yang diperkirakan mengalami penurunan volume, tapi juga perusahaan rokok yang lain.
Hal itu juga sudah tercermin dari total penjualan rokok di seluruh Indonesia sebesar 79 miliar batang per kuartal III-2019, turun 1,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 80,3 miliar batang.
Untuk HMSP, dia mempertahankan rekomendasi hold , target harga Rp 2.500 per saham.
Sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/persaingan-ketat-volume-penjualan-rokok-hm-sampoerna-hmsp-menyusut?page=2
Mengutip data induk usahanya, Philip Morris International (PMI), total volume penjualan rokok sebesar 72,1 miliar batang, turun 3,2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 74,5 miliar batang.
Penurunan tersebut imbas dari naiknya harga rokok. Kenaikan ini dilakukan sejak Oktober tahun lalu sebagai antisipasi kenaikan cukai rokok.
Namun, pada saat yang bersamaan, para pesaing mempertahankan harga jual.
"Ini memicu gap harga dengan rokok pesaing, terutama di tingkat pengecer" tulis manajemen dalam keterangan resmi.
Sejatinya, tidak semua volume produk rokok HMSP turun. Volume penjualan Dji Sam Soe masih naik 9,2% menjadi 23,09 miliar batang. Namun, kenaikan tersebut tak mampu mengkompensasi penurunan volume produk Sampoerna A yang turun 10,7% menjadi 26,01 miliar batang.
Imbas dari penurunan tersebut, pangsa pasar HMSP hingga September lalu turun 1,3 basis poin menjadi 31,7% dari sebelumnya 33%.
Christine Natasya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi, tekanan volume penjualan masih akan berlanjut tahun depan. "Ini karena kenaikan rata-rata harga jual," ujarnya, Senin (21/10).
Terlebih, cukai rokok resmi naik 23% mulai awal Januari 2020. Begitu pula dengan harga jual eceran (HJE) yang bakal naik hingga sebesar 35%.
Sementara, berdasarkan pengamatan KONTAN, harga jual rokok keluaran HMSP di level pengecer sudah mulai naik. Kenaikannya bervariasi, mulai dari Rp 500 hingga Rp 1.000 per bungkus.
Dia menambahkan, bukan hanya volume yang terimbas kenaikan harga jual akibat cukai. Tapi juga tekanan margin untuk emiten rokok. "Karena menurut kami, perusahaan rokok tidak dapat menanggung sepenuhnya biaya cukai secara langsung karena persaingan," jelas Christine.
Dia masih underweight untuk sektor rokok. Pasalnya, bukan hanya HMSP yang diperkirakan mengalami penurunan volume, tapi juga perusahaan rokok yang lain.
Hal itu juga sudah tercermin dari total penjualan rokok di seluruh Indonesia sebesar 79 miliar batang per kuartal III-2019, turun 1,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 80,3 miliar batang.
Untuk HMSP, dia mempertahankan rekomendasi hold , target harga Rp 2.500 per saham.
Sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/persaingan-ketat-volume-penjualan-rokok-hm-sampoerna-hmsp-menyusut?page=2
Saham TINS | TIMAH TEKEN KERJASAMA OPERASI DENGAN INUKI.
PT Timah Tbk (TINS) menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) atau Inuki untuk pelaksanaan revitalisasi fasilitas produksi dalam rangka peningkatan produktivitas radiostop dan radiofarmaka yang sedang digarap oleh Inuki.
Penandatanganan perjanjian ini dilakukan di kantor Kementerian BUMN di Jakarta pada 17 Oktober 2019 dengan disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, Assiten Deputi I PISM, Rainoc, dan Asisten Deputi II PISM, Heri Purnomo sedangkan perseroan diwakili Trnggono Sutioso selaku Direktur Pengembangan Usaha dan Inuki diwakili Bunjamin Noor selaku Direktur Produksi.
Kedua pihak sudah melakukan kerjasama selama hampir empat tahun. Oleh sebab itu perpanjangan kerjasama ini dipandang perlu untuk meningkatkan nilai tambang jangka panjang.
Bunjamin Noor, selaku pewakilan Inuki mengaku lega karena perjanjian kerjasama ini sudah berjalan dengan baik. Menurut Bunjamin spirit dari perjanjian kerjasama ini adalah kerjasama operasi.
Ia juga menambahkan jika Timah dan Inuki akan mengoptimalkan pemanfaatan bahan milik Timah agar bisa meningkatkan nilai lebih dalam rangka sinergi BUMN. (end)
Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/tins-timah-teken-kerjasama-operasi-dengan-inuki,93154902.html
Penandatanganan perjanjian ini dilakukan di kantor Kementerian BUMN di Jakarta pada 17 Oktober 2019 dengan disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, Assiten Deputi I PISM, Rainoc, dan Asisten Deputi II PISM, Heri Purnomo sedangkan perseroan diwakili Trnggono Sutioso selaku Direktur Pengembangan Usaha dan Inuki diwakili Bunjamin Noor selaku Direktur Produksi.
Kedua pihak sudah melakukan kerjasama selama hampir empat tahun. Oleh sebab itu perpanjangan kerjasama ini dipandang perlu untuk meningkatkan nilai tambang jangka panjang.
Bunjamin Noor, selaku pewakilan Inuki mengaku lega karena perjanjian kerjasama ini sudah berjalan dengan baik. Menurut Bunjamin spirit dari perjanjian kerjasama ini adalah kerjasama operasi.
Ia juga menambahkan jika Timah dan Inuki akan mengoptimalkan pemanfaatan bahan milik Timah agar bisa meningkatkan nilai lebih dalam rangka sinergi BUMN. (end)
Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/tins-timah-teken-kerjasama-operasi-dengan-inuki,93154902.html
Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BEST, ESSA, GIAA, SSIA
Daily Technical 22 Oktober 2019
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 22 Oktober 2019.
IHSG ditutup menguat sebesar 7,04 poin (+0.11%) menuju 6.198,98 pada perdagangan hari Senin 21 Oktober 2019 kemarin. Pasca pelantikan presiden disambut dengan sell on news, dan ini sudah diantisipasikan.
Penggerak pasar selanjutnya datang dari siapa menteri yang ditunjuk ke dalam kabinet. Saham-saham tersebut akan terlihat indikasinya pada hari ini dan besok, dan merupakan pilihan tepat untuk trading jangka pendek.
Sedangkan hari ini IHSG akan menguji level 6.200.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.150 s/d 6.220.
BEST
Testing Resistance: Menguji resistance MA60 pada 288. Penguatan berpotensi berlanjut apabila breakout menuju 290 s/d 296 (resistance psikologis 300).
Rekomendasi: Buy on breakout 288, TP 290 s/d 300, stop loss <270 .="" p="">
ESSA
Testing Resistance: Menguji resistance downtrend line pada 278.
Penguatan berpotensi berlanjut apabila breakout menuju 300.
Rekomendasi: Buy on breakout 278, TP 300 s/d 312, stop loss <264 .="" p="">
270>
GIAA
Momentum Indicator: Menguji resistance Darvas Box pada 615.
Rekomendasi: Buy on breakout 615, TP 650 s/d 700, stop loss <590 .="" p="">
264>
SSIA
Testing Resistance: Menguji resistance pada 800, penguatan akan berlanjut apabila breakout menuju 825.
Rekomendasi: Buy on breakout 800, TP 825 s/d 850, stop loss <785 .="" p="">
590>
Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas - Research Division
Indonesia Stock Exchange Tower 2 Suite 1705
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 • Jakarta Selatan 12190
T: +62 515 3055, F: +62 515 3061,
W: www.pans.co.id OLT: www.post.co.id
785>Analisa Saham BMTR dan ERAA
Saham BMTR
Setelah bertahan di support 318, saham BMTR berhasil rebound sesuai ekspektasi dengan bergerak naik dan berhasil mencapai target-targetnya di level 346 dan 378. Kemampuan BMTR menembus ke atas level 380, membuka peluang saham ini membentuk pola double bottom pattern dengan target teoritis menuju 442, dan minor target di 410 dan 424. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini masih bergerak positif.
Rekomendasi: Hold selama masih bertahan diatas 372.
Saham ERAA
ERAA berada dalam range konsolidasi lebar dan saat ini tengah kembali menguat menguji area resisten di kisaran 2060 – 2250. Jika area ini dapat dilampaui, saham ini berpeluang menguat kembali bergerak dalam fase bullish dimana target kenaikan berada di 3060 dengan minor target 2560. Terdapat area gap di kisaran 1700 – 1775 yang berpotensi menjadi area support baru kedepan. MACD yang telah golden cross menunjukkan saham ini berada dalam fase pergerakan positif.
Rekomendasi: Tunggu konsolidasi dan pembentukan minor resist & support baru (pantau watchlist GS PRO Anda). Area gap berpotensi menjadi area support baru kedepan bagi yang ingin melakukan speculative buy.
Analisa Saham GGRM, SSIA dan LPPF
PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
Pergerakan harga saham GGRM telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 20. Selain itu terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham, didukung oleh indikator MACD yang telah membentuk pola golden cross di area negatif.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 48.800
Resistance: Rp 55.200
Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, Binaartha Sekuritas
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)
Saham SSIA sudah berada pada akhir wave b dari wave B. Saham SSIA berpotensi menguat untuk membentuk wave c dari wave B. Terlihat dari pergerakan stochastic dan RSI yang mulai menguat.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support: Rp 700
Resistance: Rp 820
Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)
Candle harga saham LPPF terlihat berpotensi menguji midband. Sedangkan, indikator MACD dan RSI mulai menunjukkan gejala penurunan. Adapun potensi beralih ke arah fase distribusi saham mulai terlihat.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 3.990
Resistance: Rp 4.400
William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas
Analisa Saham AALI, POOL dan MAPI
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
Pada perdagangan Senin (21/10) ditutup pada level Rp 10.300 atau menguat Rp 150. Secara teknikal, candle terbentuk bullish harami mengindikasikan bullish. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 10.750 dan stop loss kurang dari Rp 10.150.
PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
Secara teknikal, candle terbentuk inside bar mengindikasikan rebound. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 2.040 dan stop loss kurang dari Rp 1.775.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Secara teknikal, candle terbentuk hammer mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 1.185 dan stop loss kurang dari Rp 1.125.
Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama
Analisa Saham INAF, SMBR dan UNVR
PT Indofarma Tbk (INAF)
Secara teknikal, pola terbentuk break out falling wedge mengindikasikan bullish. Indikator stochastic bersiap golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 1.640 dan stop loss kurang dari Rp 1.110.
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
Secara teknikal, pola terbentuk break out double buttom mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan voume menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 700 dan stop loss kurang dari Rp 620.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Secara teknikal, candle terbentuk bullish harami mengindikasikan bullish. Indikator stochastic oversold dan volume
menunjukkan tren pembelian meningkat.
Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 46.000 dan stop loss kurang dari Rp 43.125.
Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama
Rekomendasi Saham KGI Sekuritas | BBTN, JSMR, ERAA, INDF
IHSG
Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini bakal melanjutkan skenario kenaikan menuju kisaran 6.300-6.350, setelah mampu mempertahankan posisi di zona hijau dengan pergerakan yang stabil di atas level 6.100.
Kemarin laju IHSG berhasil menahan gempuran aksi jual yang akhirnya mampu bergerak ke atas menembus level resistance 6.200 secara intraday dan ditutup di atas 6.150 atau menguat 0,11 persen ke level 6.198.
Risiko koreksi ke level 6.020 semakin mengecil dan skenario berubah menjadi bullish untuk reli menuju kisaran 6.300-6.350.
Saham Pilihan
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
dengan target profit taking di kisaran Rp2.050-2.150, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp1.910 dan Rp1.875, disarankan cut-loss pada posisi Rp1.825.
PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
dengan target profit taking di kisaran Rp5.800-6.100, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp5.525 dan Rp5.425, disarankan cut-loss pada posisi Rp5.325.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
dengan target profit taking di kisaran Rp2.050-2.150, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp1.765 dan Rp1.710, disarankan cut-loss pada posisi Rp1.675.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
dengan target profit taking di kisaran Rp7.900-8.100, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp7.475 dan Rp7.375, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.275.
PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko
Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | APLN, CTRA, SMRA
Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,198.99 (+0.11%), test resistance at 6,225, trading range 6,177 - 6,225. indikator MFI optimized masih cenderung naik namun indikator W%R optimized mulai bergerak turun. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized ,dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6,177 dan resistance di 6,225. Cut loss level di 6,113.
APLN Weekly ,230 (+0.88%),trading buy, trading range 218 - 240. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized terlihat sudah berada di oversol area dengan kecenderungan menguat. Weekly support di 218 sementara itu weekly resistance di 240. Cut loss level di 210.
CTRA Weekly 1,155 (+2.67%), trading buy, trading range 1,090 - 1,200. indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan RSI optimized mulai bergerak naik. Weekly support di 1,090 sementara itu weekly resistance di 1,200. Cut loss level di 1,070.
SMRA Weekly, 1,200 (+1.27%), trading buy, trading range 1,130 - 1,270. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Perkiraan weekky support di 1,130 dan weekly resistance di 1,270. Cut loss level di 1,110.
Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | GGRM, ASII, ADRO, AALI, LSIP, CTRA
PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
22 October 2019
HEADLINE NEWS
• NIKL bukukan laba bersih 9M19 US$1,84 juta
• OASA bukukan laba bersih 9M19 Rp1,09 miliar
• DMMX targetkan laba bersih 2019 Rp12 miliar
• MIKA batasi kontribusi pendapatan pasien BPJS 30-40%
• TINS tandatangani KSO dengan Inuki
• PTIS bukukan laba bersih 9M19 US$71,90 ribu
• SSTM bukukan laba bersih 9M19 Rp1,94 miliar
VIEW MARKET
Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pelaku pasar akan menyikapi pengumuman Kabinet Kerja II yang tengah mulai diperkenal kepada masyarakat. Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Kabinet Kerja pada periode mendatang akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik. Perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55% berbanding 45%. Jokowi juga menekankan pentingnya para menteri, pejabat dan birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan. Jokowi mengancam akan memecat menterinya bila tidak serius menjalankan program. Pengumuman susunan kabinet oleh Jokowi berpotensi besar mempengaruhi pasar keuangan. Dalam susunan kabinet ini, terutama team ekonomi akan menjadi perhatian pasar..
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) bulan Oktober akan berlangsung pada 23-24 Oktober 2019. Dalam RDG kali ini, masih ada peluang BI melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Sebelumnya, suku bunga acuan telah turun tiga kali berturut dengan total penurunan 75 bps. Saat ini, suku bunga acuan BI berada di posisi 5,25%. Jika akhirnya BI menurunkan suku bunga acuan, dampaknya bisa merwujudkan kepercayaan bahwa fundamental ekonomi dalam negeri sedang baik dan bisa membentuk sentimen positif di pasar.
Sentimen pasar dari luar negeri :
Dari Cina. Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 6% hingga akhir September. Untuk tingkat pertumbuhan kuartalan menjadi yang terlemah sejak 1992 atau turun dari level 6,2% pada periode April-Juni. Penurunan pertumbuhan ini disebabkan karena merasakan dampak dari perang perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). ketegangan perdagangan dengan AS adalah faktor utama yang membebani sentimen bisnis dan kegiatan investasi. Meskipun kebijakan stimulus domestik memberikan beberapa penyangga dari sisi bawah. Namun, negosiasi yang sedang berlangsung mungkin memiliki beberapa dampak positif pada sentimen bisnis, tetapi meskipun ada potensi kesepakatan mini, sebagian besar tarif AS pada impor dari Cina masih tetap mengganggu ekspor.
Moody's mengungkapkan ada kemungkinan sangat tinggi bahwa resesi dapat menghantam ekonomi global dalam 12-18 bulan ke depan. Tentu ada harapan agar semua pihak terkait dapat segera menyelesaikan semua persoalan yang sedang terjadi, terutama perang dagang, agar resesi tidak terjadi.
Prediksi IHSG :
Bauran sentimen baik dari dalam dan luar negeri yang dipandang pelaku pasar masih penuh dengan ketidakpastian diperkiran akan mendorong IHSG kembali bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan saham hari ini. Mengingat ancaman resisi global dan penantian pengumuman Kabinet Kerja II jadi perhatian pasar.
Perspektif tenikal
Support Level : 6181/6164/6141
Resistance Level : 6222/6246/6263
Major Trend : Down
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down
TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading
GGRM: Trading Buy
• Close 53125, TP 54125
• Boleh buy di level 52675-53125
• Resistance di 54125 & support di 52675
• Waspadai jika tembus di 52675
• Batasi resiko di 52325
ASII: Trading Buy
• Close 6725, TP 6800
• Boleh buy di level 6625-6725
• Resistance di 6800 & support di 6625
• Waspadai jika tembus di 6625
• Batasi resiko di 6575
ADRO : Trading Buy
• Close 1365, TP 1395
• Boleh buy di level 1335-1365
• Resistance di 1395 & support di 1335
• Waspadai jika tembus di 1335
• Batasi resiko di 1320
AALI: Trading Buy
• Close 10300, TP 10425
• Boleh buy di level 10200-10300
• Resistance di 10425 & support di 10200
• Waspadai jika tembus di 10200
• Batasi resiko di 10025
LSIP: Trading Buy
• Close 1205, TP 1230
• Boleh buy di level 1190-1205
• Resistance di 1230 & support di 1190
• Waspadai jika tembus di 1190
• Batasi resiko di 1175
CTRA: Trading Buy
• Close 1155, TP 1175
• Boleh buy di level 1130-1155
• Resistance di 1175 & support di 1130
• Waspadai jika tembus di 1130
• Batasi resiko di 1115
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
PTBA, UNVR, BSDE, WSKT, TLKM.
(Disclaimer ON)
Langganan:
Postingan (Atom)














