Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST) telah menandatangani Perjanjian Kredit baru dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada tanggal 12 Oktober 2023.
Bekasi Fajar Industrial (BEST) Raih Pinjaman Dari Bank Mandiri
Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST) telah menandatangani Perjanjian Kredit baru dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada tanggal 12 Oktober 2023.
Rekomendasi Saham BEST, JPFA, MEDC dan UNTR oleh MNC Sekuritas | 12 Oktober 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Buy on Weakness
JPFA - Buy on Weakness
MEDC - Buy on Weakness
UNTR - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BEST, BRMS, SMGR dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 3 Agustus 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Spec Buy
BRMS - Buy on Weakness
SMGR - Buy on Weakness
JPFA - Sell on Strength
Rekomendasi Saham ACES, BEST dan MDKA oleh Mirae Asset Sekuritas | 26 Juli 2023
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Rekomendasi Saham ARTO, BEST, DOID dan TINS oleh MNC Sekuritas | 20 Juli 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
ARTO - Buy on Weakness
BEST - Buy on Weakness
DOID - Buy on Weakness
TINS - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham AKRA, ACES dan BEST oleh Mirae Asset Sekuritas | 5 Juli 2023
Rekomendasi Saham AKRA, ASII, BEST oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia | 4 Juli 2023
Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Rekomendasi Saham APLN, BEST, BIPI dan LPPF oleh MNC Sekuritas | 9 Mei 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
APLN - Buy on Weakness
BEST - Buy on Weakness
BIPI - Spec Buy
LPPF - Buy on Weakness
Analisis Saham BEST | 9 Mei 2023
Analisis Saham BEST
BEST berpeluang untuk memulai uptrendnya dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika BEST berhasil menguat menembus resisten 160, BEST berpeluang terus menguat menuju 190-195.
Rekomendasi Saham AGII, BEST, CARS dan HMSP oleh MNC Sekuritas | 4 Mei 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
AGII - Spec Buy
BEST - Buy on Weakness
CARS - Spec Buy
HMSP - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BEST, INDF, PGAS dan RALS oleh MNC Sekuritas | 20 Maret 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Buy on Weakness
INDF - Buy on Weakness
PGAS - Buy on Weakness
RALS - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham AUTO, BEST, INDY dan MARK oleh MNC Sekuritas | 20 Februari 2023
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
AUTO - Buy on Weakness
BEST - Buy on Weakness
INDY - Spec Buy
MARK - Spec Buy
Rekomendasi Saham BEST, IMAS, MDKA dan TLKM oleh MNC Sekuritas | 14 Desember 2022
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Spec Buy
IMAS - Buy on Weakness
MDKA - Buy on Weakness
TLKM - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BBTN dan BEST oleh HP Sekuritas | 16 November 2022
HP Sekuritas
Saham BBTN
Saham BEST
Rekomendasi Saham BBTN dan BEST oleh HP Sekuritas | 15 November 2022
HP Sekuritas
Saham BBTN
Saham BEST
Rekomendasi Saham BEST, DOID, ANTM dan ITMG oleh MNC Sekuritas | 27 Oktober 2022
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
ANTM - Buy on Weakness
BEST - Spec Buy
DOID - Spec Buy
ITMG - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BEST, BIRD, ICBP dan ISSP oleh MNC Sekuritas | 7 Oktober 2022
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Buy on Weakness
BIRD - Buy on Weakness
ICBP - Buy on Weakness
ISSP - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BEST, DEWA, HRUM dan TOWR oleh MNC Sekuritas | 12 September 2022
MNCS Daily Scope Wave
IHSG
BEST - Buy on Weakness
DEWA - Buy on Weakness
HRUM - Buy on Weakness
TOWR - Buy on Weakness
Rekomendasi Saham BEST, RAJA dan MAPI oleh Mirae Asset Sekuritas | 25 Agustus 2022
Mirae Asset Sekuritas Daily Technical Insight
Optimistis, Bekasi Fajar (BEST) Targetkan Penjualan Lahan 20 Ha di Tahun Ini
[Saham BEST] PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) menargetkan marketing land sales atau penjualan lahan di tahun ini bisa mencapai 20 hektare (ha). Perseroan menilai tren pemulihan penjualan lahan sudah terlihat sejak kuartal IV-2021 dan berlanjut hingga sekarang.
Dalam paparan publik yang digelar Selasa (24/5), Head of Investor Relations Bekasi Fajar Industrial Estate Seri mengungkapkan, di tahun lalu perseroan hanya mampu menjual lahan sebesar 4 ha. Di mana, 3 ha diantaranya baru terjual di akhir tahun 2021.
Walau begitu, kinerja penjualan tanah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020. Mengingat di tahun tersebut, tidak ada penjualan lahan sama sekali. Sehingga, BEST menilai, sudah mulai ada recovery penjualan tanah industri.
Sedangkan, di kuartal pertama tahun 2022 ini, penjualan lahan meningkat pesat yang telah menjual sebesar 8 ha.
“Pencapaian tersebut menandakan bahwa perseroan telah mencapai penjualan 2 kali lipat dari penjualan full year 2021. Untuk target sepanjang tahun 2022, kami menargetkan penjualan lahan sejumlah 20 ha. Sehingga, di kuartal pertama saja sudah terjual 8 ha, artinya sudah mencapai 41% dari target penjualan kami,” ungkap Seri dalam paparan publik, Selasa (24/5).
Adapun, penjualan lahan 20 ha tersebut dijual dengan rata-rata harga jual sebesar Rp 2,7 – 3,5 juta per m2. Sampai dengan kuartal I-2022, landbank perusahaan secara gross mencapai 1.046 ha, lalu dengan net 699 ha.
Seri menambahkan, dari kuartal 4 -021, perusahaan sudah mulai merasakan ada peningkatan kepercayaan bisnis dan transaksi penjualan tanah. Kemudian hal ini berlanjut sampai kuartal I-2022.
Seri bilang, hal tersebut juga ditunjukkan oleh inquiry atau permintaan akan tanah yang telah mencapai 88 ha sampai akhir Maret 2022. Dimana, permintaan utama datang dari industri data center, otomotif, warehouse dan logistik.
Ke depan, strategi BEST untuk mencapai penjualan 20 ha lahan adalah mencoba menangkap ekspansi dari existing tenant. Direktur Utama Bekasi Fajar Industrial Estate Yoshihiro Kobi menambahkan, hal tersebut pula yang telah mendorong kesuksesan penjualan lahan pada awal tahun ini.
“Keberhasilan tersebut karena kami fokus untuk existing tenant, jadi yang pertama kami tangkap adalah ekspansi dari eksisting tenant. Karena ketika selesai covid delta akhir tahun lalu, itu memang inquirynya sudah banyak,” terang Kobi.
Selain itu, untuk mencapai target penjualan 20 ha, selain fokus pada tenant eksisting perusahaan juga menangkap permintaan dari perusahaan asing ataupun lokal. BEST berusaha untuk menangkap ekspansi berbagai industri yang bertumbuh seperti data center, elektronik, otomotif, dan pergudangan/logistik.
Sebagai informasi tambahan, di tahun 2021, total penjualan BEST sebesar Rp 230 miliar turun 5% dibandingkan tahun 2020. Sementara itu, di kuartal pertama tahun ini, perusahaan sukses membukukan penjualan Rp 74 miliar mengalami kenaikan 104% dibandingkan periode yang sama tahun lalu
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
.jpg)





















