Rekomendasi Saham CPIN, BIRD, MTEL, SMBR dan EMTK oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 9 Maret 2023
Semen Baturaja (SMBR) Catat Pendapatan Sebesar Rp1,89 Triliun Hingga Desemebr 2022
Gelar RUPSLB, Semen Baturaja (SMBR) Lakukan Perubahan Anggaran Dasar Dan Pengurus.
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Sari Pacific Jakarta, Selasa (24/01). Rapat yang dilaksanakan ini berlangsung secara tatap muka di Istana Ballroom Hotel Sari Pacific dan secara elektronik menggunakan fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (system eASY KSEI).
Analisa Saham SMBR | 13 Januari 2023
Analisa Saham SMBR
SMBR berpeluang untuk mengakhiri downtrendnya dengan menguji resisten downtrend channel-nya. Jika SMBR berhasil menguat menembus resisten 394, SMBR berpeluang memulai kenaikannya menuju target pertama di 414-424.
Semen Baturaja (SMBR) Torehkan Laba Kuartal III Mengepul 159 Persen Jadi Rp43 Miliar
Perusahaan semen pelat merah atau BUMN PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, (SMBR) melaporkan sepanjang 9 bulan pertama atau 30 September 2022 membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp43,16 miliar mengalami lonjakan signifikan 159,68 persen dari periode yang sama tahun 2021 yang tercatat hanya Rp16,62 miliar.
Semen Baturaja (SMBR) Optimistis Kinerja Tumbuh Seiring Proyek Infrastruktur Sumatra
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) optimistis memandang prospek bisnis tahun ini. Volume penjualan semen emiten pelat merah ini telah naik lebih dari 3% secara tahunan hingga Mei.
Vice President Corporate Secretary, Semen Baturaja Doddy Irawan menuturkan, peningkatan kinerja SMBR seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatra bagian selatan, seperti Jalan Tol ruas Palembang-Bengkulu dan ruas Palembang-Jambi.
"Hingga saat ini Semen Baturaja tetap terus melakukan berbagai langkah inisiatif yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan demi tercapainya target-target yang telah ditetapkan," ungkap Doddy kepada Kontan.co.id, Jumat (17/6) lalu.
Sebagai informasi, per kuartal pertama 2022, Semen Baturaja mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 3% menjadi Rp 416,23 miliar dibandingkan kuartal pertama 2021 yang senilai Rp 403,49 miliar. SMBR meraup laba bersih sebesar Rp 9,55 miliar. Laba emiten pelat merah ini turun 46,87% daripada kuartal pertama tahun lalu yang mencapai Rp 17,97 miliar.
Di tahun ini, Semen Baturaja menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 147 miliar. Anggaran capex ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengembangan tambang, optimalisasi dan efisiensi pabrik, pembangunan fasilitas bangunan pabrik, serta pengembangan distribusi semen.
"Alokasi capex khususnya capex pengembangan, tahun ini dialokasikan sebesar Rp 147 miliar dan hingga Mei 2022 serapan anggaran atau anggaran yang telah terbeban sekitar 2%," sebut Doddy.
Semen Baturaja pun berupaya menjalankan bisnis lebih efisien di tengah kenaikan harga batubara. Di antaranya melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga terbaik dan mencari alternatif suplai batubara yang paling efisien.
"Dengan tetap mengutamakan kualitas produk, melakukan penggunaan batubara dengan kalori rendah, melakukan pengaturan proporsi volume batubara, serta mencari bahan bakar alternatif pengganti batubara," pungkas Doddy.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham BBCA, SMBR, WIKA dan LSIP oleh MNC SEKURITAS | 3 Februari 2022
MNCS Daily Scope Wave 03 Februari 2022
IHSG ditutup menguat cukup signifikan sebesar 1,1% ke level 6,707 diiringi dengan tekanan beli yang cukup besar. Nampaknya, IHSG berpeluang untuk menguji resistance yang berada di 6,726 untuk membentuk akhir wave (ii) pada label hitam atau wave (i) pada label merah. Namun demikian, kami perkirakan penguatannya akan terbatas dan rawan koreksi untuk membentuk wave (ii) pada label merah atau awal wave (iii) label hitam, dengan arah koreksi 6,597-6,670.
Support: 6,523, 6,480
Resistance: 6,726, 6,754
BBCA - Buy on Weakness (7,800)
Kemarin (2/2), BBCA ditutup menguat 2,3% ke level 7,800. Kami memperkirakan, selama BBCA belum mampu menembus 7,950 sebagai resistancenya, maka posisi BBCA masih berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 5. Hal ini berarti, koreksi BBCA akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 7,575-7,725
Target Price: 7,950, 8,300
Stoploss: below 7,525
SMBR - Buy on Weakness (560)
SMBR ditutup menguat 1,8% ke level 560 pada perdagangan kemarin (2/2), namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Saat ini, posisi SMBR diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y]. Hal ini berarti, selama SMBR belum mampu menembus resistancenya, maka masih rawan terkoreksi dahulu.
Buy on Weakness: 540-560
Target Price: 645, 690
Stoploss: below 515
WIKA - Spec Buy (1,060)
Pada perdagangan kemarin (2/2), WIKA ditutup menguat 2,4% ke level 1,060, namun penguatan WIKA masih tertahan oleh MA20-nya. Kami perkirakan, selama WIKA tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,005 sebagai supportnya, maka saat ini WIKA sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Spec Buy: 1,025-1,055
Target Price: 1,175, 1,230
Stoploss: below 1,005
LSIP - Buy on Weakness (1,240)
LSIP ditutup terkoreksi 1,6% ke level 1,240 pada perdagangan kemarin (2/2). Kami memperkirakan, posisi LSIP saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (D). Hal ini berarti, koreksi LSIP akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,200-1,240
Target Price: 1,320, 1,400
Stoploss: below 1,160
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham SMBR dan ACES oleh HP FINANCIALS | 14 Desember 2021
HP FINANCIALS
14 DESEMBER 2021
Saham SMBR
Buy SMBR yang akhirnya mampu bertengger kembali di atas MA10 & 20 after quite some time, dengan demikian berpotensi patahkan trend turunjk.pendek & lanjutkan penguatan menuju MA50 / 750; atau TP2 di angka bulat 800 (selaku Resistance psikologis).
Rekomendasi
Buy, Entry level : 710-705; Target : 750 / 800; Stoploss : 690
Saham ACES
ACES berhasil break out ke atas MA10, oleh karena itu posisi Buy pantas dilakukan dengan Average Up di atas MA20 / 1310. Target tersebar di dua harga as follows : 1350 atau 1380-1400 ; yang masingmasing merupakan : FR50 & FR61.8.
Rekomendasi
Buy, Entry Level: 1280-1265; Target: 1350 / 1380 - 1400; Stoploss : 1240.
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham DMAS, MDKA dan SMBR oleh Mirae Asset Sekuritas | 28 Oktober 2021
IHSG Daily, 6,602.21(-0.82%), consolidation. Trading range 6,584 – 6,649. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized relatif tertahan. Pada periode weekly terlihat koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai terlihat . Daily support di 6,584 dan daily resistance di 6,649. Cut loss level di 6,570.
DMAS Daily, 226 (+1.80%),trading buy, trading range 222 – 232. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 222 dan daily resistance di 232 Cut loss level di 214.
MDKA Daily, 3,240 (+1.57%), trading buy, trading range 3,180 – 3,350. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 3,180 dan daily resistance di 3,350. Cut loss level di 3,150.
SMBR Daily, 805 (+1.90%), trading buy, trading range 785 – 820. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 785 dan daily resistance terdekat di 820. Cut loss level di 750.
Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat.
Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat.
Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.
Rekomendasi: Trading Buy
Support: Rp 690
Resistance: Rp 800
Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. Indikator Stochastic netral di lower area. Selasa (12/10), BRMS ditutup melemah 1,03% ke Rp 96.
Rekomendasi: Akumulasi beli
Support: Rp 94
Resistance: Rp 103
Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Pegerakan harga saham PGAS breakout resistance. Volume transaksi saham PGAS kemarin naik. Pergerakan tersebut berpotensi membuat harga saham PGAS lanjut menguat. Selasa (12/10), PGAS ditutup menguat 3,72% ke Rp 1.535.
Rekomendasi: Beli
Support: Rp 1.500
Resistance: Rp 1.550
Dennies Christoper Jordan, Artha Sekuritas.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Muncul hammer candle dengan RSI melemah dan stochastic dead cross di area jenuh beli. Volume perdagangan menurun. MA5 potensi menjadi pijakan untuk swing trading.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 80
Resistance: Rp 102
Achmad Yaki, BCA Sekuritas
Rekomendasi Saham BANK, CENT, BRMS dan SMBR oleh MNC Sekuritas | 12 Oktober 2021
MNC Daily Scope Wave
12 Oktober 2021
IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,459 pada perdagnagan kemarin (11/10). Saat ini kami perkirakan, pada label hitam saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave [v] dari wave A atau pada label merah saat ini sedang berada di akhir wave (iii). Hal tersebut berarti, posisi IHSG akan cenderung menguat terbatas dan rawan terkoreksi dalam jangka pendek. Adapun area koreksi IHSG berada pada rentang area 6,350-6,400 terlebih dahulu.
Support: 6,263, 6,148
Resistance: 6,504, 6,689
BANK - Spec Buy (2,630)
BANK ditutup terkoreksi agresif 5,4% ke level 2,630 pada perdagangan kemarin (11/10). Saat ini, kami memperkirakan posisi BANK sudah berada di akhir wave [v] dari wave A dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi BANK akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.
Spec Buy: 2,510-2,580
Target Price: 2,860, 3,100
Stoploss: below 2,450
CENT - Spec Buy (294)
Pada perdagangan kemarin (11/10), CENT terkoreksi agresif sebesar 6,4% ke level 294. Kami perkirakan, posisi CENT saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave A dari wave (B) pada label biru, sehingga koreksi CENT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali. Worst case, bila CENT terkoreksi ke bawah 270 dengan agresif, maka label merah akan berlaku sehingga CENT akan membentuk wave 5 dari wave (A).
Spec Buy: 288-294
Target Price: 350, 374
Stoploss: below 270
BRMS - Buy on Weakness (97)
Kemarin (11/10), BRMS ditutup menguat 5,4% ke level 97, pergerakannya pun masih tertahan oleh MA20 dan MA60-nya. Posisi BRMS saat ini, kami perkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga BRMS berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break 102 sebagai resistancenya.
Buy on Weakness: 94-97
Target Price: 109, 114
Stoploss: below 92
SMBR - Buy on Weakness (750)
SMBR ditutup menguat 4,2% ke level 750 pada perdagangan kemarin (11/10). Posisi SMBR saat ini kami perkirakan sedang berada di awal dari wave (v) dari wave [i] dari wave 3. Hal ini berarti SMBR berpeluang melanjutkan penguatannya, terutama apabila mampu break resistance di 820.
Buy on Weakness: 735-750
Target Price: 860, 950
Stoploss: below 705
Disclaimer On
PT Semen Baturaja Tbk Anggarkan Capex IDR 84,9 milyar
Emiten produsen semen, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 84,9 miliar. Dana modal tersebut digunakan untuk mendukung sejumlah agenda bisnis perseroan di tahun ini.
Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim menyatakan, capex tahun ini diprioritaskan untuk kegiatan penambangan guna memastikan cadangan batu kapur, dengan mempersiapkan lahan tambang baru di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan yang telah berprogres sebesar 77,92%.
"Capex di tahun ini mencapai Rp 84,9 miliar, di mana realiasi sampai dengan Juni 2021 mencapai 28%, dan investasi kami prioritasnya adalah di kegiatan pertambangan," ujar Jobi dalam Paparan Publik Virtual, Selasa (7/9).
Selain itu, perseroan juga menyiapkan investasi untuk pengembangan program efisiensi operasional perusahaan. Pertama, ada program automation production process berbasis industri 4.0, di mana progresnya telah mencapai 35% hingga Juni 2021.
Kedua yakni program pengembangan aplikasi pemasaran berbasis digital, yang juga menjadi prioritas perseroan di tahun ini. Jobi bilang, progres pengembangannya hingga semester I-2021 baru mencapai 34%.
Terkait dengan target bisnis di tahun ini, perseroan pun seraya optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Di mana, SMBR membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 11% dibandingkan dengan realisasi pendapatan di tahun 2020.
"Kami yakin pertumbuhan di semester dua akan lebih baik daripada semester pertama. Sehingga kami bisa mengejar target-target seperti yang diharapkan oleh para pemegang saham," terang Jobi.
Optimisme SMBR bukan tanpa alasan, hal itu didorong oleh program pemulihan ekonomi (PEN) dan juga vaksinasi yang sudah mulai berjalan di wilayah pasar utama perseroan, yakni Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Kemudian, Jobi pun membeberkan bahwa tren kinerja SMBR di bulan Agustus terpantau cukup positif dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Sehingga perseroan pun semakin yakin kinerja di semester kedua akan tumbuh sesuai dengan prediksi pertumbuhan ekonomi dari pemerintah.
Sedikit informasi, hingga paruh pertama tahun ini, SMBR berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 763,63 miliar. Jumlah itu meningkat 14% dari realisasi di semester pertama tahun lalu senilai Rp 671,82 miliar.
Sedangkan dari sisi bottom line, SMBR mampu meraup laba bersih sebesar Rp 2,65 miliar setelah sebelumnya menderita kerugian hingga Rp 137,62 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Sumber: KONTAN
Rekomendasi Saham ASRI, ERAA dan SMBR oleh Mirae Asset Sekuritas | 12 April 2021
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
April 12, 2021
(tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,070.21(+0.02%), Test Resistance at 6,113. Trading range 6,060 – 6,113, Indikator MFI optimized.dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized sudah berada di oversol area dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support di 6,060 dan daily resistance di 6,113. Cut loss level di 6,000.
ASRI Daily, 218 (-1.80%), trading buy, trading range 214 – 226. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 214 dan daily resistance di 226. Cut loss level di 210.
ERAA Daily, 505 (-1.94%), buy on weakness, trading range 496 – 525. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik namun mulai terbatas. Daily support di 496 dan daily resistance di 525. Cut loss level di 486.
SMBR Daily, 875 (+0.57%), trading buy, trading range 855 – 895. indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 855 dan daily resistance terdekat di 895. Cut loss level di 850.
Rekomendasi Saham GJTL, INDY dan SMBR oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 April 2021
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
April 8, 2021
(tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,036.62(+0.56%), Test Resistance at 6,055. Trading range 5,970 – 6,055, Indikator MFI optimized.dan indikator RSI optimized cenderung naik.. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator Stochastic% optimized konsolidasi di support trendline. Daily support di 5,970 dan daily resistance di 6,055. Cut loss level di 5,950.
GJTL Daily, 930 (+2.76%), trading buy, trading range 910 – 960. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 910 dan daily resistance di 960. Cut loss level di 870.
INDY Daily, 1,465 (+1.03%), trading buy, trading range 1,430 – 1,515. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik. Daily support di 1,430 dan daily resistance di 1,115. Cut loss level di 1,390.
SMBR Daily, 855 (+2.40%), trading buy, trading range 825 – 865. indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 825 dan daily resistance terdekat di 865. Cut loss level di 820.
[SMBR] PT Semen Baturaja Tbk Alami Penurunan Laba di Tahun 2020
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) meraih laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp10,98 miliar hingga periode yang berakhir 31 Desember 2020 turun jauh jika dibandingkan dengan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tahun sebelumnya Rp30,07 miliar.
Laporan keuangan perseroan Kamis (01/04) menyebutkan, pendaapatan mencapai Rp1,72 triliun turun dari pendapatan Rp1,99 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba kotor tercatat mencapai Rp720,16 miliar atau turun jika dibandingkan dengan laba kotor tahun sebelumnya Rp874,89 miliar Dan laba usaha diraih Rp215,14 miliar turun dari laba usaha Rp233,94 miliar di tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak tercatat mencapai Rp36,47 miliar turun dari laba sebelum pajak Rp86,57 miliar.
Total aset perseroan mencapai Rp5,74 triliun hingga periode 31 Desember 2020 Naik dari total aset Rp5,57 triliun hingga periode 31 Desember 2019.(end)
Sumber: IQPLUS
[SMBR] PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Dirikan Gudang di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mendirikan gudang distribusi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, untuk memperkuat pasokan semen di wilayah Sumatera Selatan bagian barat.
Direktur Umum & SDM PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Amrullah di Lubuklinggau Selasa, mengatakan Kota Lubuklinggau dipilih karena dinilai berlokasi strategis dalam rantai pasok semen karena berada di perbatasan Sumsel dan Bengkulu.
"Semen Baturaja menjadi inisiator untuk pembangunan gudang semen tersebut. ini dukungan kami untuk kelancaran pasokan semen di daerah itu," kata dia.
Amrullah menjelaskan nantinya suplai semen ke gudang tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di Lubuklinggau, melainkan mampu menjangkau daerah di provinsi tetangga, seperti Curup di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Sarolangun di Jambi.
Untuk pembangunan sarana tersebut, kata dia, perseroan juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau.
Rencana itu sesuai dengan upaya Pemkot Lubuklinggau yang ingin mengembangkan kawasan perindustrian dan perdagangan.
"Kami sudah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan walikota Lubuklinggau, sebagai tanda awal proyek pembangunan distribution center," ujar dia.(end/ant)
Sumber: IQPLUS
[SMBR] PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Raih Pembiayaan Sindikasi Sebesar Rp 1,7 Trilyun
PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) telah menandatangani Akta Addendum I Perjanjian Kredit Sindikasi no.13 dan Akta Perjanjian Line Fasilitas Sindikasi Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah no.15 pada Tanggal 16 Februari 2021.
Menurut keterangan tertulis Doddy Irawan VP Corporate Secretary Menyampaikan bahwa SMBR akan menerima Fasilitas Sindikasi dari BNI, BPD Jawa Barat & Banten, BPD Sumsel Babel, BPD Maluku Malut, BPD Bengkulu, Bank Mega dan Bank Mega Syariah dengan nilai total sebesar Rp.1,7 triliun dengan Jangka waktu 132 bulan sejak penandatanganan Akta Perjanjian Kredit Sindikasi No. 28 Tanggal 13 Agustus 2020 dengan bunga sebesar 9,45%.
Dengan ditandatanganinya akta perjanjian kredit tersebut maka total fasilitas kredit untuk SMBR telah berhasil dipenuhi dengan porsi masing-masing bank adalah :
a. BNI sebesar Rp950 Miliar
b. BSB sebesar Rp150 Miliar
c. BJB sebesar Rp200 Miliar
d. Bank Maluku Malut sebesar Rp50 Miliar
e. Bank Bengkulu sebesar Rp50 Miliar
f. Bank Mega sebesar Rp100 Miliar
g. Bank Mega Syariah sebesar Rp200 Miliar
SMBR memberikan jaminan sebagaimana tercantum dalam akta No. 13 dan No. 15 Tanggal 16 Februari 2021 yang terdiri dari Sebidang Tanah, Bangunan dan Sarana Pelengkap di area Pabrik Baturaja II dengan dokumen SHGB No. 08 dan No. 09 dengan Hak Tanggungan Peringkat I serta Mesin dan Peralatan Pabrik Baturaja II milik Debitur diikat dengan Fidusia.
Doddy menambahkan "fasilitas kredit sindikasi tersebut untuk Pembiayaan kembali Proyek Pabrik Baturaja II , penerbitan MTN dan sebagian untuk porsi Self Financing serta Membiayai modal kerja/operasional SMBR Dalam jangka pendek," pungkasnya. (end)
Sumber: IQPLUS
Bandarmologi Saham BSDE, BBRI, SMBR, ERAA dan AGII | 13 Januari 2021
Technical & Bandarmology Prespectives
Wednesday (13/01/2021)
By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered: - MNC Asset Manajemen
IDX Composite 6,346 - 6,450
SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT:bangbang:
11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): OVERBOUGHT:bangbang:
STOCH (9,6): OVERBOUGHT:bangbang:
MACD(12,26): BUY
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): OVERBOUGHT:bangbang:
HIGHS/LOW (14): BUY
UO: OVERBOUGHT:bangbang:
ROC: BUY
WILLIAMS R: OVERBOUGHT:bangbang:
BULLBEAR (13): BUY
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
STOCKS PICK:
BSDE 1,295 - 1,375
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,335
TARGET PRICE: 1,375
STOP-LOSS: 1,295
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
BBRI 4,650 - 4,800
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 4,720
TARGET PRICE: 4,800
STOP-LOSS: 4,650
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
SMBR 1,135 - 1,215
TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 1,170
TARGET PRICE: 2,215
STOP-LOSS: 1,135
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
ERAA 2,530 - 2,650
TECHNICAL INDICATORS: BUY & OVERBOUGHT, BUY 2,590
TARGET PRICE: 2,650
STOP-LOSS: 2,530
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
AGII 1,210 - 1,285
TECHNICAL INDICATORS: BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,250
TARGET PRICE: 1,285
STOP-LOSS: 1,210
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS):
DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered: - MNC Asset Manajemen/Disclaimer On)
Rekomendasi Saham HMSP, INCO dan SMBR oleh Indopremier | 18 Desember 2020
IHSG (6.075 – 6.155) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.155 kemudian 6.195 dengan support di level 6.075 dan 6.035.
HMSP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.570 dengan resist di level 1.610 kemudian 1.630.
INCO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 5.300 dengan resist di level 5.500 kemudian 5.600.
SMBR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.365 kemudian 1.430 dengan support di level 1.235 cut loss jika break 1.170.
XDIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 482 kemudian 485 dengan support di level 476 cut loss jika break 473.
XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 627 kemudian 643 dengan support di level 595 cut loss jika break 579.
XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 808 kemudian 829 dengan support di level 766 cut loss jika break 745.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tlg
Rekomendasi Saham SMBR, MAPA dan PPRO oleh Mirae Asset Sekuritas | 18 Desember 2020
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Desember 18, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,113.38(-0.08%), limited upside, trading range 6,084 – 6,155. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized naik terbatas, rawan koreksi dan sudah berada di overbought area. Pada periode weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized juga sudah berada di overbought area namun belum ada tanda-tanda top reversal. Daily support di 6,084 dan daily resistance di 6,155. Cut loss level di 6,000. Asing masih net buy.
SMBR Daily, 1,300 (+6.12%),trading buy, trading range 1,260 – 1,380. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak naik. Daily support di 1,260 dan daily resistance di 1,380. Cut loss level di 1,200. Asing masih net buy.
MAPA Daily, 2,860 (+0.35%), trading buy, trading range 2,760 – 2,920. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 2,760 dan daily resistance di 2,920. Cut loss level di 2,740. Asing masih net buy.
PPRO Daily, 115 (+2.68%), trading buy, trading range 114 – 124. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 114 dan daily resistance terdekat di 124. Cut loss level di 105. Asing masih net buy.

%20Tbk%20(SMBR).png)

%20Tbk,%20(SMBR).png)















