google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BRPT, INDY, JSMR, ERAA Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BRPT, INDY, JSMR, ERAA


MNC Daily Scope Wave
20 Januari 2020

Menutup pekan lalu (17/1), IHSG ditutup menguat tipis 0,1% ke level 6,291 dan nampaknya IHSG masih tertahan pada resistance 6,300-6,310. Selama IHSG belum mampu menguat dan melewati 6,349 maka IHSG masih dalam fase koreksinya untuk membentuk wave [ii]. Wave [ii] sendiri baru terkonfirmasi apabila IHSG terkoreksi menembus 6,217 yang akan membawa IHSG ke arah 6,150-6,200. 
Support: 6,250, 6,217
Resistance: 6,310, 6,350

BRPT - Buy on Weakness (1,310)
Pada perdagangan pekan lalu (17/1), BRPT membentuk candle hammer dan kami perkirakan posisi BRPT saat ini sudah berada pada akhir wave [b] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi BRPT sudah relatif terbatas dan akan menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 1,240-1,300
Target Price: 1,350, 1,400, 1,450
Stoploss: below 1,180

INDY - Buy on Weakness (1,200)
Selama tidak terkoreksi dan menembus level 1,175, maka kami memperkirakan posisi INDY saat ini sedang berada pada awal wave [iii] dari wave C dan INDY berpotensi untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,185-1,200
Target Price: 1,270, 1,320, 1,385
Stoploss: below 1,170

JSMR - Buy on Weakness (5,175)
Selama tidak terkoreksi menembus wave B di area 5,000, maka kami memperkirakan JSMR saat ini sedang berada di awal wave [iii]. Dimana JSMR berpotensi untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 5,075-5,150
Target Price: 5,500, 5,600, 5,750
Stoploss: below 4,990

ERAA - Sell on Strength (1,760)
Selama ERAA belum mampu menguat dan menembus area 1,845, maka kami perkirakan posisi ERAA saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [ii]. Dimana ERAA berpotensi untuk kembali terkoreksi dengan level minimal berada pada area 1,580 dan idealnya di 1,500.
Sell on Strength: 1,760-1,800

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...