google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | TINS, UNVR, EXCL, JPFA Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | TINS, UNVR, EXCL, JPFA


MNC Daily Scope Wave
31 Januari 2020

Pada perdagangan kemarin (30/1), IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,057. Dengan ditutupnya IHSG di bawah level 6,065, maka kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan koreksinya ke arah 6,026. Sekalipun terjadi overshoot maka IHSG diperkirakan akan menutup gap yang ada pada level 6,015-6,023 untuk menyelesaikan wave (c) dari wave [ii]. Apabila sudah terkonfirmasi terbentuk wave [ii], maka IHSG dapat berbalik menguat untuk membentuk wave [iii]. Skenario ini berlaku bila IHSG tidak terkoreksi di bawah 5,939.
Support: 6,020, 5,939
Resistance: 6,100, 6,160

TINS - Buy on Weakness (735)
Selama tidak kembali terkoreksi di bawah 700, maka kami memperkirakan saat ini TINS sudah mengkonfirmasi terbentuknya wave [y] dari wave B dan TINS berpotensi menguat untuk membentuk awal dari wave C.
Buy on Weakness: 720-735
Target Price: 835, 920
Stoploss: below 700

UNVR - Buy on Weakness (8,225)
Kami perkirakan saat ini UNVR sedang berada pada awal wave 3 dari wave (C), dimana UNVR berpeluang menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu. Skenario ini berlaku apabila UNVR tidak terkoreksi di bawah 8,060.
Buy on Weakness: 8,160-8,210
Target Price: 8,475, 8,950
Stoploss: below 8,060

EXCL - Buy on Weakness (2,940)
Saat ini posisi EXCL diperkirakan sudah berada di akhir wave [c] dari wave Y dari wave [B], yang berarti koreksi EXCL sudah relatif terbatas. Selanjutnya, EXCL berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [C].
Buy on Weakness: 2,870-2,920
Target Price: 3,050, 3,200
Stoploss: below 2,700

JPFA - Sell on Strength (1,490)
Diperkirakan saat ini JPFA sedang berada di wave C dari wave (B), dimana JPFA berpotensi untuk terkoreksi kembali ke arah 1,440 dan 1,390.
Sell on Strength: 1,490-1,530

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...