google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | INCO, AKRA, CPIN, BBCA Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | INCO, AKRA, CPIN, BBCA


MNC Daily Scope Wave
14 Februari 2020

Pada perdagangan kemarin (13/2), IHSG ditutup terkoreksi 0,7% ke level 5,872, menembus support 5,877. Dengan demikian, IHSG membentuk skenario alternatif seperti apa yang telah kami perkirakan, dimana saat ini IHSG berada di wave [v] dari wave C. Adapun target koreksi wave [v] kami perkirakan berada pada area 5,720-5,800. Setelah wave [v] terkonfirmasi terbentuk, maka IHSG berpeluang bergerak menguat kembali ke atas level 6,000.
Support: 5,840, 5,750
Resistance: 5,950, 6,000

INCO - Buy on Weakness (3,180)
Selama INCO tidak terkoreksi di bawah 3,000, maka saat ini INCO sedang berada di wave [ii] dari wave C, dengan target koreksi berada di area 3,090-3,140. Setelah wave [ii] selesai terbentuk, maka INCO berpotensi menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 3,090-3,140
Target Price: 3,350, 3,470
Stoploss: below 3,000

AKRA - Buy on Weakness (3,050)
Saat ini, AKRA sedang berada di akhir wave [c] dari wave Y dari wave (Y). Dimana koreksi AKRA kami perkirakan cenderung sudah terbatas, dengan target koreksi berada pada area 2,930-3,000. Setelah wave [c] terbentuk, maka AKRA berpeluang menguat dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 2,930-3,000
Target Price: 3,350, 3,600
Stoploss: below 2,700

BBCA - Sell on Strength (33,950)
Kami perkirakan saat ini posisi BBCA sudah berada di akhir wave B dari wave (4), dimana penguatan BBCA sudah cenderung terbatas. Selanjutnya, pergerakan BBCA rentan terkoreksi untuk membentuk wave C dari wave (4) dengan area 31,600 dan 30,500.
Sell on Strength: 34,100-34,575

CPIN - Sell on Strength (6,150)
Posisi CPIN saat ini diperkirakan sedang berada di wave [c] dari wave Y dari wave (B), dimana CPIN rentan untuk terkoreksi kembali dengan target koreksi kami perkirakan berada di area 5,750 dan 5,550. 
Sell on Strength: 6,200-6,360

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...