google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PTBA, LSIP, BBNI, TLKM Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PTBA, LSIP, BBNI, TLKM


MNC Daily Scope Wave
12 Februari 2020

Pada perdagangan kemarin (11/2), IHSG ditutup menguat tipis 0,04% ke level 5,954. IHSG harus menguat menembus area 6,000-6,050 untuk menuju target penguatan terdekat di 6,100-6,150. Skenario ini berlaku jika IHSG tidak terkoreksi menembus 5,876, yang akan membawa IHSG menuju area 5,700-5,750.
Support: 5,925, 5,900
Resistance: 6,000, 6,050

PTBA - Buy on Weakness (2,310)
Selama PTBA tidak kembali terkoreksi di bawah 2,160, maka kami memperkirakan posisi PTBA saat ini sedang berada di wave [ii]. Apabila PTBA sudah mengkonfirmasi keberadaan wave [ii], selanjutnya pergerakan PTBA akan cenderung menguat untuk membentuk wave [iii].
Buy on Weakness: 2,260-2,300
Target Price: 2,500, 2,620
Stoploss: below 2,160

LSIP - Buy on Weakness (1,215)
Posisi LSIP saat ini, kami perkirakan sudah berada di awal wave [v] dari wave 1. Dimana LSIP masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [v] dari wave 1. Skenario ini berlaku jika LSIP tidak terkoreksi menembus 1,135.
Buy on Weakness: 1,190-1,215
Target Price: 1,300, 1,325
Stoploss: below 1,135

BBNI - Sell on Strength (7,300)
Saat ini posisi BBNI diperkirakan sedang berada pada awal dari wave (v) dari wave [c] dari wave B, dimana BBNI masih berpotensi untuk terkoreksi untuk mengkonfirmasi terbentuknya wave (v) dari wave [c] dari wave B. Adapun level koreksi BBNI berada pada area 6,950-7,050.
Sell on Strength: 7,300-7,350

TLKM - Sell on Strength (3,790)
Penguatan TLKM tertahan oleh MA20, meskipun begitu, kami memperkirakan penguatan yang akan terjadi pada TLKM merupakan penguatan dalam jangka pendek untuk membentuk wave 4 dari wave (C). Hal ini berarti, TLKM masih berpotensi untuk terkoreksi kembali menuju arah 3,670-3,720.
Sell on Strength: 3,810-3,870

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...