google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Dolar AS Jatuh Terhadap Mata Uang Utama Dunia Lainnya Langsung ke konten utama

Dolar AS Jatuh Terhadap Mata Uang Utama Dunia Lainnya

IQPlus, (17/03) - Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ketika investor yang khawatir tentang penyebaran wabah virus corona meninggalkan aset-aset berisiko, bahkan setelah Federal Reserve AS menurunkan suku bunganya mendekati nol dan meluncurkan putaran baru pelonggaran kuantitatif.

Dalam pengumuman yang mengejutkan, Federal Reserve AS pada Minggu (16/3/2020) memangkas suku bunga acuannya sebesar 100 basis poin menjadi mendekati nol dan berjanji untuk meningkatkan kepemilikan obligasi setidaknya 700 miliar dolar AS di tengah meningkatnya kekhawatiran atas wabah COVID-19.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), komite pembuat kebijakan Fed, memutuskan untuk menurunkan kisaran target suku bunga dana federal menjadi 0-0,25 persen.

Pemotongan 100 basis poin datang hanya kurang dari dua minggu setelah langkah antarpertemuan sebelumnya, yang memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, gagal menenangkan kegelisahan pasar.

.Yang dibutuhkan adalah dukungan lebih langsung ke industri yang terkena langsung oleh virus. Itu hanya dapat disediakan oleh kebijakan fiskal, dan pemerintah belum menunjukkan reaksi cepat yang sama dengan yang dimiliki bank sentral," kata Marshall Gittler, kepala penelitian investasi di BDSwiss Group, seperti dikutip Reuters

Para pemimpin negara-negara kaya Kelompok Tujuh (G7) mengatakan mereka berkomitmen untuk melakukan "apa pun yang diperlukan" untuk memerangi pandemi virus corona dan untuk bekerja sama lebih dekat untuk melindungi kesehatan masyarakat, pekerjaan dan pertumbuhan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,70 persen menjadi 98,0821 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1168 dolar AS dari 1,1066 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2234 dolar AS dari 1,2305 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,6126 dolar AS dari 0,6141 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,15 yen Jepang, lebih rendah dari 108,15 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9470 franc Swiss dari 0,9554 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3980 dolar Kanada dari 1,3926 dolar Kanada.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...