Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | UNVR, JSMR, JPFA, INCO


MNC Daily Scope Wave
5 Maret 2020

Pada perdagangan kemarin (4/3), IHSG ditutup menguat 2,4% ke level 5,650 dan tertahan oleh fibo 50. Kami perkirakan IHSG rentan terkoreksi dalam jangka pendek ke area 5,470-5,520 sebagai bagian dari wave [iv]. Namun waspadai akan koreksi IHSG apabila menembus level 5,288, maka pergerakan IHSG sudah terkonfirmasi wave [iv] dan menuju ke 5,150-5,250.
Support: 5,560, 5,470
Resistance: 5,690, 5,750

UNVR - Buy on Weakness (7,425)
Kemarin (4/3), UNVR menguat 4,2% ke level 7,425, tertahan oleh MA20 dan saat ini berada pada fibo 38,2. Selama UNVR tidak turun melebihi 6,725, maka posisi UNVR saat ini berada di akhir wave (a) dari wave [iv], dimana UNVR akan terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave (b). Selanjutnya UNVR berpeluang untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 7,200-7,350
Target Price: 7,625, 7,875
Stoploss: below 6,725

JSMR - Buy on Weakness (4,820)
Saat ini posisi JSMR kami perkirakan sedang berada pada wave [c] dari wave B, dimana JSMR berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 4,730-4,820
Target Price: 4,960, 5,250
Stoploss: below 4,560

JPFA - Buy on Weakness (1,520)
Kami memperkirakan posisi JPFA saat ini sudah berada pada akhir dari wave [i] dari wave (C), dimana JPFA rentan terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave [ii]. Setelahnya, maka JPFA berpotensi untuk menguat membentuk wave [iii].
Buy on Weakness: 1,450-1,500
Target Price: 1,590, 1,705
Stoploss: below 1,320

INCO - Sell on Strength (2,710)
Kemarin (4/3) INCO terkoreksi tipis ke 2,710. Kami perkirakan INCO saat ini sudah berada di akhir wave (iv) dari wave [c], yang berarti INCO rentan terkoreksi untuk membentuk wave (v) dari wave [c]. Adapun level koreksi INCO berada pada area 2,150 dan 2,000.
Sell on Strength: 2,710-2,820

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da