google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Jasa Marga Pastikan Pondok Ranji Aman | Saham JSMR Langsung ke konten utama

Jasa Marga Pastikan Pondok Ranji Aman | Saham JSMR


IQPlus, (15/04) - Sehubungan dengan beredarnya rekaman suara mengenai dugaan adanya tindak kejahatan penggembosan ban dengan paku, saat ditolaknya permintaan untuk meminjamkan uang elektronik, di wilayah sekitar on-ramp Gerbang Tol (GT) Pondok Ranji arah Jakarta Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami. Jasa Marga langsung melakukan pengecekan lapangan, dan kami sampaikan hasilnya sebagaimana berikut.

Jasa Marga menerima laporan insiden gangguan ban yang dialami oleh pengguna jalan dengan kendaraan jenis CRV bernomor polisi B 16xx Rxx di Km 17+600 arah Jakarta tepatnya 7 Km dari on ramp GT Pondok Ranji pada hari Minggu sore (12/04) pukul 18.47 WIB. Untuk membantu pengguna jalan, pihak Mobile Customer Service (MCS) Jasa Marga telah memberikan penanganan berupa proses penggantian dan pemasangan ban kendaraan tersebut.

Saat ini kejadian tersebut tengah didalami oleh Patroli Jalan Raya (PJR) dan Ditlantas Polda Metro Jaya. "Lokasi kempes ban di Km 17+600 atau sekitar 7,5 Km dari Gerbang Tol Pandok Ranji dimana pengguna jalan melaporkan lokasi peminjaman e-toll oleh pihak lain, posisi ban yang kempes adalah ban belakang sebelah kanan, ditemukan juga ujung obeng kecil yang mungkin sudah menempel di ban tersebut sebelumnya, sehingga dugaan sementara pihak Kepolisian adalah kejadian tersebut adalah kempes ban biasa," ujar Kepala Induk PJR Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami AKP Wahyudiyanto, saat olah tempat kejadian.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan tersebut. Jasa Marga menjamin keamanan di wilayah gerbang tol yang dioperasikan, dengan menempatkan petugas keamanan selama 24 jam.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...