google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pasar Global | 16 April 2020 Langsung ke konten utama

Pasar Global | 16 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 16, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S


Wall Street ditutup turun karena data ekonomi dan pendapatan perusahaan yang masam

Saham A.S. turun pada hari Rabu karena data ekonomi suram dan laporan pendapatan kuartal pertama menambah kekhawatiran atas tingkat kerusakan dari wabah koronavirus.

Dow Jones turun 445,41 poin atau 1,86% menjadi 23.504,35. S&P 500 kehilangan 62,7 poin atau 2,20% menjadi 2.783,36. Nasdaq turun 122,56 poin atau 1,44% menjadi 8.393,18.

Saham Bank of America (BAC.N) dan Citigroup Inc (C.N) turun ketika mereka bergabung dengan JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) dalam melaporkan penurunan laba kuartal pertama. Juga, laba kuartalan Goldman Sachs Group Inc (GS.N) hampir berkurang separuhnya, karena menyisihkan lebih banyak uang untuk menutupi pinjaman perusahaan yang diperkirakan akan bangkrut dalam beberapa bulan mendatang.

Eropa


Bursa Eropa menghentikan reli lima hari karena pendapatan menandai pukulan akibat coronavirus

Bursa Eropa ditutup dengan kuat di zona merah pada hari Rabu, mengakhiri reli lima hari karena batch pertama dari laporan pendapatan menggarisbawahi kerusakan bisnis dari pandemi coronavirus, sementara saham energi merosot di tengah kekhawatiran jatuhnya permintaan minyak.

Indeks STOXX 600 Eropa tergelincir 3,3%.

Penurunan untuk Total SA (TOTF.PA), Royal Dutch Shell Plc (RDSa.L) dan BP Plc (BP.L) mengirim indeks energi Eropa .SXEP ke titik terendah bulan ini karena harga minyak terpukul oleh perkiraan permintaan global runtuh ke level terburuknya dalam seperempat abad. "Sebagian besar landasan ekuitas Eropa telah dibuat sejak pertengahan Maret didorong oleh skema penyelamatan dan, baru-baru ini, leveling-off dari tingkat infeksi, tetapi pedagang menghadapi prospek prospek penurunan ekonomi yang menyakitkan," kata analis.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...