google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rekonstruksi Simpang Susun Cikunir | Saham JSMR Langsung ke konten utama

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rekonstruksi Simpang Susun Cikunir | Saham JSMR

IQPlus, (09/04) -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memulai pekerjaan pemeliharaan berupa rekonstruksi 'rigid pavement' Simpang Susun (SS) Cikunir pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Pekerjaan pemeliharaan yang telah memasuki siklus kelima ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan sejak hari ini hingga Selasa (21/04)," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru di Bekasi, Rabu petang.

Dwimawan mengatakan waktu pekerjaan pemeliharaan tersebut setiap hari berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB.

Sementara itu lokasi pekerjaan pemeliharaan jalan terletak di Ramp 5 Simpang Susun Cikunir Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek atau tepatnya di lajur 2 KM 10+450 hingga Km 10+600 Jalur Kanalisasi Ramp SS Cikunir arah Jatiasih dan Rorotan menuju Cikampek dengan bentang pekerjaan sepanjang 140 meter.

Selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung, PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) sebagai penanggung jawab pekerjaan siklus lima akan menutup satu lajur di sisi kanan.

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi. PT JJC bekerja sama dengan kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas," ungkapnya.

Rekayasa lalu lintas itu di antaranya sistem buka tutup lajur 1 dan 2 pada Jalur Kanalisasi Ramp Cikunir arah Jatiasih dan Rorotan di lokasi pekerjaan dan memanfaatkan dua sodetan dari Jalur Kanalisasi menuju jalur utama.

"Jika kepadatan masih berlanjut, akan dilaksanakan contra flow secara situasional dengan titik awal KM 08+000 sampai KM 11+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek," kata dia.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan 'Variable Message Sign' di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...