google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, AALI, ISAT, GGRM Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, AALI, ISAT, GGRM

MNC Daily Scope Wave
27 April 2020

Menutup pekan lalu (24/4), IHSG ditutup terkoreksi 2,1% disertai dengan munculnya tekanan jual yang cukup besar. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian wave 2 pada skenario biru atau bagian wave B pada skenario merah. IHSG memiliki potensi _upside_ untuk membentuk wave 2 ke arah 4,747 sekaligus menguji level resistancenya. Namun, perlu diperhatikan level support IHSG pada 4,441, apabila ternyata IHSG menembus level tersebut maka IHSG sudah mengkonfirmasi terbentuknya wave 2 dan akan melanjutkan koreksinya ke arah minimal 4,150-4,300 (target wave B skenario merah).
Support: 4,441, 4,390
Resistance: 4,670, 4,747

MEDC - Buy on Weakness (410)
Penutupan pekan lalu (24/4), MEDC terkoreksi tipis 0,5% ke level 410 meskipun tekanan jual cukup besar. Kami memperkirakan saat ini MEDC berada di awal wave [c] dari wave B, dimana MEDC masih berpotensi menguat.
Buy on Weakness: 404-410
Target Price: 500, 550, 600
Stoploss: below 364

AALI - Buy on Weakness (5,475)
Kami memperkirakan koreksi 3,5% yang terjadi pada AALI pekan lalu (24/4) merupakan akhir dari wave [b] dari wave 4. Hal ini berarti AALI berpeluang untuk berbalik menguat untuk membentuk wave [c] dari wave 4, skenario ini berlaku selama AALI tidak terkoreksi ke bawah 4,140.
Buy on Weakness: 5,200-5,400
Target Price: 6,100, 7,200, 8,000
Stoploss: below 4,140

ISAT - Buy on Weakness (2,000)
Kami memperkirakan saat ini posisi ISAT sedang berada di awal wave C dari wave (B), dimana pergerakan ISAT masih berpeluang menguat untuk membentuk wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 1,920-2,000
Target Price: 2,240, 2,600, 2,900
Stoploss: below 1,860

GGRM - Sell on Strength (42,800)
Pergerakan GGRM kemarin (24/4) terkoreksi 3,7% diikuti dengan munculnya tekanan jual yang cukup besar. Kami memperkirakan posisi GGRM saat ini sedang berada pada wave (c) dari wave [b], dimana GGRM masih berpotensi untuk kembali terkoreksi. Koreksi terdekat GGRM kami perkirakan berada pada area 41,600 dan idealnya berada pada area 35,000-36,000
Sell on Strength: 42,800-43,900

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...