google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo REPOWER INDONESIA SIAP LUNCURKAN PROGRAM INOVATIF DI TENGAH COVID-19 | SAHAM REAL Langsung ke konten utama

REPOWER INDONESIA SIAP LUNCURKAN PROGRAM INOVATIF DI TENGAH COVID-19 | SAHAM REAL


IQPlus, (27/04) - . Ditengah kondisi perekonomian nasional dan global yang sedang menghadapi tantangan dampak pandemi Covid-19, hingga mengakibatkan terjadinya fluktuasi yang tinggi di pasar modal, PT Repower Asia Indonesia Tbk, (REAL) selaku Emiten di Bursa Efek Indonesia, meluncurkan sebuah program Inovatif dalam rangka mendukung program Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menggairakan kembali Pasar Modal Indonesia, Perseroan akan memberikan Doorprize dengan nilai total hadiah miliaran rupiah kepada para pemegang saham publik Perseroan.

"Program ini kami beri nama Program PASTI REAL, yang ditujukan khusus kepada pemegang saham publik dari Perusahaan kami sebagai stimulus dalam mendukung pemerintah untuk terus menggairahkan pasar modal Indonesia ditengah pandemi covid-19, program ini juga sejalan dengan program Yuk Nabung Saham yang dikampanyekan oleh Bursa, sehingga kami berharap masyarakat bisa menjadikan saham REAL sebagai salah satu instrument investasi mereka,"ungkap Direktur Repower Rully Muliarto, Senin.

Lebih lanjut Rully Muliarto mengungkapkan bahwa program yang akan mereka luncurkan merupakanprogram pertama kali di industri pasar modal Indonesia. Program ini telah dipersiapkan oleh tim management   mulai dari pemberitahuan mengenai program tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), serta proses perizinan kepada institusi terkait telah dilakukan. Terkait dengan penjelasan detail program tersebut rencananya akan dilaksanakan Grand Launching pada hari Kamis, 30 April 2020 melalui Media Conference dengan memanfaatkan aplikasi Online Meeting dan Social Media.

PT Repower Asia Indonesia Tbk sejak awal telah menunjukkan komitmen dan dukungan kepada pemerintah dalam penanganan covid-19 yang dimana Perseroan telah memberlakukan partial Work From Home (.WFH.) bagi para karyawannya sejak 16 Maret 2020 hingga sekarang dan bukan hanya itu saja, pada akhir bulan Maret kemarin Perseroan juga telah melakukan penyemprotan Disinfektan dan pembagian hand sanitizer serta sosialiasi pentingnya Pyshical Distancing di lokasi proyek Perseroan yakni di Botanical Puri Asri dan Green Botanical Garden.

Di sisi lain, PT Repower Asia Indonesia Tbk, hingga saat ini masih tetap optimis memenuhi target penjualan mereka di tahun 2020 sebesar 72,92 miliar. "terlalu dini jika kami menyerah dengan kondisi yang ada sekarang, Insya Allah kami masih sangat optimis dapat mencapai target penjualan sebesar 72,92 miliar dengan proyeksi kenaikan lebih dari 300% dari tahun lalu, dengan dukungan tim solid yang kami miliki, kami akan terus berinovasi dengan program dan produk terbaik kedepan untuk meningkatkan value Perusahaan kami," tutup Rully Muliarto. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...