google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 27 April 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 27 April 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Apr 27, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Saham teknologi Apple dan Microsoft mendorong reli Wall Street

Wall Street menguat pada hari Jumat, dipimpin lebih tinggi oleh Apple dan Microsoft karena investor menyelesaikan minggu perdagangan yang bergejolak dan beberapa negara siap untuk bersantai dari penguncian terkait virus corona.

Dow Jones melonjak 1,11% menjadi berakhir pada 23.775,27 poin. S&P 500 naik 1,39% menjadi 2.836,74. Nasdaq Composite menambahkan 1,65% menjadi 8,634,52.

Apple (AAPL.O) dan Microsoft (MSFT.O) masing-masing naik lebih dari 1%, mengangkat S&P 500 lebih banyak dari perusahaan lain. Kedua raksasa teknologi itu siap untuk melaporkan hasil kuartal-Maret mereka minggu depan, memberi investor sekilas bagaimana pandemi itu memengaruhi bisnis global mereka. Boeing Co (BA.N) jatuh lebih dari 6% setelah sebuah laporan pembuat rencana berencana untuk memotong 787 Dreamliner dengan sekitar setengahnya. Semua dari 11 indeks sektor S&P 500 bergerak naik, dengan teknologi informasi .SPLRCT melonjak 2,1% dan material .SPLRCM menguat 1,5%.

Eropa

Bursa Eropa merosot karena stimulus Uni Eropa gagal mengesankan investor

Bursa saham Eropa jatuh pada hari Jumat dengan investor kecewa dengan kurangnya rincian dalam dana darurat triliun euro yang disepakati oleh para pemimpin blok karena bukti tumbuh dari kerusakan global yang ditimbulkan oleh krisis coronavirus.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup 1,1% lebih rendah.

Pada Kamis malam, para pemimpin Uni Eropa menyetujui paket penyelamatan langsung sekitar 500 miliar euro tetapi meninggalkan rincian memecah-belah dana yang lebih besar hingga musim panas. Mereka bersatu di sekitar anggaran bersama yang lebih besar untuk tahun 2021-27 dengan program pemulihan dan menugaskan Komisi Eropa untuk menyajikan proposal terperinci pada 6 Mei. tidak akan membuat proses menemukan kesepakatan lebih mudah, ”kata analis. "Pertemuan formal berikutnya para pemimpin Uni Eropa di Dewan akan pada 18/19 Juni dan ini mungkin tanggal di mana setidaknya perjanjian utama dapat diumumkan, tetapi lebih banyak pekerjaan dan negosiasi akan diperlukan sampai saat itu."

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...