Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | LSIP, JSMR, PTBA, ANTM

MNC Daily Scope Wave
6 Mei 2020

Kemarin (5/5), IHSG ditutup menguat tipis 0,5% di level 4,630 dan pergerakannya berada di atas MA5 dan MA20. Selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 4,474, maka kami memperkirakan IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatannya sekaligus menguji resistance terdekatnya di level 4,747 untuk membentuk wave 2 (skenario biru) atau wave [b] dari wave B (skenario merah). Waspadai apabila wave 2 atau wave [b] telah terkonfirmasi terbentuk, maka pergerakan IHSG diperkirakan rentan terkoreksi untuk menuju 4,150-4,300.
Support: 4,550, 4,441
Resistance: 4,700, 4,975

LSIP - Buy on Weakness (695)
Selama LSIP tidak terkoreksi di bawah 595 yang merupakan support terdekatnya, maka pergerakan LSIP yang menguat tipis kemarin (5/5) merupakan bagian dari wave [b] dari wave 5. Meskipun berpeluang menguat, namun penguatan ini merupakan penguatan dalam jangka pendek.
Buy on Weakness: 660-680
Target Price: 750, 800
Stoploss: below 595

JSMR - Buy on Weakness (3,180)
Menguat 4,6% pada perdagangan kemarin (5/5) dan disertai dengan volume beli yang muncul cukup besar, membuat posisi JSMR saat ini kami perkirakan masih menjadi bagian dari wave [c] dari wave 4. Hal ini berarti, JSMR masih memiliki peluang menguat ke arah 3,750.
Buy on Weakness: 3,100-3,180
Target Price: 3,390, 3,750
Stoploss: below 2,670

PTBA - Sell on Strength (1,815)
Pada perdagangan kemarin (5/5), PTBA didominasi oleh tekanan jual yang cukup besar dan ditutup terkoreksi ke level 1,815. Kami memperkirakan pergerakan PTBA ini merupakan bagian dari wave 5 dari wave (5) dari wave [C], sehingga koreksi PTBA diperkirakan masih akan berlanjut. Level koreksi terdekat PTBA berada pada area 1,775 dan idealnya berada pada area 1,320-1,410.
Sell on Strength: 1,815-1,850

ANTM - Sell on Strength (500)
Meski menguat pada perdagangan kemarin (5/5), namun ANTM membentuk candle doji dan pergerakannya dibatasi oleh MA20 sebagai resistance dekatnya. Kami perkirakan pergerakan ANTM selanjutnya rentan terkoreksi dan membentuk wave [v] dari wave C, dimana level koreksi ANTM terdekat diperkirakan berada pada area 466-480 dan idealnya berada pada area 300-350.
Sell on Strength: 500-525

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Direktur PT Adaro Energy Tbk Jual Saham ADRO Sebanyak 2 Juta Saham

Tren penguatan harga batu bara membuat saham emiten terkait komoditas tersebut turut memanas, termasuk saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO). Pada penutupan perdagangan Selasa (1/12/2020), saham ADRO berada di level Rp1.390. Harga saham emiten yang dikomandoi Garibaldi Thohir itu naik 25,23 persen dalam sebulan terakhir. Kenaikan harga saham ADRO itu pun dimanfaatkan salah satu direksi untuk melakan aksi jual. Direktur Adaro Energy Christian Ariano Rachmat tercatat menjual saham ADRO sebanyak 2 juta saham. Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada 27 November 2020 dengan harga Rp1.390 dan pada 30 November 2020 dengan harga Rp1.400. Masing-masing transaksi berupa penjualan 1 juta saham, sehingga total transaksi mencapai Rp2,79 miliar. "Tujuan transaksi investasi jangka panjang. Persentase saham berdasarkan kepemilikan ialah 0,006 persen," papar laporan ADRO ke Bursa Efek Indonesia. Ariano yang sebelumnya memegang 20 juta saham ADRO pun kini menjadi tinggal 18 juta saham, atau se

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr