Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | HMSP, SMRA, ACES, AKRA

MNC Daily Scope Wave

15 Juni 2020

Sempat terkoreksi ke level 4,712, namun IHSG ditutup menguat tipis 0,5% ke level 4,880. Perhatikan pergerakan IHSG ke depannya, kami memperkirakan penguatan IHSG akan cenderung terbatas untuk membentuk wave B dari wave (2) dengan range 4,930-5,030. Setelah wave B terbentuk, maka IHSG akan kembali terkoreksi ke area 4,400-4,500. Skenario merah akan berjalan, bila IHSG menguat melebihi level 5,140.
Support: 4,700, 4,474
Resistance: 4,975, 5,140

HMSP - Buy on Weakness (1,740)

HMSP pada penutupan pekan lalu (12/6) menguat 3,3% ke 1,740. Kami memperkirakan posisi HMSP saat ini sedang berada di awal wave [b] dari wave B. Hal ini berarti HMSP akan menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu, sebelum terkoreksi kembali membentuk wave [c].
Buy on Weakness: 1,720-1,740
Target Price: 1,800, 1,900
Stoploss: below 1,490

SMRA - Buy on Weakness (625)

Pergerakan SMRA kemarin (12/6) menguat 4,2% diikuti dengan tekanan beli yang besar. Kami memperkirakan saat ini posisi SMRA sedang berada di akhir wave [iv] dari wave C dari wave (A), sehingga koreksi SMRA cukup terbatas dan berpeluang menguat membentuk wave [v] dari wave C dari wave (A).
Buy on Weakness: 610-625
Target Price: 680, 750
Stoploss: below 515

ACES - Buy on Breakout (1,470)

Posisi ACES saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave [iv] dari wave C, dimana koreksi ACES kami perkirakan relatif terbatas. Selanjutnya ACES berpeluang menguat untuk membentuk wave [v] dari wave C.
Buy on Breakout: 1,490
Target Price: 1,550, 1,700
Stoploss: below 1,355

AKRA - Sell on Strength (2,410)

Selama AKRA tidak sanggup menembus 2,700, maka kami perkirakan saat ini AKRA sedang berada di awal wave [b] dari wave B, dimana penguatan AKRA akan relatif terbatas dan berpotensi terkoreksi kembali untuk membentuk wave [c] dari wave B. Kami perkirakan level koreksi AKRA berada pada area 2,050 dan 1,900, area tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai area buyback.
Sell on Strength: 2,500-2,600

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da