google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, PGAS, BMRI, EXCL Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | MEDC, PGAS, BMRI, EXCL

MNC Daily Scope Wave

25 Juni 2020

IHSG ditutup menguat 1,8% ke level 4,964 diikuti dengan volume pembelian yang cukup besar. Kami memperkirakan IHSG akan menguji level resistance 5,020 terlebih dahulu, apabila IHSG dapat menembus level tersebut maka setidaknya IHSG akan menguji level 5,040 pada fibo 78.6%. Tetap waspadai support 4,816, apabila IHSG ternyata menembus support maka IHSG akan menguji support selanjutnya di 4,712. Pada skenario merah, bila IHSG mampu menguat di atas 5,140 maka IHSG akan membentuk pola diagonal pada wave [v].
Support: 4,880, 4,816
Resistance: 5,020, 5,140

MEDC - Buy on Weakness (474)

MEDC ditutup menguat 0,9% ke level 474. Selama MEDC tidak terkoreksi melebihi 438, maka pergerakan MEDC kami perkirakan sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [c] dari wave Y. Hal ini berarti koreksi yang nantinya terjadi pada MEDC akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 460-472
Target Price: 520, 570
Stoploss: below 438

PGAS - Buy on Weakness (1,130)

Kemarin (24/6), PGAS menguat agresif sebesar 3,2% disertai volume beli yang besar juga. Kami perkirakan pergerakan PGAS saat ini sedang berada di akhir wave [v] dari wave C, sehingga PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya kembali sekaligus menutup gap.
Buy on Weakness: 1,100-1,130
Target Price: 1,170, 1,230
Stoploss: below 960

BMRI - Buy on Weakness (5,150)

Penguatan agresif dari BMRI kemarin (24/6) kami perkirakan merupakan bagian dari awal wave [iii] dari wave C, namun pergerakan kemarin belum berhasil menembus resistance 5,200. Kami perkirakan selama BMRI tidak terkoreksi melebihi 4,690, maka BMRI akan mampu menguat untuk membentuk wave [iii].
Buy on Weakness: 4,950-5,075
Target Price: 5,325, 5,850
Stoploss: below 4,690

EXCL - Sell on Strength (2,690)

EXCL kemarin (24/6) ditutup ke level 2,690. Selama EXCL belum mampu menembus resistance 2,810, maka kami perkirakan saat ini EXCL sedang berada pada awal wave (B). Hal ini berarti EXCL akan melanjutkan koreksinya dengan target terdekat berada pada 2,450 dan 2,240.
Sell on Strength: 2,690-2,720

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...