google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 16 Juni 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 16 Juni 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(June 16, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S


Wall Street ditutup lebih tinggi karena Fed menenangkan kekhawatiran pemulihan

Wall Street ditutup lebih tinggi pada hari Senin setelah pengumuman oleh Federal Reserve AS mengenai program pembelian obligasi korporasi yang meningkatkan kepercayaan investor, yang telah goyah di tengah lonjakan kasus COVID-19 baru.

Dow Jones naik 157,62 poin atau 0,62% menjadi 25.763,16. S&P 500 naik 25,28 poin atau 0,83% menjadi 3.066,59. Nasdaq Composite menambahkan 137,22 poin atau 1,43% menjadi 9.726,02.

Membanjirnya likuiditas dalam bentuk stimulus fiskal dan ekonomi, bersama dengan pembukaan kembali yang tidak merata tetapi stabil dari ekonomi negara bagian dan lokal, memicu rally luar biasa di pasar saham sejak palung akhir Maret. Di sisi lain, kenaikan dalam output pabrik China dan laporan manufaktur Empire State yang jauh lebih baik dari perkiraan memberikan bukti bahwa ekonomi global yang tertatih-tatih karena pandemi sedang menuju pemulihan.

Eropa


Bursa Eropa ditutup turun di tengah kekhawatiran gelombang kedua coronavirus

Bursa Eropa ditutup lebih rendah pada hari Senin di tengah kekhawatiran gelombang kedua infeksi coronavirus setelah Beijing melaporkan rekor jumlah kasus baru.

STOXX 600 Eropa turun 0,3%.

Reuters melaporkan BlackRock (BLK.N) telah memompa sekitar 16 miliar euro ($18 miliar) ke 810 perusahaan Eropa sejak akhir Januari, lebih dari setengahnya dalam kesulitan karena pandemi coronavirus. Saham penambang .SXPP serta saham perjalanan dan rekreasi .SXTP berada di antara pemain terburuk hari ini.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...