google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 9 Juli 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 9 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Juli 9, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

US

Nasdaq berakhir pada rekor tertinggi karena Wall Street naik didukung oleh saham teknologi

Bursa AS naik pada hari Rabu dan Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi, didukung oleh saham teknologi karena tanda-tanda awal rebound ekonomi mengimbangi kekhawatiran tentang penguncian lebih lanjut karena lonjakan kasus coronavirus di seluruh negeri.

Dow Jones naik 177,1 poin atau 0,68% menjadi 26.067,28. S&P 500 naik 24,62 poin atau 0,78% menjadi 3.169,94. Nasdaq Composite menambahkan 148,61 poin atau 1,44% menjadi 10.492,50.

Apple Inc (AAPL.O) dan Microsoft Corp (MSFT.O) memberikan dorongan terbesar bagi Dow dan S&P 500, dengan indeks teknologi S&P 500 .SPLRCT naik 1,6% dan keuntungan sektor terkemuka. Nasdaq melampaui dua indeks utama lainnya, berakhir 1,4% lebih tinggi, dipimpin oleh Amazon.com (AMZN.O), rekor penutupan tertinggi keempat bulan ini.

Eropa

HSBC dan Nokia menyeret bursa Eropa ke penutupan lebih rendah di tengah kekhawatiran virus

HSBC dan Nokia menyeret bursa Eropa lebih rendah pada hari Rabu karena lonjakan kasus coronavirus tampaknya mengancam pemulihan ekonomi global, sementara rencana Inggris untuk mencegah krisis pengangguran meredam penurunan saham London yang berfokus pada domestik.

STOXX 600 Eropa turun 0,7%.

Indeks mid-caps Inggris .FTMC memotong beberapa kerugian sesi sebelum ditutup turun 1%, setelah menteri keuangan Rishi Sunak menjanjikan tambahan stimulus 30 miliar pound ($ 38 miliar). Ini termasuk bonus untuk membuat staf yang cuti kembali bekerja dan pengurangan pajak pertambahan nilai untuk sektor perhotelan.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...