Langsung ke konten utama

PT Medikaloka Hermina Tbk Terbitkan obligasi berkelanjutan tahap I tahun 2020


PT Medikaloka Hermina Tbk berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I tahun 2020 dengan jumlah pokok Rp600 miliar. Adapun, target perolehan dana obligasi berkelanjutan I mencapai Rp1 triliun. Demikian disampaikan Manajemen Hermina dalam prospektus ringkas, Rabu (2/9).

Obligasi berkelanjutan I tahap I memiliki dua seri, yakni seri A senilai Rp275,5 miliar dengan kupon 8% dan tenor 3 tahun, seri B senilai Rp21 miliar berkupon 8,50% dan tenor 5 tahun.

Sedangkan, sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sekitar Rp303,5 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik dan akan ditawarkan keapda masyarakat dalam dua seri. Seri A dengan kupon 8% dan tenor 3 tahun serta seri B berkupon 8,50% dan tenor 5 tahun.

Adapun dana yang diperoleh dari emisi obligasi ini, rencananya akan digunakan untuk peningkatan kapasitas rumah sakit sekitar 40%, sekiar 20% untuk kebutuhan pembelian alat media dan umum, serta 40% sebagai modal kerja perseroan dan entitas anak.

Obligasi Hermina ini juga sudah mendapatkan peringkat "AA-" dari Pefindo. Dalam hajatanya, Hermina telah menunjuk DBS Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, dan Maybank Kim Eng Sekuritas Indonesia menjadi penjamin esmisi dan untuk wali amanat diserahkan kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Diperkirakan masa penawaran akan dilangsungkan mulai tanggal 2-3 September 2020, penjatahan 4 September, pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik masing-masing pada 8 September, serta diharapkan obligasi ini dapat tercatat di BEI pada tanggal 9 September 2020. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

DAFTAR PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI BERDASARKAN SEKTOR

Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI | IHSG IDX Daftar perusahaan yang terdaftar di BEI berdasarkan Sektor bisa dilihat di bawah ini. Sekedar untuk informasi, Ada 9 sektor yang mencantumi komponen - komponennya yaitu Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Keuangan dan Perdagangan dan sektor khusus seperti KOMPAS 100, JII, LQ45, BISNIS 27, PEFINDO 25 dan SRI - KEHATI. Semua emiten yang tercatat di BEI juga tercatat tergantung dengan tipe usahanya dan likuidasinya sendiri. Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI Daftar perusahaan pertanian yang terdaftar di BEI adalah sebagai berikut: Tanaman Pangan BISI International Tbk Perkebunan Astra Agro Lestari Tbk BW Plantation Tbk Gozco Plantations Tbk Jaya Agra Wattie Tbk Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Provident Agro Tbk PP London Sumatra Tbk Salim Ivomas Pratama Tbk Sampoerna Agro Tbk SMART Tbk Tunas Baru Lampung Tb

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da