Langsung ke konten utama

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Mulai Proyek Apartemen Bogor Heritage dan Ecopark


PT PP (Persero) Tbk (PTPP) salah satu BUMN konstruksi dan investasi, memulai pembangunan proyek Apartemen Bogor Heritage dan Ecopark, Bogor Timur, Jawa Barat yang ditandai dengan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking).

Acara groundbreaking yang dilakukan di lokasi proyek pada hari Minggu (13/9), menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat bagi para tamu undangan yang hadir dan menerapkan jaga jarak satu sama lainnya.

Dalam acara tersebut hadir Direktur Operasi 1 Perseroan Anton Satyo Hendriatmo, Direktur Utama PT Sejahtera Eka Graha Oktia Hendra, Komisaris Utama PT Sejahtera Eka Graha Lukman Efendi, Direktur Operasi PT Sejahtera Eka, SVP Gedung Perseroan Andek Prabowo, SVP Corporate Secretary Perseroan Yuyus Juarsa, dan Jajaran Manajemen PT Sejahtera Eka Graha yang disaksikan oleh Pejabat Daerah setempat.

Proyek yang dimiliki oleh PT Sejahtera Eka Graha ini berlokasi di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Provinsi Jawa Barat. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,29 triliun.

Direktur Operasi 1 PTPP Anton Satyo Hendriatmo mengatakan, berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dihasilkan oleh Perseroan dalam mengerjakan berbagai proyek, terutama highrise building Perseroan telah dipercaya oleh PT Sejahtera Eka Graha untuk mengerjakan pembangunan Apartemen Bogor Heritage dan Ecopark yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

"Kami akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus berkomitmen untuk tetap memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan pelanggan dan menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek ini sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama," kata Direktur Operasi 1 PT PP (Persero) Anton Satyo Hendriatmo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Anton menambahkan, sebagai perusahaan kontraktor BUMN yang berpengalaman, perseroan mengutamakan keselamatan dan kualitas di dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

Adapun lingkup pekerjaan yang akan dilakukan oleh perseroan, antara lain pekerjaan perencanaan desain pembangunan dan Detail Engineering Design (DED), pekerjaan persiapan, prasarana dan penunjang, pekerjaan jalan akses, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan Mechanical, Electrical & Plumbing (MEP).

Dalam pembangunan proyek ini, perseroan akan membangun apartemen sebanyak tujuh menara dimana setiap menara terdiri dari dua basement, 18 lantai, dan satu lantai atap. (end)

Sumber: iqplus

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da