google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BANK BJB SOSIALISASIKAN DPLK KE PETERNAK DI BANDUNG Langsung ke konten utama

BANK BJB SOSIALISASIKAN DPLK KE PETERNAK DI BANDUNG


Pensiun merupakan suatu kondisi yang pasti dihadapi setiap orang yang bekerja. Namun belum semua orang mempersiapkan dana pensiunnya. Faktanya hampir sebagian besar pekerja baik formaI maupun Informal di Indonesia belum memiliki Dana Pensiun untuk hari tuanya. Padahal Masa Depan yang sejahtera dan terjamin adalah keinginan setiap orang.

Dalam rangka mendorong upaya mempersiapkan hari tua sejak dini, bank bjb menyelenggarakan literasi mengenai program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) kepada para peternak sapi perah di Desa Caringin, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Literasi dilakukan kepada perwakilan kelompok dan para peternak di Desa Caringin pada hari Kamis (8/10/2020) di mana pemaparan tentang produk DPLK disampaikan langsung oleh Unit DPLK bank bjb bersama dengan Kantor Pembantu Ciwidey Cabang Soreang.

Unit DPLK bank bjb merupakan badan hukum yang menyelenggarakan program pensiun iuran pasti, yaitu suatu program yang menjanjikan sejumlah uang yang pembayarannya secara berkala dan dikaitkan dengan pencapaian usia tertentu.

Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini mengatakan literasi ini dilakukan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kritis kepada masyarakat tentang pentingnya mempersiapkan kemampuan finansial dalam rangka kehidupan yang sejahtera di masa pensiun.

"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya perseroan untuk melakukan penetrasi literasi dan inklusi keuangan sehingga seluruh kelompok masyarakat dapat mengenali manfaat dari seluruh produk keuangan yang dimiliki perbankan, khususnya DPLK, yang tersedia untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menunjang berbagai kebutuhan. Selain itu kegiatan ini merupakan salah satu program dalam mendukung citarum harum" kata Suartini.

DPLK bank bjb merupakan program pensiun iuran pasti yang dapat dimiliki oleh siapapun dari berbagai kalangan profesi, tak terkecuali para peternak sapi perah di Desa Caringin di mana mereka dapat menyetor iuran DPLK dengan memanfaatkan uang hasil dari pengolahan kotoran hewan yang semula hanya dibuang ke sungai dan belum dikelola dengan baik. Bekerja sama dengan kelompok tani di kecamatan.

Program DPLK bank bjb ini terbuka bagi kalangan umum baik individu, kelompok dan pemberi kerja/perusahaan di mana usia pensiun ditentukan sendiri oleh peserta dengan sekurang-kurangnya usia 45 tahun dan setinggi-tingginya usia 65 tahun.

Pembukaan rekening DPLK sangatlah mudah, dengan setoran awal minimal Rp 100.000,- dan iuran selanjutnya minimal Rp 50.000,- dimana frekuensi iuran bisa disesuaikan dengan kemampuan peserta.

Diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran para peternak tentang pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak dini, sehingga mereka nantinya akan memiliki masa hari tua yang sejahtera.(end)

Sumbr: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...