google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AKRA, BMRI, EXCL dan BRPT oleh MNC Sekuritas | 6 Oktober 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AKRA, BMRI, EXCL dan BRPT oleh MNC Sekuritas | 6 Oktober 2020


06 Oktober 2020

MNCS Daily Scope Wave 6 Oktober 2020

IHSG menguat 0,6% dan ditutup di level 4,958 pada perdagangan kemarin (5/10). Resistance terdekat dari IHSG saat ini berada di area 4,991, sehingga apabila pergerakan IHSG mampu menembus resistance tersebut maka IHSG berpeluang untuk menguji area 5,000-5,100 terlebih dahulu. Namun sebaliknya, apabila ternyata IHSG terkoreksi agresif ke bawah 4,820 atau bahkan 4,753, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave [v] ke arah 4,500-4,650.

Support: 4,840, 4,753

Resistance: 4,991, 5,187

AKRA - Buy on Weakness

AKRA menguat 1,6% pada perdagangan kemarin (5/10) dan ditutup di level 2,610. Kami perkirakan, selama AKRA tidak terkoreksi kembali ke bawah 2,450, maka saat ini posisi AKRA sedang berada pada wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti AKRA berpotensi untuk melanjutkan penguatannya kembali

Buy on Weakness: 2,550-2,600

Target Price: 2,700, 2,850

Stoploss: below 2,450

BMRI - Buy on Weakness

Kemarin (5/10), BMRI menguat cukup signifikan sebesar 2,9% dan ditutup di level 5,350. Kami memperkirakan bahwa pergerakan BMRI saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti dalam jangka pendek BMRI memiliki peluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,150-5,300

Target Price: 5,600, 5,800

Stoploss: below 4,860

EXCL - Buy on Weakness

Terkoreksi tipis 0,5% dan ditutup di level 2,090 kemarin (5/10), diperkirakan posisi EXCL saat ini sedang berada di wave 3 dari wave (C), posisi tersebut akan lebih terkonfirmasi bila EXCL menembus resistance 2,290. Hal tersebut berarti, EXCL berpotensi untuk kembali menguat ke depannya.

Buy on Weakness: 2,010-2,070

Target Price: 2,350, 2,500

Stoploss: below 1,920

BRPT - Sell on Strength

Penguatan BRPT yang terjadi kemarin (5/10) sebesar 1,8%, kami perkirakan posisi BRPT saat ini sudah berada di akhir wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti penguatan BRPT akan relatif terbatas dan cenderung akan terkoreksi dalam jangka pendek. Kami perkirakan koreksi BRPT akan berada di area 780 dan 720, level koreksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan buyback.

Sell on Strength: 860-900

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...