Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, HMSP, TLKM dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 7 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

7 Oktober 2020

Kemarin (6/10), IHSG ditutup menguat 0,8% di level 4,999. Dengan tertembusnya resistance IHSG di 4,991, maka IHSG berpeluang menguat untuk menguji 5,040-5,100.Namun tetap perhatikan support IHSG, apabila ternyata IHSG terkoreksi agresif ke bawah 4,820 atau bahkan 4,753, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave [v] ke arah 4,500-4,650.

Support: 4,840, 4,753

Resistance: 5,075, 5,187

ASII - Buy on Weakness (4,620)

ASII ditutup menguat 1,3% ke level 4,620 pada perdagangan kemarin (6/10). Selama ASII tidak terkoreksi ke bawah 4,450 atau bahkan 4,310, maka kami perkirakan saat ini ASII sedang berada di awal wave [c] dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti ASII berpeluang melanjutkan penguatan.

Buy on Weakness: 4,530-4,600

Target Price: 4,920, 5,200

Stoploss: below 4,450

HMSP - Buy on Weakness (1,465)

Kemarin (6/10), HMSP ditutup terkoreksi tipis 0,3% ke level 1,465. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,385, maka posisi HMSP saat ini sedang berada di awal wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti HMSP masih memiliki peluang menguat.

Buy on Weakness: 1,430-1,460

Target Price: 1,550, 1,700

Stoploss: below 1,385

TLKM - Buy on Weakness (2,650)

Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,540, maka kami perkirakan pergerakan TLKM kemarin (6/10) merupakan bagian dari wave [ii] dari wave C. Hal tersebut berarti, setelah TLKM terkonfirmasi membentuk wave [ii], maka TLKM berpotensi menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,580-2,650

Target Price: 2,750, 2,900

Stoploss: below 2,540

JPFA - Sell on Strength (1,160)

Selama JPFA belum mampu menembus resistance di 1,215, maka penguatan JPFA kemarin (6/10) kami perkirakan akhir dari wave D dari wave (B) pada pola triangle. Setelah terbentuk wave D, maka JPFA rentan terkoreksi untuk membentuk wave E dari wave (B). Adapun level koreksi JPFA diperkirakan berada pada area 1,100 dan 1,010.

Sell on Strength: 1,160-1,200

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Menghitung Harga Wajar Saham Menurut Benjamin Graham

Harga Wajar dan Benjamin Graham Harga wajar atau Harga intrinsik adalah harga wajar suatu perusahaan. Jika harga saham diatas Harga wajar artinya saham tersebut mahal dan jika dijual dibawah Harga wajar artinya saham tersebut murah.Salah satu investor yang mempopulerkan tentang Harga wajar adalah Benjamin Graham. Seorang investor yang menjadi figur penting Warren Buffet. Benjamin Graham mengajar di Columbia Business School tempat Warren Buffet menimba ilmu. Benjamin Graham menulis buku the security analysis dan juga the intelligent investor. Buku yang merupakan legenda dan bacaan wajib bagi para value investor di seluruh dunia. Buku yang juga dibaca dan didalami oleh Warren Buffet ataupun Lo Kheng Hong. Harga Wajar menurut Benjamin Graham Mari saya jelaskan bagaimana contoh menghitung Harga wajar. Dan sebagai contoh perusahaan maka saya akan menggunakan salah satu perusahaan lain yang saya beli. Saya menggunakan data EPS 2018 dengan harga EPS 141,84 Komponen yang saya gunakan ada 2 dal