Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham PGAS, BBCA, GGRM dan ANTM oleh MNC Sekuritas | 8 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

8 Oktober 2020

Sempat terkoreksi ke level 4,962 untuk menutup gap pada perdagangan kemarin (7/10), IHSG berhasil kembali menguat 0,1% dan ditutup ke level 5,004. IHSG masih menguji penguatannya di area 5,000 sebagai level psikologisnya, namun demikian kami perkirakan penguatan IHSG masih akan berlangsung untuk membentuk wave B pada skenario merah. Kami perkirakan IHSG akan menguji area 5,040-5,100 terlebih dahulu, tetap perhatikan support terdekat IHSG yang berada di area 4,820-4,840 dan support krusial di 4,753. Apabila IHSG terkoreksi menembus support-support tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave [v] ke arah 4,500-4,650.

Support: 4,840, 4,753

Resistance: 5,075, 5,187

PGAS - Buy on Weakness (975)

Kemarin (7/10), PGAS ditutup menguat 0,5% di level 975, diiringi dengan munculnya tekanan beli meskipun tidak sebesar hari sebelumnya. Kami memperkirakan pergerakan PGAS saat ini sedang berada di awal wave B dari wave (B), sehingga PGAS masih berpotensi melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 940-965

Target Price: 1,000, 1,070

Stoploss: below 900

BBCA - Buy on Weakness (28,775)

BBCA diperdagangkan menguat 1% dan ditutup di level 28,775. Selama BBCA tidak terkoreksi ke bawah 27,100 sebagai supportnya, maka saat ini BBCA sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave 5. Hal tersebut berarti BBCA masih memiliki potensi menguat, meskipun nampak ada gap yang terjadi pada tanggal 6 kemarin.

Buy on Weakness: 27,800-28,475

Target Price: 29,275, 30,000

Stoploss: below 27,100

GGRM - Buy on Weakness (42,950)

Pergerakan GGRM kemarin (7/10), ditutup menguat 2,8% pada level 42,950 dan disertai dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami perkirakan pergerakan GGRM saat ini sedang berada di awal dari wave (C), sehingga ke depannya GGRM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 41,900-42,700

Target Price: 44,600, 47,000

Stoploss: below 39,700

ANTM - Sell on Strength (715)

Kemarin (7/10), ANTM ditutup terkoreksi 0,7% dan ditutup di level 715. Kami memperkirakan, selama ANTM belum mampu menguat menembus resistance-nya di 740 atau bahkan di 780, maka pergerakan ANTM masih rentan terkoreksi untuk membentuk akhir wave (v) dari wave [c] dari wave A. Koreksi tersebut akan lebih terkonfirmasi bila ANTM menembus supportnya di 695, dan level koreksi ANTM kami perkirakan berada pada area 685 dan 660.

Sell on Strength: 720-740

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

CARA BACA BOLLINGER BANDS

CARA BACA BOLLINGER BANDS Bollinger Bands dibuat oleh pakar Analisa Teknikal bernama John Bollinger pada tahun 1980-an. Indikator ini merupakan derivat dari Moving Averages yang dikembangkan menjadi 2 (dua) garis, yaitu Garis Atas (atau disebut Upper Band), dan Garis Bawah (atau disebut Lower Band). Kedua garis ini membatasi pergerakan saham, dengan lebih dari 90% berada di dalamnya.  Parameter standar yang direkomendasikan oleh John Bollinger adalah 20 – 2. Artinya menggunakan MA-20 dengan 2 Standar Deviasi (2SD). Dengan demikian, Garis Atas (Upper Band) adalah hasil MA-20 ditambah 2SD, sementara Garis Bawah (Lower Band) adalah hasil MA-20 dikurang 2SD. Standar Deviasi adalah istilah untuk menunjukkan volatilitas harga, misalnya dengan mengukur perbedaan nilai harga penutupan dengan nilai rata-rata.  Semakin tinggi nilai Standar Deviasi maka menunjukkan volatilitas yang semakin tinggi, yang tercermin pada semakin lebar (renggang) jarak antara kedua garisnya (Upper Band da