google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 14 Oktober 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 14 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Oct 14, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street ditutup lebih rendah karena penundaan vaksin, mengurangi harapan stimulus

Wall Street melemah pada hari Selasa, dengan penghentian uji coba vaksin COVID-19 dan perjanjian stimulus AS yang sulit dipahami membebani sentimen saat musim pendapatan kuartal ketiga sedang berlangsung.

Dow Jones turun 157,71 poin atau 0,55% menjadi 28.679,81. S&P 500 kehilangan 22,29 poin atau 0,63% menjadi 3.511,93. Nasdaq Composite turun 12,36 poin atau 0,1% menjadi 11.863,90.

Sementara ketiga indeks saham utama ditutup di zona merah, keuntungan saham Microsoft Corp membantu mengurangi kerugian Nasdaq yang sangat berat. Johnson & Johnson mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka menghentikan uji klinis kandidat vaksin COVID-19 karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada peserta penelitian. Penundaan tersebut membebani saham perusahaan, bahkan setelah laporan laba rugi yang naik-turun. Sahamnya kehilangan 2,3%. Di akhir sesi, saingannya Eli Lilly & Co mengatakan pihaknya juga menghentikan uji coba antibodi virus korona karena masalah keamanan, mengirim sahamnya turun 2,9%.

Eropa

Bursa Eropa ditutup turun karena kekhawatiran vaksin J&J, bank merosot

Bursa Eropa turun pada hari Selasa karena langkah Johnson & Johnson untuk menghentikan uji klinis COVID-19 menimbulkan keraguan tentang timeline vaksin, sementara saham bank mengikuti penurunan dalam imbal hasil obligasi karena taruhan lebih banyak stimulus oleh Bank Sentral Eropa.

STOXX Eropa ditutup turun 0,6%.

Sebulan setelah AstraZeneca AZN.L menangguhkan uji coba tahap akhir kandidat vaksinnya, Johnson & Johnson JNJ.N mengatakan pihaknya telah menghentikan uji coba sementara karena penyakit yang tidak dapat dijelaskan pada peserta penelitian. Investor juga mencerna sinyal beragam tentang lebih banyak bantuan fiskal AS, dengan Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan tawaran baru-baru ini dari Presiden Donald Trump jauh dari yang dibutuhkan rakyat Amerika, tetapi menambahkan dia masih berharap kesepakatan dapat dicapai.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...