google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 15 Oktober 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 15 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Oct 15, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street berakhir setelah Mnuchin meredupkan harapan stimulus

Wall Street ditutup melemah pada hari Rabu, dipimpin lebih rendah oleh Amazon dan Microsoft, karena investor kehilangan harapan bahwa stimulus fiskal AS akan disetujui sebelum pemilihan presiden pada November.

Dow Jones turun 0,58% menjadi berakhir pada 28.514 poin. S&P 500 kehilangan 0,66% menjadi 3.488,67. Nasdaq Composite turun 0,8% menjadi 11.768,73.

Komentar suram dari Menteri Keuangan Steven Mnuchin bahwa kesepakatan kemungkinan tidak akan dibuat sebelum pemungutan suara ditambahkan ke sentimen rapuh menyusul laporan pendapatan kuartalan beragam dari pemberi pinjaman utama Wall Street. Saham AS telah menguat dalam sesi terakhir di tengah optimisme bahwa pemerintah akan memberikan stimulus baru untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh pandemi virus corona. Amazon turun 2,3% dan Microsoft kehilangan 0,9%, keduanya membebani lebih dari saham lain di S&P 500. Bank of America turun 5,3% dan Wells Fargo jatuh 6% setelah hasil kuartalan yang mengecewakan.

Eropa

Bursa Eropa turun karena kekhawatiran gelombang kedua, ketidakpastian Brexit

Bursa Eropa berakhir sedikit lebih rendah pada hari Rabu, memperpanjang penurunan dari hari sebelumnya karena lonjakan kasus virus korona memicu kekhawatiran penguncian yang lebih besar, dengan ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan Brexit juga mengurangi suasana.

Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1%.

Harapan lebih banyak stimulus untuk membantu bisnis keluar dari pandemi COVID-19 membantu bursa Eropa melacak kenaikan ekuitas global dalam beberapa minggu terakhir, tetapi prospek lebih banyak penguncian dan tanda-tanda penundaan vaksin telah merusak sentimen. Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada Selasa memberlakukan pembatasan baru pada pertemuan, restoran, olahraga, dan kegiatan sekolah.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...