google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Bumi Resources Minerals Tbk Akan Gelar HMETD total 1,6T Langsung ke konten utama

PT Bumi Resources Minerals Tbk Akan Gelar HMETD total 1,6T


Emiten pertambangan mineral, PT Bumi Resources Minerals Tbk., akan menggelar aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp1,6 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di Bursa Efek Indonesia, emiten berkode saham BRMS itu akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 22,9 miliar saham biasa seri b dari portepel bernilai nominal Rp50 dengan harga pelaksanaan Rp70 per saham.

Dengan demikian, perseroan berpotensi menghimpun dana segar mencapai Rp1,6 triliun.

Manajemen Bumi Resources Minerals menjelaskan bahwa dana hasil aksi itu setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha sebesar US$76,25 juta atau setara Rp1,114 triliun.

Selain itu, sebesar US$29,8 juta atau setara Rp435 miliar akan digunakan untuk pelunasan tagihan dalam rangka kegiatan operasional dan pengembangan unit usaha, termasuk persiapan pelaksanaan konstruksi dan pengoperasian pabrik pengolahan bijih emas dengan kapasitan 500 ton per hari yang telah dibayarkan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

“Sedangkan sisanya akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional terkait dengan proyek tambang emas dan perak yang dioperasikan oleh PT Citra Palu Minerals dan proyek tambang tembaga, emas dan perak yang dioperasikan oleh PT Gorontalo Minerals,” tulis Manajemen Bumi Resources Minerals seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Selasa (17/11/2020).

Adapun, Hartman International Pte. Ltd akan bertindak sebagai pembeli siaga untuk mengambil bagian sisa saham yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham sebanyak-banyaknya 6,22 miliar saham dengan harga pelaksanaan yang sama.

BRMS mengumumkan cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 22 Januari 2021. Selanjutnya, cum rights di pasar tunai 26 Januari 2021.

Sementara itu, recording date HMETD berlangsung pada 26 Januari 2021 dan distribusi pada 27 Januari 2021.

Di sisi lain, bersamaan dengan aksi itu BRMS juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 24,73 miliar waran seri II, di mana setiap 25 saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut melekat 27 Waran Seri II.

Waran Seri II itu memiliki harga pelaksanaan sebesar Rp70 per saham sehingga dana seluruhnya berjumlah Rp1,7 triliun yang dapat dilaksanakan mulai 28 Juli 2021 hingga 25 Januari 2024.

Selan itu, setelah pelaksanaan rights issue dan waran seri II maka pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya mengalami penurunan presentase kepemilikan atau dilusi sebanyak-banyaknya 40,15 persen.

Untuk diketahui, per 27 Oktober 2020 porsi kepemilikan saham BRMS terdiri atas 20,07 persen oleh First Financial Company Limited, sebesar 20,83 persen oleh Wexler Capital Pte, sebesar 8,83 persen oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), 8,36 persen oleh PT Bio-fuel Indo Sumatra, 7,04 persen Fountain City Investment Ltd., dan sebesar 34,87 persen oleh publik.

Di lantai bursa, pada penutupan perdagangan Selasa (17/11/2020) saham BRMS parkir di level Rp64 per saham, di posisi yang sama pada perdagangan sebelumnya. Sepanjang tahun berjalan 2020, BRMS naik 23,08 persen.

Sumber: BISNIS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...