Langsung ke konten utama

PT Jasamarga Related Business Kerjasama Dengan PT Pupuk Kujang


PT Jasamarga Related Business (JMRB) sebagai anak usaha Jasa Marga Tbk semakin gencar menjalin sinergi dengan berbagai mitra strategis. Termutakhir, PT JMRB sepakat melakukan kerja sama dengan PT Pupuk Kujang, Karawang, Kamis (12/11).

Guna mematangkan kerja sama tersebut, Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso dan Direktur Pengembangan Bisnis PT JMRB Dian Takdir Badrsyah melakukan lawatan ke Kantor Pusat PT Pupuk Kujang Cikampek.

Dalam kesempatan itu, dua anak perusahaan BUMN tersebut membicarakan perihal potensi kawasan yang dikelola oleh PT Pupuk Kujang seluas 238 Ha, yang rencananya akan dikembangkan menjadi kawasan mandiri.

"Kajian kerja sama ini meliputi pula penjajakan potensi dalam pemanfaatan lahan yang berbatasan langsung dengan Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Hal ini sejalan dengan rencana bisnis PT JMRB dalam mengembangkan Toll Corridor Development (TCD)," jelas Cahyo.

Cahyo menuturkan bahwa PT JMRB selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang bergerak di bidang pengembangan bisnis dan kawasan, siap memberikan potensi terbaiknya untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pengembangan kawasan tersebut.

Hal tersebut disambut baik oleh Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Maryadi. Ia berharap, kedua belah pihak dapat berkontribusi sebaik-baiknya dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Sehingga, kerja sama ini dapat berlanjut dan memberikan sumbangsih positif pada masing-masing pihak, terutama bagi kepentingan bangsa dan masyarakat.(end)

Kesepakatan kajian kerja sama antara PT JMRB dan PT Pupuk Kujang tersebut disahkan melalui MoU yang ditandatangani oleh direktur utama masing-masing pihak.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

EP ID Holdings Pte Ltd Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali PT. Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk

Perusahaan asal Singapura, EP ID Holdings Pte Ltd atau Edge Point akan segera resmi menjadi pemegang saham pengendali baru di PT. Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT). Untuk memuluskan aksi tersebut, Edge Point bakal melakukan Penawaran Tender Wajib atas saham - saham yang dimiliki pemegang saham publik dengan jumlah maksimal sebanyak 2,57 miliar lembar saham CENT dengan nilai nominal Rp100 per sahamnya. Jumlah ini mewakili 8,25% dari dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh CENT. Patut diketahui, Harga Penawaran Tender Wajib adalah Rp269 per Saham. Harga Penawaran Tender Wajib tersebut telah dihitung berdasarkan harga yang lebih tinggi antara Harga Pengambilalihan per Saham, dan rata-rata harga tertinggi harian saham yang diperdagangkan di BEI selama 90 hari sebelum tanggal 8 Juli 2021. "Pengendali Baru selaku Pihak Yang Menawarkan menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran sehubungan dengan Penawaran Tender Wajib

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

PT Hexindo Adiperkasa Tbk Bayar Dividen Tanggal 21 Oktober 2021

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) bakal membayarakan dividen pada tanggal 21 Oktober 2021. Demikian disampaikan Manajemen HEXA, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/9). Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa pemegang saham melalui RUPS belum lama ini telah menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, yaitu sebesar USD20.477.788 atau sebesar 80 % dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021, dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan sehingga setiap saham akan memperoleh dividen tunai sebesar USD0,024378. Adapun disa laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2021 sebesar USD5.119.447 dibukukan sebagai laba ditahan. "Dalam RUPS Menyetujui tambahan dividen tunai dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar USD0,059524 per saham yang akan dibayarkan atas 840.000.000 saham atau seluruhnya sebesar USD50.000.000 d