Langsung ke konten utama

PT Surya Media Citra Tbk Dapatkan Pinjaman IDR 1,5 T dari PT Bank HSBC Indonesia


PT Surya Media Citra Tbk (SCMA) dan anak usahanya, PT Surya Citra Televisi serta PT Indosiar Visual Mandiri telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman Rp 1,5 triliun dari Bank PT Bank HSBC Indonesia. 

Fasilitas pinjaman tersebut memiliki tenor selama 36 bulan terhitung sejak tanggal perjanjian. SCMA bakal menggunakan fasilitas tersebut untuk modal kerja perusahaan.

Pada akhir September 2020, Surya Citra Media memiliki total liabilitas Rp 1,32 triliun. Dari total liabilitas tersebut, utang berbunga SCMA hanya pinjaman bank yang jatuh tempo dalam waktu setahun sebesar Rp 11,23 miliar.

Sedangkan total ekuitas SCMA mencapai Rp 5,57 triliun. Saldo laba Surya Citra yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp 4,70 triliun.

Dari sisi kinerja, SCMA membukukan pendapatan iklan Rp 4,11 triliun, menyusut 16,29% dari periode yang sama tahun lalu. Tapi, pendapatan lain-lain SCMA justru naik 31,69% menjadi Rp 277,36 miliar.

Alhasil, total pendapatan kotor SCMA mencapai Rp 4,39 triliun, turun 14,26% secara tahunan. Laba bersih Surya Citra Media melorot 9,31% menjadi Rp 913,61 miliar hingga akhir September.

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, SCMA memberikan potongan penjualan sebesar Rp 806,64 miliar atau 18,37% dari total pendapatan kotor periode Januari-September tahun ini.

Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Pengertian BREAKOUT dan Contohnya

Apa Arti Breakout? Breakout mengacu pada keadaan ketika harga suatu aset bergerak di atas area resistance , atau bergerak di bawah area support. Breakout menunjukkan potensi harga untuk memulai tren di arah breakout. Misalnya, penembusan ke atas dari pola grafik dapat mengindikasikan harga akan mulai tren lebih tinggi. Breakout yang terjadi pada volume tinggi (relatif terhadap volume normal) menunjukkan keyakinan yang lebih besar yang berarti harga lebih cenderung untuk tren ke arah itu. Breakout Dalam Saham Breakout adalah ketika harga bergerak di atas level resistance atau bergerak di bawah level support. Breakout bisa bersifat subjektif karena tidak semua pedagang akan mengenali atau menggunakan level support dan resistance yang sama. Breakout memberikan peluang perdagangan yang baik. Tembusan ke atas menandakan pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi beli atau menutup posisi sell. Tembusan ke bawah memberi sinyal pada pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi j

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba