google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham GGRM, AALI, EXCL dan SMRA oleh MNC Sekuritas | 9 November 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham GGRM, AALI, EXCL dan SMRA oleh MNC Sekuritas | 9 November 2020


MNC Daily Scope Wave

9 November 2020

Menutup pekan kemarin (6/11), IHSG kembali ditutup menguat 1,4% di level 5,335. Kami perkirakan saat ini, posisi IHSG sudah mengenai target ideal dari wave (v) dari wave [c] dari wave B, sehingga penguatan IHSG sudah relatif terbatas. Dalam jangka pendek, IHSG rentan terkoreksi ke area 5,120-5,230 terlebih dahulu. Namun, apabila IHSG menembus 5,382, maka IHSG mengalami ekstensi untuk membentuk skenario merah wave [i] dari wave 3 dari wave (C) atau wave (3).

Support: 5,200, 5,073

Resistance: 5,382, 5,400

GGRM - Buy on Weakness (41,800)

Menutup pekan kemarin (6/11), GGRM ditutup menguat 1,5%. Selama tidak terkoreksi kembali di bawah 40,000, maka saat ini posisi GGRM sedang berada di awal wave 3 dari wave (C) pada skenario biru. Hal ini berarti, GGRM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 40,900-41,400

Target Price: 43,300, 44,900, 47,000

Stoploss: below 40,000

AALI - Buy on Weakness (10,900)

AALI kembali ditutup menguat 1,2% ke level 10,900 pada perdagangan Jumat (6/11). Saat ini posisi AALI kami perkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii] dari wave 5. Sehingga, AALI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 10,700-10,900

Target Price: 12,000, 12,500, 13,000

Stoploss: below 10,350

EXCL - Buy on Weakness (2,180)

Pergerakan EXCL pada Jumat kemarin (6/11) tertahan oleh MA60 dan ditutup menguat 3,3% di level 2,180. Kami memperkirakan posisi EXCL sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Sehingga, EXCL berpotensi menguat.

Buy on Weakness: 2,100-2,170

Target Price: 2,300, 2,500

Stoploss: below 1,980

SMRA - Sell on Strength (705)

Jumat lalu (6/11), SMRA menguat signifikan sebesar 6,8% dan ditutup di level 705. Kami memperkirakan posisi SMRA sedang berada di wave 5 dari wave (C), sehingga SMRA rentan terkoreksi. Level koreksi SMRA terdekat kami perkirakan berada pada area 685 dan selanjutnya pada rentang 600-650.

Sell on Strength: 710-740

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...