Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TKIM, EXCL, JSMR dan HMSP oleh MNC Sekuritas | 30 November 2020


MNC Daily Scope Wave

30 November 2020


IHSG kembali ditutup menguat 0,4% ke level 5,783 pada perdagangan di akhir pekan kemarin (27/11). Kami perkirakan terjadi ekstensi pada wave v dari wave (v) dari wave [iii], hal tersebut berarti IHSG akan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Adapun rentang penguatan IHSG diperkirakan berada pada 5,820-5,900. Namun demikian, kami tetap mengingatkan bahwa penguatan IHSG ini sudah berada di akhir dari wave v dari (v) dari wave [iii], jadi IHSG akan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dengan rentang 5,500-5,650.

Support: 5,715, 5,520

Resistance: 5,840, 5,960


TKIM - Buy on Weakness (7,475)

Pada perdagangan Jumat kemarin (27/11), TKIM ditutup menguat 1,7% ke level 7,475. Saat ini pergerakan TKIM kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave 5. Hal tersebut berarti, TKIM masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 7,250-7,400

Target Price: 7,775, 8,000

Stoploss: below 7,075


EXCL - Buy on Weakness (2,530)

Menutup pekan kemarin (27/11), EXCL ditutup terkoreksi 0,4% ke level 2,530. Selama EXCL belum mampu menembus 2,600, maka saat ini EXCL sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, EXCL masih rentan koreksi dahulu dan koreksi ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan buy on weakness.

Buy on Weakness: 2,350-2,500

Target Price: 2,600, 2,800

Stoploss: below 2,290


JSMR - Sell on Strength (4,400)

Jumat kemarin (27/11), JSMR ditutup menguat 0,5% ke level 4,400. Selama JSMR belum mampu menembus resistance 4,640, maka pergerakan JSMR akan cenderung terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dari wave 3 dari wave (C). Adapun level koreksi JSMR berada pada rentang 4,000-4,200, level koreksi tersebut dapat dijadikan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 4,500-4,550


HMSP - Sell on Strength (1,600)

HMSP ditutup menguat 0,9% ke level 1,600 pada perdagangan Jumat kemarin (27/11). Kami perkirakan saat ini HMSP sedang berada di akhir wave [i] dari wave 3, hal tersebut berarti penguatan HMSP akan cenderung terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [ii] dari wave 3. Adapun level koreksi HMSP berada pada rentang 1,480-1,560, level koreksi tersebut dapat dijadikan level buyback.

Sell on Strength: 1,600-1,640


Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Pengertian BREAKOUT dan Contohnya

Apa Arti Breakout? Breakout mengacu pada keadaan ketika harga suatu aset bergerak di atas area resistance , atau bergerak di bawah area support. Breakout menunjukkan potensi harga untuk memulai tren di arah breakout. Misalnya, penembusan ke atas dari pola grafik dapat mengindikasikan harga akan mulai tren lebih tinggi. Breakout yang terjadi pada volume tinggi (relatif terhadap volume normal) menunjukkan keyakinan yang lebih besar yang berarti harga lebih cenderung untuk tren ke arah itu. Breakout Dalam Saham Breakout adalah ketika harga bergerak di atas level resistance atau bergerak di bawah level support. Breakout bisa bersifat subjektif karena tidak semua pedagang akan mengenali atau menggunakan level support dan resistance yang sama. Breakout memberikan peluang perdagangan yang baik. Tembusan ke atas menandakan pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi beli atau menutup posisi sell. Tembusan ke bawah memberi sinyal pada pedagang untuk kemungkinan mendapatkan posisi j

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba