Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 4 Desember 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Dec 4, 2020)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Nasdaq mencapai rekor tertinggi, S&P 500 berakhir lebih rendah

Indeks Komposit Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi pada hari Kamis, diangkat oleh Tesla Inc, sementara S&P 500 jatuh setelah laporan bahwa Pfizer Inc telah memangkas target peluncuran vaksin COVID-19.

Dow Jones naik 0,29% menjadi 29.969,52 poin. S&P 500 kehilangan 0,06% menjadi 3.666,72. Komposit Nasdaq naik 0,23% menjadi 12.377,18.

Tesla melonjak 5% setelah Goldman Sachs meningkatkan sahamnya menjadi "beli" menjelang penambahan produsen mobil listrik itu ke indeks S&P 500. Tesla adalah saham Wall Street yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan nilai, dengan sekitar $25 miliar saham yang dipertukarkan, menurut data Refinitiv, lebih dari dua kali lipat Boeing, di tempat kedua. Kemajuan dalam mengembangkan vaksin COVID-19 yang berfungsi sebelum akhir tahun telah mendorong indeks utama Wall Street ke rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir. Terlepas dari kehancuran ekonomi yang disebabkan oleh pandemi, S&P 500 telah naik sekitar 13% pada tahun 2020.

Eropa

Bursa Eropa berakhir datar: Penambang, Rolls-Royce mengangkat FTSE 100 ke level tertinggi enam bulan

Bursa Eropa berakhir sedikit berubah pada hari Kamis, karena lonjakan saham material dan Rolls-Royce membantu melawan data aktivitas bisnis yang suram dari wilayah tersebut dan ketidakpastian kesepakatan perdagangan Brexit.

STOXX 600 Eropa datar +0,008% menjadi 391,72.

FTSE 100 London membalikkan kerugian untuk mencapai level tertinggi enam bulan, naik 0,4%, dengan penambang Rio Tinto, Glencore dan Anglo American memberikan dorongan terbesar pada rekor harga bijih besi dan tembaga yang mengapung. Menjaga sentimen tetap terkendali adalah komentar hati-hati pada kesepakatan perdagangan pasca-Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Kesenjangan yang signifikan masih tersisa pada tiga masalah utama dalam negosiasi, kata pejabat Uni Eropa.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr