Saham BUMI | GELAR RUPS, BUMI UBAH SUSUNAN KEPENGURUSAN


IQPlus (28/07) - Manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya berhasil menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Demikian disampaikan Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava, dalam keterangan tertulisnya.

Dileep mengatakan bahwa, dalam Rapat tersebut telah di setujui beberapa atau sekitar tujuh agenda yang diusung seperti persetujuan atas Laporan Pertanggungjawaban Direksi atas jalannya Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, pengesahan neraca dan perhitungan Laba/Rugi untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, penetapan penggunaan laba Perseroan, penunjukan Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, perubahan dan penetapan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Kemudian, pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk menerbitkan saham-saham baru sehubungan dengan pelaksanaan konversi Obligasi Wajib Konversi (OWK) yang diterbitkan oleh Perseroan, sebagaimana telah memperoleh persetujuan oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan tanggal 7 Februari 2017. 

Dileep menegaskan, pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan telah memenuhi kuorum kehadiran, yaitu dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 26.388.540.831 saham atau 39,295% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yaitu sebesar 67.154.638.252 saham. "Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 15 dan Pasal 11 ayat (1.d) Anggaran Dasar Perseroan untuk penyelenggaraan Rapat kedua ini, maka Rapat dinyatakan sah dan dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat Perseroan. Dan seluruh agenda memperoleh persetujuan para pemegang saham," katanya.

Di salah satu agendanya, pemegang saham BUMI menyepakati pengunduran diri komisaris Wayne Yao (Wen Yao) dan pengangkatan Benjamin Bao (Jianmin Bao) sebagai komisaris. Pengunduran diri dan pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak tanggal ditutupnya rapat. Adapun untuk pengangkatan komisaris baru akan berlaku hingga RUPST 2022.

Dalam rapat, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali  R. Eddie Junianto Subari sebagai komisaris. Pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak tanggal ditutupnya rapat hingga RUPST tahun 2025.

Dengan demikian Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BUMI menjadi:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Nalinkant Amratlal Rathod
Komisaris Independen : Anton Setianto Soedarsono
Komisaris Independen : Kanaka Poeradiredja
Komisaris Independen :  Y.A Didik Cahyanto
Komisaris : R. Eddie Junianto Subari
Komisaris :  Thomas Myer Kearney
Komisaris : Jinping Ma
Komisaris Perseroan : Benjamin Bao

Dewan Direksi
Presiden Direktur : Saptari Hoedaja
Direktur :  Andrew C. Beckham
Direktur Independen : Dileep Srivastava
Direktur  : R.A. Sri Dharmayanti
Direktur : Linjun Zhang
Direktur :  Xuefeng Ruan
Direktur :  Yingbin Ian He

Sementara kata Dileep, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan hanya memenuhi syarat kuorum kehadiran untuk mata acara pertama yaitu dihadiri oleh 40,346% pemegang saham yang mewakili 27.094.362.015 saham. "Pada mata acara kedua RUPSLB, persyaratan kuorum kehadiran sebesar 60% tidak terpenuhi. Perseroan akan segera mengumumkan tanggal penyelenggaraan RUPSLB ketiga untuk mata acara kedua ini, dengan kuorum yang direvisi sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,"ungkapnya. (end/as)

Saham RISE | PENDAPATAN JAYA MAKMUR SENTOSA TURUN JADI Rp73,96 MILIAR HINGGA JUNI 2020


IQPlus, (28/07) - PT Jaya Makmur Sentosa Tbk (RISE) meraih pendapatan usaha sebesar Rp73,96 miliar hingga periode 30 Juni 2020 turun dari pendapatan usaha Rp94,50 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp49,01 miliar dari beban pokok pendapatan Rp57,66 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp24,95 miliar dari laba bruto Rp36,84 miliar tahun sebelumnya.

Rugi sebelum pajak diderita Rp17,13 miliar usai meraih laba sebelum pajak Rp3,22 miliar dan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp10,18 miliar dari laba Rp4,09 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp2,34 triliun hingga periode 30 Juni 2020 turun tipis dari jumlah aset Rp2,36 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (end)

Saham INAF | INDOFARMA SIAP JADI TULANG PUNGGUNG ALKES NASIONAL


IQPlus, (28/07) - Manajemen PT Indofarma Tbk (INAF) saat ini tengah menggenjot semua lini bisnisnya agar selalu tumbuh. Pihaknya tak ingin melihat pertumbuhan hanya dari bisnis farma semata.

"Kita punya tiga yaitu Farma, Alat Kesehatan (Alkes) dan satu lagi itu Herbal. Saat ini porsi paling besar masih Farma, kedepan kita ingin semuanya tumbuh merata,"kata Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto, di acara launcing produk dan webinar dalam rangka Hari Jadi ke-102 Indofarma.

Didepan Induk Usahanya, PT Bio Farma (Persero) Tbk, INAF berharap Perusahaan bisa menjadi tulang punggung alat kesehatan (alkes) nasional. Hal itu diwujudkan dengan diluncurkannya enam produk baru alat kesehatan oleh Indoframa yakni, masker INA Mask, hand sanitizer CLIND, alat pemeriksaan kesehatan mandiri Teledoc, emergency ventilator INAVENT, alat untuk mengukur komposisi tubuh Indofarma InBody Test, dan mesin untuk cuci darah (hemodialisa) Hemodind.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Indofarma, Herry Triyatno mengungkapkan jika pada tahun ini persseroan memang akan menggenjot kinerja dengan mengencangkan penjualan alat kesehatan. Ini dilakukan untuk merubah protofolio perseroan yang tadinya lebih besar di farmasi menjadi dominan di alkes.

"Indofarma, kita pelan-pelan tingkatkan alkes. Penjualan di semester pertama total Rp447 miliar itu hampir 60% dari alkes. Di semester kedua kita harapkan terus meningkat penjualannya. Tapi farmasi juga akan meningkat karena kita di semester 3 dan 4 banyak dari pemerintah,"tegasnya.

Dirinya menuturkan bahwa keenam produk ini dihadirkan untuk melengkapi portofolio alkes perseroan. Ia pun berharap dengan adanyaa produk baru ini akan membuat kinerja perusahaan akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Ini untuk melengkapi produk yang ada di kita. Kita akan tambah terus produk baru, masih ada viral transport medium (VTM) sudah ada oem juga, kemudian rapid test, kemudian bahan baku untuk masker. Indofarma akan memperbaiki diri dengan melengkapi berbagia produk dan diharapkan jadi tulang punggung alkes nasional."

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya masih optimis pada tahun ini akan membukukan untung meski di semester pertama masih mencatat kerugian. "Semoga kita survive, di 2018 kita rugi, di 2019 laba, di 2020 akan lebih baik. Kita juni masih merugi tipis, tapi dari Maret sampai juni penjualan meningkat. Akhir tahun kita optimis," pungkasnya. (end/as)

Saham DMMX | DUA PERUSAHAAN KRENA GROUP KOLABORASI DENGAN TRANSJAKARTA LUNCURKAN "KASIRKU"


IQPlus, (28/07) - Seiring dengan meningkatnya perhatian publik terkait social distancing dan masalah keselamatan publik, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bekerja sama dengan PT Multidaya Dinamika (MDD), entitas anak PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), bersama dengan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), salah satu anggota grup usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), untuk meluncurkan kios digital KasirKu, platform transaksi interaktif mandiri untuk membeli dan melakukan layanan top-up kartu prepaid/e-money.

Kios digital ini juga dilengkapi dengan infrastruktur iklan berbasis cloud DMMX, sehingga memberikan pengalaman tambahan bagi para pengguna halte bus Transjakarta yang dapat mencapai 1 juta penumpang setiap harinya. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan layanan digital, khususnya pembayaran dan transaksi, dalam rangka mendukung physical distancing dan meminimalkan interaksi manusia langsung bagi pengguna transportasi harian.

Asep Triono, Direktur MDD, mengatakan, "Kami sangat gembira dapat bekerja sama dengan Transjakarta dan DMMX untuk menyederhanakan proses perjalanan para penumpang Transjakarta. Kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kami untuk mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) pemerintah. Selain itu, inisiatif digital ini akan memberikan fasilitas bagi para komuter reguler untuk meminimalkan kontak antar manusia dan menjalankan social distancing yang disarankan,"

"Target kami sudah memasang kios digital di 236 titik di halte bus Transjakarta pada bulan depan. MDD dan Transjakarta akan terus mengembangkan kolaborasi ini, baik dalam hal penyebaran KasirKu dan berbagai inisiatif tambahan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan bagi penumpang Transjakarta."tambah Asep.

Budiasto Kusuma, Direktur Utama DMMX, menjelaskan, "Dengan solusi periklanan berbasis cloud dari DMMX yang melengkapi kios digital KasirKu, nilai guna kios akan berlipat ganda sebagai sarana yang menarik bagi berbagai perusahaan untuk memasarkan produk mereka kepada pengguna Transjakarta. Sebagai bagian dari kolaborasi ini, DMMX akan menghubungkan kios-kiosnya dengan Advertising Exchange Hub (Adex Hub), yang akan memfasilitasi konten iklan yang dinamis pada layar. DMMX berharap dapat membantu Transjakarta meningkatkan proses operasional sehari-hari dan memanfaatkan potensi pengguna jasa angkutan di lokasi halte Transjakarta."

Nadia Diposanjoyo, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, mengatakan, "Transjakarta memberlakukan kebijakan penghilangan layanan loket isi ulang dan pembelian kartu menggunakan uang tunai dan QR Code di seluruh loket halte guna mencegah penularan COVID-19, dan mulai hari ini, mesin otomatis isi ulang sudah tersedia di beberapa halte koridor yang diuji cobakan untuk kenyamanan pelanggan. Pelanggan dapat membeli kartu perdana atau melakukan pengisian ulang atau top up kartu elektronik dengan menggunakan uang tunai atau nontunai dengan QR Code QRIS."

Kolaborasi ini memiliki potensi pasar dengan lebih dari 1 juta penumpang Transjakarta setiap harinya. Beroperasi sejak 2004, Transjakarta adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Asia Selatan, dan tetap menjadi moda transportasi pilihan bagi banyak penduduk Jakarta. Inisiatif bersama ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah yang sedang berjalan untuk beradaptasi dengan Era "New Normal" di DKI Jakarta, yang mendorong masyarakat untuk menjaga jarak sosial dan mengurangi interaksi antar manusia. (end/as)

Saham ANTM | ANTAM PERKUAT NILAI TAMBAH PRODUK EMAS SEIRING TUMBUHNYA PERMINTAAN


IQPlus, (28/07) - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi produk dan penjualan emas untuk meningkatkan nilai tambah produk serta kemudahan akses kepada para pelanggan untuk membeli emas Antam seiring dengan tumbuhnya kesadaran berinvestasi emas di tengah tren kenaikan harga emas dan fluktuasi nilai tukar.

Sejalan dengan upaya tersebut, Antam melalui unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia (UBPP LM) belum lama ini memperkenalkan produk emas "GIFT SERIES" dengan tema "Happy Birthday" dan "Barakallahu Fii Umrik" tema tersebut melengkapi lima varian produk emas yang telah diluncurkan pada 2019 lalu.

Produks emas "GIFT SERIES" ini melengkapi koleksi emas yang ditawarkan kepada para pelanggan selain produk emas batangan standar, produk emas klasi, produk emas custom dan produk-produk khusus lainnya seperti emas seri batik Indonesia, koin dinar dan dirham serta produk emas Bezzel yang ada saat ini.

Guna menjaga kualitas layanan yang prima di tengah kondisi new normal Pandemic covid-19 saat ini, ANTAM melalui UBPP LM menerapkan mekanisme penjualan emas secara online dan transaksi penjualan & buyback melalui aplikasi whatsapp. Melalui jaringan butik emas logam mulia yang tersebar di 11 kota di Indonesia dan penjualan sales canvassing di beberapa lokasi. (end)

Saham KLBF | KALBE FARMA EDUKASI KESEHATAN PERINGATI HARI HEPATITIS SEDUNIA


IQPlus, (28/07) - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menyelenggarakan edukasi kesehatan kepada media massa secara daring dengan tema .Ayo Deteksi Dini Hepatitis B. dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, Senin.

"Ini sebagai bentuk komitmen Kalbe dalam meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, salah satunya melalui upaya pencegahan penyakit hepatitis," kata Pharma Marketing Director PT Kalbe Farma Tbk Ridwan Ong di Jakarta.

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan Kalbe tersebut bekerja sama dengan Pengurus Besar Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI). Perusahaan itu berupaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit hepatitis, khususnya Hepatitis B.

Hal itu dilakukan dengan mengajak masyarakat untuk melakukan deteksi dini agar dapat memutus rantai ancaman penularan infeksi Hepatitis B. .Rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Hepatitis Sedunia ini sejalan dengan program pengendalian hepatitis yang dilakukan oleh pemerintah,. katanya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengenalan Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI dr Wiendra Waworuntu mengatakan masalah hepatitis di Indonesia masih cukup besar dimana jenis hepatitis yang banyak menginfeksi penduduk Indonesia adalah Hepatitis B.

Menurutnya, program nasional dalam pencegahan dan pengendalian virus Hepatitis B saat ini fokus pada pencegahan penularan ibu ke anak, karena sekitar 95 persen penularan Hepatitis B adalah secara vertikal, yaitu dari ibu yang positif Hepatitis B ke bayi yang dilahirkannya.

"Untuk itu kami sangat menekankan kepada seluruh masyarakat agar melakukan deteksi dini Hepatitis B," ujar dia.(end)

Saham BBCA | BCA PROSES PENGAJUAN RESTRUKTURISASI KREDIT Rp115 TRILIUN


IQPlus, (28/07) - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan pihaknya memproses pengajuan restrukturisasi sebesar Rp115 triliun atau 20 persen dari total portofolio kredit yang berasal dari 118 ribu nasabah sepanjang Maret hingga Juni 2020.

"BCA fokus mendukung nasabah untuk menghadapi kondisi perlambatan bisnis dengan memberikan restrukturisasi kredit secara selektif pada berbagai segmen," katanya dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.

Sementara per 30 Juni 2020, Jahja menuturkan total kredit yang telah selesai direstrukturisasi tercatat sebesar Rp69,3 triliun atau 12 persen dari total portofolio kredit.

Ia memperkirakan adanya potensi peningkatan kredit yang direstrukturisasi mencapai 20 persen sampai 40 persen dari total total portofolio kredit yang berasal dari 200 ribu hingga 250 ribu nasabah

ÿami melihat adanya kemungkinan peningkatan kredit yang direstrukturisasi," ujarnya.

Jahja pun berharap program restrukturisasi kredit dapat diperpanjang karena pihak perbankan membutuhkan waktu untuk berbenah terkait cashflow dan provitability.

"Untuk perpanjangan kita harapkan sekali agar bank cukup waktu berbenah kapasitas masing-masing CKPN sehingga saat nanti relaksasi atau back to normal sudah siap," katanya.(end)

Rekomendasi Saham MIKA, ERAA, ASII oleh Mirae Asset Sekuritas 28 Juli 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

July 28, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,116.67 (+0.66%), test resistance at 5,140, trading range 5,066-5,140. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator W%R optimized  mulai bergerak naik. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized juga masih cenderung naik namun mulai terbatas .Daily support di 5,066 dan daily resistance di 5,140. Cut loss level di 5,050.

MIKA Daily, 2,400(+2.56%), trading buy, trading range 2,340 – 2,460. Indikator MFI dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support  di 2,340 sementara itu daily resistance di 2,460.Cut loss level di 2,330.

ERAA Daily, 1,495 (+2.40%), trading buy, trading range 1,470 – 1,520. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Daily support  di 1,470 sementara itu daily resistance  di  1,520 .Cut loss level  di  1,450.

ASII Daily, 5,125 (+1.49%), buy on weakness, trading range 5,025 – 5,200. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas. Perkiraan daily support di 5,025 dan daily resistance di 5,200.Cut loss level  4,975.

Analisa Saham INTP | 28 Juli 2020


Saham INTP pada tanggal 28 Juli 2020 ditutup menguat pada harga 12300, naik 0,61% dengan candlestick doji. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 33% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah mendatar. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi :
Beli
Jika naik di atas 12500 maka berpeluang ke 13700-14250
Jika turun di bawah 12175 maka berpeluang ke 11975-11525

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Rekomendasi Saham TLKM, TINS, BBRI, BRPT oleh MNC Sekuritas 28 Juli 2020

MNC Daily Scope Wave

28 Juli 2020

Mengawali pekan ini (27/7), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 5,116 namun penguatannya tertahan oleh MA5. Selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5,030, maka kami memperkirakan IHSG masih berada pada awal wave [c] dari wave 5. Hal ini berarti IHSG masih berpeluang untuk menguat kembali. Meskipun demikian, tetap kami ingatkan kembali, perhatikan support 5,030, apabila berhasil tertembus maka kami memperkirakan IHSG memiliki kecenderungan untuk menguji level 4,950-5,000.
Support: 5,030, 4,982
Resistance: 5,150, 5,260

TLKM - Spec Buy (3,040)

Kemarin (27/7), TLKM ditutup menguat 0,7% ke level 3,040 dan pergerakannya tertahan oleh MA5. Selama TLKM tidak terkoreksi ke bawah 2,970, maka posisi TLKM saat ini sudah berada di akhir wave (ii) dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, koreksi TLKM sudah relatif terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 3,010-3,040
Target Price: 3,150, 3,300, 3,450
Stoploss: below 2,970

TINS - Buy on Weakness (725)

TINS menguat cukup signifikan sebesar 6,6% dan menembus resistancenya di 720 pada perdagangan kemarin (27/7). Kami memperkirakan penguatan TINS saat ini merupakan bagian dari wave (c) dari wave [v] dari wave C, dimana TINS kami perkirakan masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 695-725
Target Price: 750, 780
Stoploss: below 670

BBRI - Buy on Breakout (3,150)

Kemarin (27/7), BBRI menguat 1,9% ke level 3,150. Kami memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada pada wave [iii] dari wave C, hal ini berarti BBRI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Penguatan BBRI ini akan lebih terkonfirmasi apabila dapat menembus resistancenya di level 3,180.
Buy on Breakout: 3,180
Target Price: 3,270, 3,440
Stoploss: below 3,030

BRPT - Sell on Strength (1,095)

BPRT terkoreksi agresif 6,8% ke level 1,095 dan disertai dengan tekanan jual yang besar. Kami memperkirakan, selama BRPT belum mampu kembali menguat di atas 1,270-1,300, maka posisi BRPT masih menjadi bagian dari dari wave C dari wave (B) sehingga BRPT rentan untuk terkoreksi kembali. Level koreksi BRPT terdekat kami perkirakan berada pada area 1,080 dan idealnya berada di 850-950.
Sell on Strength: 1,095-1,160

Disclaimer On

Analisa Saham BBRI | 28 Juli 2020


Saham BBRI pada tanggal 27 Juli 2020 ditutup menguat pada harga 3150, naik 1,94%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 99% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah atas dan baru saja mengalami Golden Cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi :
Beli jika di atas 3180
Jika naik di atas 3250 maka berpeluang ke 3370
Jika turun di bawah 3090 maka berpeluang ke 3030

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap
Pola Candlestick Saham Lengkap
Indikator Saham Lengkap
Dasar-dasar Investasi Saham :

Update Harga Komoditas dan Indeks | 28 Juli 2020

Good morning,

Stocks rise to start the week as Amazon and Apple lead tech higher, gold hits record

U.S. stocks rose on Monday with the major tech names outperforming as investors braced for a big week of corporate earnings and lawmakers continued coronavirus stimulus negotiations.

Dow.......26585   +114.9       +0.43%
Nasdaq..10536  +173.1       +1.67%
S&P 500..3239   +23.8         +0.74%
 
FTSE.......6105       -18.9        -0.31%
Dax.........12839    +0.6          +0.00%
CAC.........4940     -16.8         -0.34%

Nikkei....22715      -36.8         -0.16%
HSI........24603       -102.07    -0.41%
Shanghai .3205     +8.5           +0.26%
ST Times.2576      -3.7            -0.14%

IDX......5116.67     +33.67      +0.66%
LQ45....800.36      +9.23         +1.17%
 
Indo10Yr....7.1205      -0.0019   -0.03%
ICBI...........291.0605  +0.1135  +0.04%
US10Yr........0.6090    +0.0200  +3.40%
VIX...............24.79    -1.05       -4.06%
 
USDIndx .....93.7020  -0.7330   -0.78%
Como Indx....143.82  +0.78      +0.54%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.........5.79    -0.49      -7.80%
 (Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS....118.278   -0.707   -0.594%
 (5-yr INOCD5)  
 
IDR.....14535.00   -75.00   -0.51%
Jisdor...14605      -9.00      -0.06%


Euro.........1.1748  +0.0092   +0.79%

TLKM...20.83   +0.29    +1.41%
(3030)
EIDO...19.28    +0.22   +1.15%
EEM.....43.81    +0.67   +1.55%
 
Oil............41.62       +0.28       +0.68%
Gold .....1958.20    +33.00    +1.71%‼
Timah....18002.50 +397.50 +2.26%
Nickel....13792.50  +170.00  +1.25%
 
Coal price...52.25   +0.25     +0.48%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...52.20    -0.90      -1.69%
(Agt/Newcastle)
Coal price....49.50  -0.05       -0.10%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price....49.85   -0.90      -1.77%
(Agt/ Rotterdam)
 
CPO(Sept,).. 2750  -104      -3.64%!!
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............334.50   -0.50      -0.15%
SoybeanOil...30.15   -0.22      -0.72%
Wheat.........526.50   -13.00   -2.41%
 
Rubber........158.80   -0.80     -0.50%

( DE/ Phintraco(AT)  28-07-20)