PT Link Net Tbk. (LINK) Perpanjang Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN


PT Link Net Tbk. (LINK) mengaku, pihaknya telah memperpanjang jangka waktu Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN (Perjanjian) dengan PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan dari PT PLN (Persero). Hal tersebut disampaikan Johannes Corporate Secretary, di Jakarta, Selasa (1/9).

Tercapainya kesepakatan untuk perpanjangan Perjanjian tersebut, menurut Johannes, tidak lepas dari upaya dan koordinasi intensif yang dilakukan oleh Perseroan dengan ICON+, serta dukungan penuh dari PT PLN (Persero) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. "Kami berterima kasih atas segala kerjasama dan upaya yang telah diberikan selama ini oleh seluruh pihak terkait,"ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, perpanjangan jangka waktu Perjanjian memberikan hak bagi Perseroan untuk memanfaatkan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN guna penempatan Jaringan Link Net sampai dengan akhir Juni 2022 (termasuk grace period selama 6 bulan).

Seperti diketahui, ICON+ merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang diberi tugas dalam pengelolaan pemanfaatan tiang listrik PLN untuk telematika. ICON+ menyewakan tiang listrik ke provider jaringan TV kabel, di antaranya Link Net. Sedangkan Link Net merupakan induk usaha PT First Media Tbk. (KBLV) yang dimiliki oleh konglomerat Mochtar Riady dari Lippo Group. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Membeli 2 Mesin Gas Generating Set


PT Mayora Indah Tbk (MYOR) membeli mesin senilai Rp15,07 miliar dari PT Nutrindo Bogarasa (NBR). Transaksi afiliasi ini dilakukan pada tanggal 27 Agustus 2020.

Sekretaris Perusahaan MYOR Yuni Gunawan, menuturkan, dalam pembelian mesin perusahaan menggunakan dana kas internal. "Kami membeli 2 mesin gas generating set milik NBR,"katanya dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (1/9).

Lebih lanjut Yuni menjelaskan bahwa, pembelian mesikn dilakukan MYOR agar dapat melakukan efisiensi terhadap beban pokok penjualan yaitu utilisasi dan energi Perseroan. Namun sayangnya, Yuni tidak membeberkan lebih jauh berapa besar beban yang bisa ditekan setelah pembelian mesin tersebut.

Yuni mengaku, ini bagian dari upaya efisiensi yang harus dilakukan oleh MYOR di tengah tantangan bisnis dan khususnya menghadapi Pandemi Covid-19. Diharapkan dengan diterapkannya efisiensi serta prinsip kehati- hatian ini, dapat menjaga kinerja agara terus berjalan dengan stabil.

"Efisiensi menjadi keharusan bagi kami, ini adalah salah satu cara penghematan di bidang penggunaan energi. Dua mesin ini dapat digunakan langsung, jadi bisa langsung mengurangi biaya utilisasi dan energi MYOR,"tegasnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) Akan Bagikan Dividen Rp3 per Saham


PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) berencana memberikan apresiasi kepada pemegang sahamnya dalam bentuk dividen. Dividen tersebut berasal dari perolehan keuntungan Perseroan di sepanjang tahun 2019.

Direktur Utama DPNS Siang Hadi Widjaja menuturkan bahwa, rencana pembagian dividen itu telah di setujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). "Total dividen yang kita bagikan kali ini sekitar Rp900 juta atau Rp3 per saham,"ujarnya.

Dalam keterangannya, Hadi juga menyampaikan, tahun ini perusahaan mengalami tantangan bisnis terutama Pandemi Covid-19. Akan tetapi,perusahaan berkomitmen untuk tetap membukukan laba bersih ditengah tantangan.

"Strateginya, kami akan terapkan efisiensi, apalagi kinerja ekspor Indonesia juga tertekan.Kami akan lebih berhati-hati dalam memasarkan produk, mempertahankan mutu lem dan rutin melakukan kunjungan ke pabrik-pabrik pelanggan, agar kualitas produk tetap terjaga serta dapat bersaing dan bertahan,"tegasnya. (end/as)


Sumber: IQPLUS

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) Akan Lakukan Perluasan Fasilitas Produksi Ban


 PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membeli lahan seluas 80.020 meter persegi di dekat fasilitas produksi yang sudah ada. Pembelian aset berupa tanah di Jalan Raya Serang KM 7, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten ini, sengaja dilakukan dalam rangka pengembangan usaha. Rencananya kedepan, lahan ini akan dibangun gudang dan perluasan fasilitas produksi ban jenis komersial dengan konstruksi radial yaitu truck bus radial.

Dalam keterangan tertulinya, Manajemen GJTL menjelaskan bahwa, pihaknya telah membeli lahan tersebut senilai Rp242,05 miliar. Adapun pembayarannya, akan dilakukan secara bertahap.

"Dibayar secara bertahap. Untuk tahap pertama, kami akan membayar sebesar Rp 48,41 miliar pada tanggal penandatanganan akta perjanjian pengikatan jual beli tanggal 28 Agustus 2020. Sedangkkan sisanya yang sebesar Rp 193,64 miliar, selambatnya pada saat penandatanganan akta jual beli atas tanah dan bangunan di hadapan PPAT pada 26 Februari 2021."terang Manajemen GJTL.

Pasalnya, lahan yang dibeli oleh GJTL ini awalnya milik PT Softex Indonesia. Dengan demikian, hal ini dapat dikatakan transaksi afiliasi. Gajah Tungga mengklaim, pihaknya telah membeli aset dengan harga lebih rendah sekitar 3,81% dari harga wajar lahan tersebut yang diestimasikan sekitar Rp 251,64 miliar.(end/as)


Sumber: Iqplus


Jadwal Pembagian Dividen Saham SMSM Tahun 2020


PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) akan menebar dividen interim kedua tahun buku 2020. Kali ini, SMSM akan membagikan dividen interim Rp 86,38 miliar atau setara Rp 15 per saham.

"Dewan komisaris SMSM dengan suara bulat memberikan persetujuan kepada direksi Selamat Sempurna untuk pembagian dividen interim kedua tahun buku 2020," ungkap Komisaris Utama SMSM Surja Hartono dan Komisaris Independen Handi Hidajat Suwardi dalam surat persetujuan, Kamis (27/8).

Berikut jadwal pembagian dividen interim kedua tahun 2020 SMSM:

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 4 September 2020

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 7 September 2020

Cum dividen di pasar tunai: 8 September 2020

Ex dividen di pasar tunai: 9 September 2020

Recording date: 8 September 2020

Pembayaran dividen interim: 24 September 2020

Selamat Sempurna membagi dividen interim pertama tahun buku 2020 pada 21 Juli lalu. Kala itu, SMSM menebar dividen Rp 5 per saham.

Pembagian dividen interim ini akan diperhitungkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan Selamat Sempurna tahun 2020 yang akan diselenggarakan kemudian.


Sumber:

Kontan 


Rekomendasi Saham AKRA, JPFA, INDF oleh IPOT 1 September 2020


IHSG (5.160-5.300) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.300 kemudian 5.370 dengan support di level 5.160 dan 5.090.

AKRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.950 kemudian 3.000 dengan support di level 2.850, cut loss jika break 2.800.

JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.270 kemudian 1.310 dengan support di level 1.170, cut loss jika break 1.120.

INDF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.725 kemudian 7.850 dengan support di level 7.500, cut loss jika break 7.375.

XISR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 336 dengan resist di level 351 dan 358.

XIIF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 461 dengan resist di  level 488 kemudian 501.

R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 854 dengan resist di level 895 kemudian 915.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9r5e

Rekomendasi Saham RALS, BTPS, TOWR oleh Mirae Asset Sekuritas 1 September 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
September 1, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,238.49(-2.02%), consolidation, trading range 5,214-5,256. Indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized akan menguji support trend line. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized mulai bergerak naik dan indikator William%R optimized akan menguji support trend line. Daily support di 5,214 dan daily resistance di 5,256. Cut loss level di 5,200.

RALS Daily, 655 (+2.34%), buy on weakness, trading range 635 – 660. Koreksi indikator MFI optimized mulai terbatas dan indikator William%R optimized masih cenderung bergerak. Daily support di 635 dan daily resistance di 660. Cut loss level di 620.

BTPS Daily, 3,900 (+1.83%), buy on weakness,trading range 3,720 – 3,960. indikator MFI optimized akan menguji support trendline  dan indikator William%R optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support  di 3,720 dan daily resistance berikutnya di 3,960. Cut loss level di 3,550.

TOWR Daily, 1,035 (+1.47%), trading buy, trading range 1,015 – 1,050. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 1,015 dan daily resistance terdekat di 1,050. Cut loss level  1,000.

Analisa Saham MYOR | 31 Agustus 2020


Saham MYOR pada tanggal 31 Agustus 2020 ditutup melemah pada harga 2350, turun -2,08%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 124% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah bawah. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullih.

Rekomendasi Saham:

Beli

Jika naik di atas 2430 maka berpeluang ke 2550

Jika turun di bawah 2260 maka berpeluang ke 2220

Disclaimer ON

Silahkan dianalisis sendiri kembali, risk and reward adalah milik Anda sendiri.

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Analisa Saham TOWR 1 September 2020


Saham TOWR pada tanggal 31 Agustus 2020 ditutup menguat pada harga 1035, naik 1,47%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 235% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area oversold ke arah atas dan baru saja mengalami golden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.


Rekomendasi Saham:

Beli jika di atas 1045

Jika naik di atas 1070 maka berpeluang ke 1095-1180

Jika turun di bawah 1020 maka berpeluang ke 1015


Disclaimer ON

Silahkan dianalisis sendiri kembali, risk and reward adalah milik Anda sendiri.


Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:


Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Update Harga Komoditas dan Indeks | 1 September 2020


Dow closes more than 200 points lower but still notches best August since 1984

Stocks were mixed on Monday as the S&P 500 and Dow Jones Industrial Average wrapped up their best August performances since the 1980s.


Dow.......28430     -223.8        -0.78%

Nasdaq..11776    +78.8         +0.68%

S&P 500..3500     -7.7             -0.22%

 

FTSE.......5964        closed      +0%

Dax.........12945      -87.8         -0.67%

CAC.........4947       -55.7         -1.11%


Nikkei....23140     +257.1       +1.12%

HSI.........25177     -245.01      -0.96%

Shanghai .3396     -8.1            -0.24%

ST Times.2532      -7.1            -0.28%


IDX......5238.49     -108.17     -2.02%

LQ45....824.19       -23.56       -2.78%

 

Indo10Yr... 6.9960    -0.0106      -0.15%

ICBI.........295.8357  +0.3231     +0.11%

US10Yr........0.6930    -0.0360       -4.94%

VIX........... .26.41      +3.45         +15.03%

 

USDIndx .....92.1730   -0.1980    -0.21%

Como Indx...153.21     -0.23        -0.15%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......119.54   +0.67       +0.57%

DJUSCL............4.81   +0.0700   +1.48%

 (Dow Jones US Coal. Index) 


IndoCDS......94.375  -2.541   -2.622%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14562.50   -69.50        -0.47%👍

Jisdor...14554       -148.00     -1.01%👍



Euro.........1.1936   +0.0033  +0.28%


TLKM....19.93     -0.30    -1.48%

(2901)

EIDO....19.61     -0.63     -3.11%

EEM.......44.54    -1.01     -2.22%

 

Oil...............42.82     -0.15       -0.35%

Gold ......1973.90      -1.00       -0.05%

Timah...17822.50    closed     +0%

Nickel..  15327.50    closed     +0%

 

Coal price....51.50   +0.90   +1.78%

(Sept/Newcastle) 

Coal price....52.50   +0.60   +1.16%

(Okt/Newcastle)

Coal price...52.75    +0.55   +1.05%

(Sept/Rotterdam) 

Coal price....53.25   +0.45   +0.85%

(Sept/ Rotterdam)

 

CPO(Okt)......2781    closed   +0%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............358.25    -0.25    -0.28%

SoybeanOil...32.64    +2.60   +0.84%

Wheat.........551.25    +2.50   +0.46%


( DE/ Phintraco(AT)  01-09-20)

Rekomendasi Saham HMSP, TOWR, MEDC, BJBR oleh MNC Sekuritas 1 September 2020


MNC Daily Scope Wave

1 September 2020


IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif pada perdagangan kemarin (31/8) sebesar 2% ke level 5,238 dan disertai dengan tekanan jual yang besar. Pergerakan IHSG sudah menembus level support terdekat yang kami berikan di 5,260, selanjutnya kami memperkirakan bahwa pergerakan IHSG masih akan cenderung terkoreksi. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terjadinya technical rebound ke area 5,250-5,300. Tetap perhatikan area support berikutnya di 5,020-5,220, terlebih support krusial 4,928, apabila IHSG menembus area-area tersebut, maka kami perkirakan arah IHSG akan menuju ke 4,810.

Support: 5,220, 5,020

Resistance: 5,880, 5,320


HMSP - Buy on Weakness (1,650)

HMSP bergerak terkoreksi tipis sebesar 0,6% kemarin (31/8). Kami memperkirakan HMSP sudah berada di akhir pola triangle, yang berarti koreksi HMSP sudah cenderung terbatas untuk membentuk wave E dari wave (B). Selanjutnya, setelah terkonfirmasi menyelesaikan wave E dari wave (B), maka HMSP berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,600-1,645

Target Price: 1,780, 1,935

Stoploss: below 1,560


TOWR - Buy on Breakout (1,035)

Kemarin (31/8), TOWR ditutup menguat 1,5% ke level 1,035 dengan tekanan beli yang cukup besar. Selama tidak turun ke bawah 1,015, maka pergerakan TOWR kami perkirakan berpotensi menguat untuk membentuk wave [c] dari wave B.

Buy on Breakout: 1,045

Target Price: 1,100-1,120

Stoploss: below 1,015


MEDC - Buy on Weakness (550)

Pada perdagangan kemarin (31/8), MEDC ditutup terkoreksi 1,8% ke level 550. Kami memperkirakan saat ini MEDC sedang berada pada bagian wave [iii] dari wave C, dalam hal ini diperkirakan MEDC masih berpotensi untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 525-545

Target Price: 600, 650

Stoploss: below 510


BJBR - Sell on Strength (1,055)

Selama BJBR belum mampu menguat di atas 1,175 kembali, maka pergerakan kemarin (31/8) kami perkirakan merupakan awal dari fase koreksi BJBR. Kami perkirakan pergerakan BJBR kemarin merupakan bagian dari wave [a] dari wave A, sehingga BJBR berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [b] dari wave A. Penguatan ini dapat dimanfaatkan untuk sell on strength terlebih dahulu, sebab koreksi BJBR diperkirakan dapat mencapai area 900-1,000 untuk membentuk wave [c] dari wave A.

Sell on Strength: 1,060-1,120


Disclaimer On