google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Link Net Tbk. (LINK) Perpanjang Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN Langsung ke konten utama

PT Link Net Tbk. (LINK) Perpanjang Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN


PT Link Net Tbk. (LINK) mengaku, pihaknya telah memperpanjang jangka waktu Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN (Perjanjian) dengan PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan dari PT PLN (Persero). Hal tersebut disampaikan Johannes Corporate Secretary, di Jakarta, Selasa (1/9).

Tercapainya kesepakatan untuk perpanjangan Perjanjian tersebut, menurut Johannes, tidak lepas dari upaya dan koordinasi intensif yang dilakukan oleh Perseroan dengan ICON+, serta dukungan penuh dari PT PLN (Persero) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. "Kami berterima kasih atas segala kerjasama dan upaya yang telah diberikan selama ini oleh seluruh pihak terkait,"ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa, perpanjangan jangka waktu Perjanjian memberikan hak bagi Perseroan untuk memanfaatkan Tiang Penyangga Jaringan Tenaga Listrik PLN guna penempatan Jaringan Link Net sampai dengan akhir Juni 2022 (termasuk grace period selama 6 bulan).

Seperti diketahui, ICON+ merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang diberi tugas dalam pengelolaan pemanfaatan tiang listrik PLN untuk telematika. ICON+ menyewakan tiang listrik ke provider jaringan TV kabel, di antaranya Link Net. Sedangkan Link Net merupakan induk usaha PT First Media Tbk. (KBLV) yang dimiliki oleh konglomerat Mochtar Riady dari Lippo Group. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...