ROTI BAKAL LEPAS 375 JUTA SAHAM TREASURI KE LIEF HOLDING


PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana melepas menjual seluruh saham treasuri kepada Lief Holding Pte Ltd, sebuah perusahaan investasi terdaftar di Singapura.

Menurut keterangannya, ROTI bakal menjual sebanyak 375.033.700 lembar saham treasuri kepada Lief Holding Pte Ltd yang merupakan induk usaha dari Bonlight Invesment Limited. Artinya, transaksi ini merupakan transaksi terafiliasi, tapi tidak mengandung benturan kepentingan.

Adapun tujuan BEI, memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang pengambilan keputusan investasinya di saham SOHO.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan,"katanya, dalam keterbukaan informasi, di Jakarta, Selasa (22/9). (end/as)

Sumber: iqplus

WASKITA SIAPKAN DANA Rp1,36 TRILIUN UNTUK PEMBAYARAN OBLIGASI BERKELANJUTAN III TAHAP I TAHUN 2017


PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan kesiapan pihaknya untuk pembayaran obligasi berkelanjutan III Tahap I tahun 2017 Seri A yang akan jatuh tempo tanggal 6 oktober 2020.

Hal itu disampaikan oleh Senior Vice Presiden Corporate Secretary, Shastia Hadiarty pada keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (18/09). Ia mengatakan "Perusahaan telah menyiapkan dana sekitar Rp1,36 triliun untuk pembayaran obligasi berkelanjutan III Tahap I tahun 2017 Seri A".

Ia menambahkan "Pembayaran akan dilakukan pada lambat tanggal 5 oktober 2020 dan akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada pukul 14.00 WIB ," imbuhnya. (end/ar)

Sumber: iqplus

ERAJAYA BAKAL LUNCURKAN NEW IPHONE SE


PT. Erajaya Swasembada Tbk. bakal menghadirkan new iPhone SE yang mumpuni dengan harga terjangkau.

Mengusung chip A13 Bionic, chip tercepat di dalam sebuah smartphone, iPhone SE menawarkan performa tak tertandingi dengan umur baterai yang panjang, ketahanan air dan debu, dan sistem kamera tunggal di sebuah perangkat iPhone yang membuka segala manfaat mode Portrait.

iPhone SE akan tersedia di Indonesia mulai tanggal 2 Oktober 2020 di jaringan ritel Erajaya Group: iBox, Erafone dan Urban Republic.

Ketersediaan produk di jaringan ritel partner Apple lainnya seperti Story-I, ME Gallery, dan eWorld mungkin akan berbeda.

Berdiri pada tahun 1996, Erajaya menjalankan kegiatan usaha importir, distribusi dan perdagangan ritel perangkat telekomunikasi selular seperti telepon selular dan tablet, subscriber identity module card (SIM Card), voucher isi ulang operator jaringan selular, aksesoris, serta gadget dan produk Internet of Things (IoT) seperti drone, action camera, wearable devices, dan lain-lain.

Pada tahun 2011, Erajaya resmi menjadi perusahaan terbuka dan menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia, langkah tersebut menjadikan Erajaya sebagai perusahaan terbesar dan terpercaya dalam bisnisnya di Indonesia. (end)

Sumber: iqplus


Prospek Saham LPPF Terkait Berlakunya PSBB


Baru merasakan peningkatan jumlah kunjungan, kabar buruk menerpa PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Analis memberikan rekomendasi yang beragam bagi saham LPPF dengan kabar terkini PSBB. Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian merekomendasikan untuk beli saham LPPF dengan upside terbatas pada target harga Rp 1.250 per saham. Analis RHB Sekuritas Michael Wilson Setjoadi merekomendasikan netral dengan target harga Rp 1.350 per saham. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya merekomendasikan untuk trading buy saham LPPF dengan target harga Rp 1.500 per saham. Senin (21/9), harga saham LPPF naik 0,90% ke Rp 1.115 per saham.

Robert mengatakan setelah lesu pada April, penjualan LPPF terus membaik tiap minggu sejak Mei. Bahkan, LPPF mengklaim penjualan Juli sudah memenuhi ekspektasi manajemen. “Adanya PSBB jilid dua ini tentunya akan memperlambat proses pemulihan traffic di mal yang sebenarnya sudah mulai membaik pada semester II-2020,” ujar Robert kepada Kontan.co.id, Senin (21/9).

Analis RHB Sekuritas Michael Wilson Setjoadi juga berpendapat pemberlakuan PSBB pasti akan memukul retailer seperti LPPF. Pasalnya, traffic akan kembali menyusut dan berujung pada pendapatan akan kembali berkurang. “Sementara untuk penjualan di rural area memang sudah mulai pulih tapi tentu saja masih lambat dan belum signifikan. Secara keseluruhan ini membuat saham retailer sebenarnya masih belum terlalu menarik untuk saat ini,” kata Michael. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya menilai, keputusan tersebut menyebabkan masyarakat mengurangi kunjungannya ke mal-mal. Hal ini pada akhirnya akan membuat trafik pengunjung di LPPF akan kembali berkurang. Padahal Christine optimistis separuh kedua tahun ini kinerja LPPF akan pulih secara bertahap.

“Kinerja LPPF cukup buruk pada paruh pertama tahun ini setelah membukukan pendapatan sebesar Rp 2,2 triliun pada semester I-2020 akibat penutupan toko pada April silam. Jumlah tersebut hanya memenuhi 32% dari proyeksi Mirae Asset Sekuritas,” ujar Christine kepada Kontan.co.id, Senin (21/9).

Tak hanya pendapatan, LPPF pada semester I-2020 juga tercatat merugi Rp 357,9 miliar, padahal periode yang sama sebelumnya LPPF berhasil mengantongi laba bersih Rp 1 triliun. Kendati demikian, LPPF masih berhasil membukukan kenaikan margin laba kotor menjadi 61,4% dibanding kuartal I-2019 yang sebesar 59,2% seiring LPPF tidak banyak menerapkan program diskon untuk menggenjot trafik toko.

Meski kinerja LPPF pada kuartal II-2020 sangat buruk, Christine optimistis memasuki paruh kedua tahun ini kinerja LPPF akan pulih secara bertahap. Selain kondisi perekonomian yang mulai pulih, Christine menyebut manajemen LPPF juga telah mengambil langkah untuk memperbaiki kinerja top line. Mulai dari menghilangkan merek-merek yang kinerjanya kurang baik dan mengurangi working capital.

Christine menambahkan, di tengah upaya penutupan beberapa gerai yang kinerjanya kurang memuaskan hingga Juli, Matahari Department Store juga tetap membuka tiga gerai baru pada Mei dan Juli. Kini, Matahari mengelola 154 gerai yang beroperasi di 76 kota. Gerai-gerai baru tersebut dinilai Christine hadir dengan pembaharuan seperti penyederhanaan kategori produk, mengelompokkan produk berdasarkan demografinya, hingga penyediaan ruang lebih berdasarkan analisis kontribusi penjualan.

“Gerai baru ini justru berhasil menarik lebih banyak pengunjung dibanding ekspektasi mereka. Sementara proses restrukturisasi gerai baru berjalan 90% sehingga terlalu dini untuk menilai seperti apa dampak restrukturisasi tersebut. Tapi kami menilai tahun depan akan jadi tahun yang lebih baik untuk LPPF seiring pemulihan ekonomi dan imbas restrukturisasi,” sambung Christine.

Christine memproyeksikan Matahari Department Store pada tahun ini akan membukukan pendapatan sebesar Rp 4,89 triliun dan mencatat rugi sebesar Rp 218,3 miliar. Ini karena peluang kenaikan penjualan LPPF jelang akhir tahun serta proses restrukturisasi yang membuahkan hasilnya pada 2021. Dengan 2020 menjadi tahun low base, Mirae memproyeksikan pendapatan LPPF bisa tumbuh hingga 64% pada 2021 mendatang.

Sentimen positif saham LPPF adalah menjadi salah satu saham yang masuk ke delam indeks FTSE small caps. Robert menilai masuknya LPPF ke indeks tersebut cukup menarik. Ketika saham LPPF masuk ke indeks artinya saham LPPF jadi salah satu saham yang akan masuk dalam radar manajer investasi.

Robert menilai dari segi fundamental, LPPF sebenarnya masih punya kondisi yang baik. Hal ini tercermin dari segi cash yang masih melimpah serta utang Matahari Department Store yang tidak terlalu besar.

Hanya saja, dari segi operasional masih belum cukup baik, khususnya di tahun ini yang memang berat. “Jadi saham LPPF untuk saat ini sebenarnya menarik karena harga yang sudah turun cukup dalam dan valuasinya yang murah. Oleh karena itu, saham LPPF bisa jadi pilihan menarik untuk trading jangka pendek,” tambah Robert.

Sumber: kontan


Rekomendasi Saham ERAA, BBRI dan BBCA oleh Mirae Asset Sekuritas 22 September 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight


September 22, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 4,999.36(-1.18%), test support at 4,945, trading range 4,945 – 5,067. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik namunindikator William%R optimized akan menguji supporttrend line. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized masih bergerak naik  dan indikator William%R optimized akan menguji support trend line. Daily support di 4,945 dan daily resistance di 5,067. Cut loss level di 4,925.

ERAA Daily, 1,590 (-3.64%),buy on weakness, trading range 1,575 – 1,630. Indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas. Daily support di 1,575 dan daily resistance di 1,630. Cut loss level di 1,550.

BBRI Daily, 3,190(-0.93%), buy on weakness, trading range 3,140  – 3,240. indikator MFI optimized relatif flat di oversold area dan indikator William%R optimized cenderung naik. Daily support  di  3,140 dan daily resistance berikutnya di 3,240. Cut loss level di 3,070.

BBCA Daily, 28,025 (-0.44%), buy on weakness, trading range 27,750 – 28,750. Indikator MFI optimized  dan indikator W%R optimized akan menguji support trend line. Perkiraan daily support di 27,750 dan daily resistance terdekat di 28,750. Cut loss level  24,750

Ulasan Pasar Global | 22 September 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market


(Sept 22, 2020)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran tentang penguncian baru di Eropa dan kemungkinan penundaan dalam stimulus baru dari Kongres meningkatkan kekhawatiran ekonomi AS menghadapi jalan yang lebih panjang menuju pemulihan daripada yang diharapkan sebelumnya.

Dow Jones turun 509,72 poin atau 1,84% menjadi ditutup pada 27.147,7. S&P 500 kehilangan 38,41 poin atau 1,16% menjadi 3.281,06. Komposit Nasdaq turun 14,48 poin atau 0,13% menjadi 10.778,80.

Kematian Hakim Agung AS Ruth Bader Ginsburg juga tampaknya membuat pengesahan paket stimulus lain di Kongres lebih kecil kemungkinannya sebelum pemilihan presiden 3 November, yang memicu penurunan besar di sektor perawatan kesehatan. Kongres selama berminggu-minggu tetap menemui jalan buntu mengenai ukuran dan bentuk tagihan tanggapan virus corona lainnya, di atas sekitar $3 triliun yang sudah disahkan menjadi undang-undang. Penyedia layanan kesehatan berada di bawah tekanan karena ketidakpastian atas nasib Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA), yang lebih dikenal sebagai Obamacare, dengan pangsa Layanan Kesehatan Universal jatuh dengan keras. Kematian Ginsburg dapat mengarah pada pemungutan suara seri ketika Mahkamah Agung mendengar tantangan terhadap konstitusionalitas ACA pada November, kata analis.

Eropa

Ketakutan penguncian Eropa memicu aksi jual saham terburuk dalam tiga bulan

Bursa Eropa membukukan penurunan terburuk mereka dalam tiga bulan pada hari Senin karena kekhawatiran gelombang kedua infeksi COVID-19 melanda saham perjalanan dan rekreasi, sementara bank-bank jatuh karena laporan tentang transfer tersangka senilai $2 triliun oleh pemberi pinjaman terkemuka.

STOXX 600 Eropa turun 3,2%.

Mungkin ada hingga 50.000 kasus virus korona baru per hari di Inggris pada pertengahan Oktober jika pandemi berlanjut dengan kecepatan saat ini, menurut kepala penasihat ilmuwan negara itu. Pada hari Minggu, Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan penguncian nasional kedua dimungkinkan. "Kami menduga ekuitas akan turun tajam dan tanpa pandang bulu, mirip dengan apa yang terjadi pada Februari-Maret atau Juni ... jika kenaikan kasus baru di Eropa secara serius merusak pemulihan ekonomi global," kata analis. FTSE 100 London adalah indeks blue chip terparah di Eropa, turun sekitar 3,4% di hari terburuknya dalam lebih dari tiga bulan. Midcaps yang berfokus pada Inggris di FTSE 250 turun 4,0%.

Analisa Saham ADRO 22 September 2020

Analisa Saham ADRO


Saham ADRO pada tanggal 22 September 2020 ditutup stabil pada harga 1145. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 43% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah ke arah mendatar. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi Saham:

Beli jika di atas 1160 

Jika naik di atas 1220 maka berpeluang ke 1280-1350

Jika turun di bawah 1120 maka berpeluang ke 1075

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Update Harga Komoditas dan Indeks | 22 September 2020


Dow drops more than 500 points, S&P 500 posts first 4-day losing streak since February

Stocks fell on Monday as fears about the potential worsening of the coronavirus pandemic, as well as uncertainty on further U.S. fiscal stimulus, rattled traders.


Dow........27148    -509.7       -1.84%

Nasdaq..10779    -14.5          -0.13%

S&P 500..3281     -34.8          -1.16%

 

FTSE.......5804      -202.7       -3.38%

Dax.........12542    -573.8       -4.37%

CAC.........4792     -186.1        -1.22%


Nikkei....23360    closed        +0%

HSI.........23951    -504.7         -2.06%

Shanghai .3316   -21.2            -0.63%

ST Times..2486   -12.0            -0.48%


IDX...4999.36     -59.86           -1.18%

LQ45...767.97    -12.34           -1.58%


JAKMIND.....852.29     -14.24     -1.64%

JAKCONS.....1868.68  - 15.66    -0.83%

JAKTRADE....630.73    -5.80       -0.91%

JAKBIND........709.02   -15.93     -2.20 %

JAKAGRI......1186.63   +14.90    +1.27%

JAKFIN.........1083.04    -10.76    -0.98%

JAKPROP......344.83      -3.05      -0.88%

JAKINFR.......819.93      -18.14    -2.17%

JAKMANU.....1189.40  -16.33     -1.35%

JAKMINE.......1356.54  -13.89     -1.01%

 

Indo10Yr... 7.0656    +0.0359     +0.51%

ICBI..........296.1887  -0.0887      -0.03%

US10Yr........0.6710   -0.0230      -3.31%

VIX.................27.78   +1.95         +7.55%

  

USDIndx .....93.5240    +0.5980 +0.64%

Como Indx.....147.82    -3.72       -2.45%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......116.95     -2.77       -2.32%

DJUSCL........7.50             -                -%

 (Dow Jones US Coal. Index) 


IndoCDS...108.083   +22.546  +16.673!!

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14700.00   -35.00        -0.24%

Jisdor....14723     -49              -0.30%



Euro.........1.1770  -0.0070   -0.59%


TLKM..18.85     -0.37     -1.93%

(2775)

EIDO....17.71     -0.35     -1.94%

EEM.....44.11     -0.41     -0.92%

 

Oil..........39.59       -1.52        -3.70%

Gold .....1917.50    -44.60      -2.27%

Timah.....18045.00  -80.00      -0.44%

Nickel...14547.00   -302.50   -2.04%

 

Coal price....52.45    +0.40   +0.77%

(Sept/Newcastle) 

Coal price..58.80    +1.40   +2.44%

(Okt/Newcastle)

Coal price....52.00    +0.10   +0.19%

(Sept/Rotterdam) 

Coal price....52.80     -0.55    -1.03%

(Okt/ Rotterdam)

 

CPO(Nov).....3024     -75        -2.42%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............369.75  -8.75      -2.31%

SoybeanOil...34.20  -0.94      -2.67: %

Wheat.........554.75  -20.25    -3.52%


Wood pulp.3737.50  unch      +0%


( DE/ Phintraco(AT)  22-09-20)

Rekomendasi Saham GGRM, TLKM, PTBA dan PTPP oleh MNC Sekuritas 22 September 2020


MNC Daily Scope Wave

22 September 2020

Kemarin (21/9), IHSG bergerak terkoreksi 1,2% dan ditutup di level 4,999. Dengan tertembusnya level 5,000, maka pergerakan IHSG selanjutnya akan cenderung terkoreksi ke arah 4,920-4,980 yang menjadi bagian dari wave [v] pada skenario biru atau bagian dari wave B pada skenario merah. Koreksi wave [v] akan terkonfirmasi apabila IHSG turun di bawah 4,753, adapun target koreksi IHSG akan berada pada range 4,500-4,650.

Support: 4,920, 4,753

Resistance: 5,187, 5,330

GGRM - Spec Buy (42,675)

GGRM terkoreksi 1,7% ke level 42,675 pada perdagangan kemarin (21/9). Selama tidak menembus 41,675, maka GGRM hanya akan terkoreksi untuk membentuk wave 2 dari wave (C), selanjutnya GGRM berpeluang menguat untuk membentuk wave 3 dari wave (C). Skenario ini gagal bila GGRM terkoreksi agresif ke bawah 41,675.

Spec Buy: 42,000-42,500

Target Price: 45,000, 50,000

Stoploss: below 41,675

TLKM - Buy on Weakness (2,810)

Pada perdagangan kemarin (21/9), TLKM terkoreksi 2,8% dan ditutup ke level 2,810. Kami memperkirakan saat ini TLKM masih berada pada bagian wave [ii], hal tersebut berarti TLKM diperkirakan masih dapat terkoreksi dulu untuk mengkonfirmasi wave [ii]. Setelahnya, TLKM berpeluang berbalik menguat untuk membentuk wave [iii].

Buy on Weakness: 2,720-2,780

Target Price: 2,950, 3,050

Stoploss: below 2,620

PTBA - Buy on Weakness (2,000)

Kemarin (21/9), PTBA ditutup di level 2,000. Kami memperkirakan pergerakan PTBA akan cenderung terkoreksi untuk membentuk wave 2 dari wave (C) terlebih dahulu. Setelahnya, maka PTBA berpeluang menguat untuk membentuk wave 3.

Buy on Weakness: 1,900-1,980

Target Price: 2,070, 2,250

Stoploss: below 1,810

PTPP - Sell on Strength (835)

Terkoreksi dan ditutup pada level 835, kami memperkirakan posisi PTPP saat ini sedang berada pada wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti PTPP masih berpeluang untuk melanjutkan koreksinya. Adapun level koreksi PTPP kami perkirakan berada pada area 775 dan 700.

Sell on Strength: 835-850

Disclaimer On