AKR Corporindo (AKRA) Sambut Dukungan Pemerintah Ubah JIIPE Gresik Jadi KEK


PT AKR Corporindo Tbk. menyambut baik dukungan pemerintah untuk menjadikan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu menyampaikan bahwa JIIPE di Gresik merupakan aset berharga dalam meningkatkan nilai ekonomi melalui investasi dan pembukaan lapangan pekerjaan baru.

“Pemerintah Gresik dan Jawa Timur bersama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga mendukung proyek ini,” kata Suresh kepada Bisnis, Senin (12/10/2020).

Dalam rangka mendorong pengusaha dan pemilik modal untuk berinvestasi di JIIPE, jajaran manajemen pengembang dan pengelola kawasan industri JIIPE yaitu PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera yang terdiri dari PT AKR Corporindo Tbk. dan PT Pelabuhan Indonesia III pun mengajukan wilayahnya sebagai KEK Teknologi dan Manufaktur.

Baru-baru ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyambangi JIIPE Gresik dan mengecek kendala proyek hilirisasi mineral saat pandemi di sana.

Adapun, PT Freeport Indonesia tengah membangun fasilitas pemurnian atau smelter di kawasan industri JIIPE tersebut.

“Banyak produk hilirisasi yang bisa dikejar, agar nantinya di Indonesia bisa ada pabrik-pabrik yang akan menggunakan hasil pemurnian dari Freeport. Nilai tambahnya bisa terus didorong," kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2020).

Direktur Utama BMKS Bambang Soetiono menyampaikan bahwa JIIPE adalah kawasan terintegrasi pertama di Indonesia dengan total area 3.000 ha, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan multiguna, area komersial dan perumahan.

“Selain dilengkapi dengan sarana prasaran utilitas yang cukup, Kawasan Industri JIIPE juga terintegrasi dengan pelabuhan berkedalaman -16 meter di bawah permukaan laut, sehingga kapal besar dengan kapasitas 100.000 DWT (dead weight tonnage) dapat melakukan bongkar muat di Pelabuhan JIIPE,” ujar Bambang.

Selain Freeport Indonesia, PT Waskita Beton Precast Tbk. dan PT Pangan Sari Utama Food Distribution sudah lebih dulu masuk ke JIIPE Gresik.

Adapun, tahun ini AKR Corporindo menargetkan penjualan lahan di JIIPE mencapai 30 hektare. Target tersebut bisa saja bertambah sesuai dengan permintaan calon pembeli.

Penjualan lahan, kata Suresh pada awal tahun ini, diperkirakan menggeliat seiring upaya pemerintah menggenjot aliran modal asing.

Dia menyebut, pertumbuhan investasi secara langsung akan mengerek permintaan lahan di kawasan industri. Oleh karena itu, dia yakin kontribusi lini usaha ini bakal bertumbuh sepanjang 2020.

Sumber: BISNIS

PSBB Transisi, Pengelola Jaringan Hypermart (MPPA) Ikut Semringah


Emiten ritel PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) ikut semringah menanggapi aturan PSBB transisi yang memberikan keleluasaan kepada pusat perbelanjaan dan mall untuk menambah waktu operasionalnya.

Berdasarkan protokol kesehatan pengaturan khusus per sektor yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Minggu (11/10/2020), pusat perbelanjaan atau mall dapat beroperasi dari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 dengan maksimal 50 persen kapasitas.

Hal ini pastinya berpengaruh pada ritel modern seperti MPPA sebagai pengelola jaringan supermarket Hypermart, Foodmart, Primo, Hyfresh hingga Smartclub yang mayoritas beroperasi di dalam pusat perbelanjaan. 

Head of Corporate Communication Matahari Putra Prima Fernando Repi mengatakan keputusan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat baik mendukung kelangsungan usaha perseroan. 

“Tentunya [PSBB transisi] ini bisa berlanjut dan nggak perlu ada lagi rem darurat. Namun memang hal ini harus didukung oleh kesadaran masyarakat memenuhi protokol Covid-19,” ungkapnya kepada Bisnis, Senin (12/10/2020).

Meskipun pada saat PSBB transisi sebelumnya, emiten ritel modern seperti MPPA tak terlalu berpengaruh mengingat kegiatan operasionalnya masih dapat berjalan, namun menurutnya pelepasan status pengetatan sosial penuh bisa membantu kenaikan transaksi pada ritel modern. 

Adapun, Fernando tak menampik bahwa transaksi penjualan pada gerai emiten pengelola supermarket tersebut sempat menurun disebabkan pemberlakuan aturan dilarang makan di restoran pada periode PSBB total sebelumnya.

“Sejatinya, kalau bisa dine-in restoran di dalam mall, ada kemungkinan orang belanja di ritel kita, karena itu dihapus makanya kita sepi,” sambungnya.

Strategi yang akhirnya dijalankan perseroan adalah dengan memfasilitasi aktivitas belanja melalui jaringan daring seperti menghadirkan layanan seperti Hypermart Online Chat & Shop, Park & Pick Up, kerjasama dengan Grabmart hingga terbaru yaitu kerjasama dengan marketplace ternama Shopee.

Untuk diketahui, penjualan bersih perseroan pada periode semester pertama tahun ini mencapai Rp3,67 triliun, turun 20,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan begitu, rugi berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp219,25 miliar, meningkat dibandingkan posisi rugi tahun sebelumnya yakni Rp186,88 miliar. 

Sumber: BISNIS

Moody's pertahankan peringkat Ba3 untuk obligasi Indika Energy (INDY)


Lembaga Pemeringkat Moody's Investors Service menegaskan peringkat Ba3 untuk corporate family rating (CFR) PT Indika Energy Tbk (INDY). 

Moody's juga menyematkan peringkat Ba3 untuk surat utang senior yang dijamin senilai US$ 285 juta yang jatuh tempo 2023, yang diterbitkan oleh Indo Energy Finance II BV.

Peringkat yang sama juga disematkan untuk surat utang senior yang dijamin senilai US$  265 juta untuk jatuh tempo 2022 yang diterbitkan oleh Indika Energy Capital II Pte. Ltd, serta surat utang senilai US$ 575 juta untuk jatuh tempo 2024 yang diterbitkan oleh Indika Energy Capital III Pte. Ltd.

Pada saat yang sama, Moody's juga menetapkan peringkat Ba3 untuk pertama kalinya atas surat berharga terjamin yang diterbitkan oleh Indika Energy Capital IV Pte. Ltd. Adapun hasil dari obligasi tersebut akan digunakan terutama untuk membiayai kembali utang yang ada.

Maisam Hasnain, Asisten Wakil Presiden dan Analis Moody’s mengatakan, outlook ini mencerminkan peringkat negatif bagi INDY, yang mencerminkan ekspektasi Moody’s bahwa metrik kredit INDY akan tetap lemah selama 12 bulan ke depan di tengah operasional yang menantang, termasuk harga batubara thermal yang rendah.

Berdasarkan asumsi harga batubara termal Newcastle untuk jangka menengah yakni sebesar US$ 65 per ton, Moody's memperkirakan leverage INDY, yang diukur dengan membandingkan utang  dengan  EBITDA, akan tetap berada di level yang tinggi, yakni sekitar 4,3x pada Desember 2021, naik dari 3,5x pada Desember 2019.

Namun, seiring pertumbuhan ekonomi yang melambat, risiko penurunan metrik kredit INDY yang melebihi ekspektasi Moody’s saat ini diprediksi meningkat, terutama jika harga batubara tetap berada di level yang rendah untuk jangka waktu yang lama.

Moody's berharap INDY akan mempertahankan likuiditasnya dengan baik. Sebab, INDY memiliki saldo kas konsolidasi yang besar dan arus kas operasional yang diproyeksikan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan kas selama 12 bulan-18 bulan ke depan.

Moody's juga mengharapkan rencana investasi INDY, anggota indeks Kompas100 ini, , sebagai bagian dari strategi untuk mendiversifikasi pendapatan dari segmen batubara, tidak akan melemahkan likuiditas emiten batubara ini.

Terlebih, setelah menyelesaikan pembiayaan kembali  (refinancing), INDY tercatat tidak akan memiliki utang material yang jatuh tempo hingga tahun 2024. Akibatnya, INDY memiliki likuiditas yang kuat dan risiko pembiayaan kembali yang minim dalam jangka pendek. Sehingga, INDY memiliki waktu untuk memperbaiki matriks kredit yang lemah di tengah harga batubara yang rendah.

Sumber: KONTAN

Semen Gresik Pasok 150.000 Ton untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung


Entitas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., PT Semen Gresik, telah menyuplai 75 persen atau sekitar 150.000 ton produk unggulan Ultrapro dari total pasokan yang dibutuhkan prinsipal dalam negeri untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

SVP of Sales PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Rahman Kurniawan mengatakan Semen Gresik sebagai bagian dari perseroan terus berusaha menjaga ketersediaan semen untuk kebutuhan pembangunan proyek KCJB meskipun kondisi pandemi Covid-19 melanda, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Sekitar 75 persen atau 150.000 ton sudah kami suplai, karena Semen Gresik tetap berusaha untuk mengikuti target pencapaian infrastruktur konektivitas KCJB yang diproyeksikan mencapai 70 persen pada akhir tahun ini,” katanya melalui siaran pers, Senin (12/10/2020).

Adapun sejumlah upaya yang dilakukan Semen Gresik dalam mendukung KCJB yakni mempertahankan ketersediaan semen dan aspek kesuksesan pengiriman sesuai permintaan pelanggan serta menjaga konsistensi kualitas bahan baku semen yang diproduksi untuk pembangunan konstruksi KCJB. Di luar itu, Semen Gresik juga meluncurkan program promosi pemasaran tepat guna untuk menjaga loyalitas pelanggan karya.

SM of Technical Sales Semen Indonesia Roganda Harizona Saragih menambahkan terkait proyek pembangunan KCJB, perseroan pun mengutamakan sejumlah hal di antaranya tipe produk semen menyesuaikan dengan kebutuhan KCJB, di mana pada proyek ini mempersyaratkan penggunaan semen Portland tipe I.

Produk Semen Portland Tipe I SG yang disupply untuk proyek KCJB dikenal dengan brand Ultrapro. Produk ini sangat sesuai untuk mendukung proyek KCJB karena memiliki keunggulan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi, waktu pengeringan yang optimal, dan hasil akhir yang kokoh.

Alhasil, dapat menjamin kecepatan dalam konstruksi, keamanan dan keselamatan saat dibangun, serta saat nantinya dibuka untuk operasional kereta cepat.

Tak hanya itu, Semen Gresik juga mengutamakan penyediaan semen yang tepat waktu, tepat jumlah dan tepat kualitas sesuai kebutuhan proyek.

Menurutnya inilah salah satu kelebihan Semen Gresik sebagai bagian dari Semen Indonesia yang memiliki rantai pasokan lebih baik dibandingkan dengan kompetitornya, karena memiliki pabrik yang tersebar di lokasi strategis.

Semen Indonesia, kata Roganda, juga selalu memprioritaskan jaminan kualitas produk semen yang disupply dengan menerapkan Quality Control dan Quality Assurance dimulai dari pengendalian kualitas bahan baku yang digunakan, proses produksi dan pengecekan produk jadi sebelum dirilis.

Dengan Pengendalian kualitas semen yang baik maka SG dapat menjamin kualitas Ultrapro SG yang dipakai untuk membuat konstruksi pilar, terowongan, dan balok girder dalam proyek KCJB ini akan terjamin juga kualitasnya.

"Sebab konstruksi tersebut memiliki spesifikasi yang termasuk berisiko tinggi, sehingga kualitasnya betul-betul kami jaga," katanya.

Sumber: BISNIS

Marketing sales CTRA dan SMRA naik ratusan persen di kuartal III, ini saran Maybank



Hasil pra penjualan alias marketing sales emiten properti mulai meningkat di periode Juli hingga September tahun ini dibanding kuartal sebelumnya. Namun jika dihitung selama sembilan bulan di tahun ini, hasil pra penjualan dibanding periode sama tahun lalu memang masih menurun. 

Salah satu emiten properti yang melaporkan kenaikan hasil marketing sales adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Maybank Kim Eng Sekuritas dalam riset 9 Oktober 2020 melaporkan, hasil marketing sales CTRA pada kuartal III tahun ini tumbuh kuat 101% secara kuartal on kuartal menjadi Rp 1,75 triliun.

Aurellia Setiabudi Analis Maybank Kim Eng Sekuritas dalam riset menyebutkan, pra penjualan CTRA selama sembilan bulan di tahun ini mencapai Rp 3,77 triliun turun 9% secara year on year (yoy). Realisasi hasil pra penjualan ini memenuhi 83% dari target penjualan tahun ini yang telah direvisi yakni sebesar Rp 4,5 triliun. 

"Kontribusi tertinggi dari proyek residensial rumah tapak di daerah pinggiran kota Jakarta," terang Aurellia dalam riset 9 Oktober 2020. Memasuki kuartal IV tahun ini, CTRA akan melanjutkan fokusnya pada proyek-proyek baru. 

CTRA akan meluncurkan cluster baru di Makassar. "Dengan pencapaian presales di sembilan bulan di tahun ini yang cukup kuat, CTRA kemungkinan besar akan melampaui target Rp 4,5 triliun di tahun ini," pendapat Aurellia dalam riset. Karena alasan tersebut, ia menyarankan beli saham CTRA dengan target harga di Rp 1.000 per saham. 

Hasil pra penjualan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) tak kalah bagus. SMRA melaporkan hasil prapenjualan di kuartal III tahun ini tumbuh 253% secara QoQ menjadi Rp 903 miliar. Tapi jika secara YoY pra penjualan SMRA di kuartal III-2020 masih lebih rendah 20% dari Rp 1,12 triliun di kuartal III tahun 2019. 

Secara total selama sembilan bulan di tahun ini, hasil marketing sales SMRA mencapai Rp 2,01 triliun atau turun 40% secara YoY. Angka marketing sales SMRA memenuhi 81% dari target yang telah direvisi oleh manajemen di tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun. 

Kalau hitungan Aurellia, SMRA bisa mengantongi marketing sales Rp 3,11 triliun di tahun ini. Artinya SMRA telah memenuhi 65% dari estimasi prapenjualan Maybank Kim Eng di tahun ini. 

SMRA akan meluncurkan beberapa proyek baru. Aurellia menyebut, proyek baru ini berdampak signifikan di kuartal III tahun ini. Ada beberapa proyek SMRA seperti di Serpong, Bandung, Bekasi berkontribusi terhadap pencapaian marketing sales di kuartal III. 

Memasuki kuartal IV tahun ini, SMRA akan meluncurkan proyek greenfield yang sangat dinanti-nantikan. Proyek tersebut terletak di Bogor dan Jakarta Selatan. "Kami berharap pemesanan pra-penjualan yang tinggi dari peluncuran ini," kata Aurellia. 

Jika sukses, SMRA dapat melampaui target prapenjualan manajemen. Sebab di kuartal IV tahun ini, Maybank Kim Eng menargetkan SMRA bisa mengantongi marketing sales Rp 1,1 triliun. 

Aurellia masih mempertahankan rekomendasi Buy saham SMRA dengan target harga di Rp 850. 

Sumber: KONTAN

Rekomendasi Saham ACES, KAEF, TBIG oleh IPOT | 13 Oktober 2020


IHSG (5.050-5.130) : 

indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.130 kemudian 5.160 dengan support di level 5.050 dan 5.010.

ACES (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 1.630 kemudian 1.670 dengan support di level 1.550, cut loss jika break 1.510.

KAEF (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 3.440 kemudian 3.590 dengan support di level 3.100 cut loss jika break 2.940.

TBIG (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 1.380 kemudian 1.405 dengan support di level 1.335, cut loss jika break 1.315.

XBNI (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 867 kemudian 874 dengan support di level 853, cut loss jika break 846.

XIID (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 428 kemudian 431, dengan support di level 422, cut loss jika break 419.

XPID (Buy) : 

Target kenaikan harga pada level 432 kemudian 435 dengan support di level 426, cut loss jika break 423.

Full report bisa diakses di : 

https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9s0i

Ulasan Pasar Global | 13 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Oct 13, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Apple dan Amazon mendorong reli di Wall Street

Wall Street berakhir menguat tajam pada hari Senin, didorong oleh ekspektasi paket bantuan virus korona dan oleh reli di Amazon, Apple dan saham teknologi lainnya menjelang musim laporan laba kuartalan.

Dow Jones naik 0,88% menjadi berakhir pada 28.837,52 poin. S&P 500 naik 1,64% menjadi 3.534,22. Komposit Nasdaq naik 2,56% menjadi 11.876,26.

Apple Inc melonjak 6,4%, menambah $ 128 miliar ke nilai pasar sahamnya, menjelang sebuah acara pada hari Selasa, ketika diharapkan untuk mengungkap iPhone terbarunya. Amazon menguat 4,8% menjelang acara belanja tahunan Prime Day pada 13 dan 14 Oktober. Microsoft melonjak 2,6%, membantu mengangkat indeks teknologi informasi S&P 500 2,7%. S&P 500 berada sekitar 1% di bawah rekor penutupan tertinggi dari 2 September, hampir pulih dari sebagian besar kemunduran 9% bulan lalu. Sentimen optimis mendominasi setelah pemerintahan Trump pada hari Minggu meminta Kongres untuk mengesahkan RUU bantuan virus korona yang dilucuti karena negosiasi tentang paket yang lebih luas mengalami perlawanan.

Eropa

Bursa Eropa mencapai level tertinggi lima minggu karena optimisme rebound, harapan stimulus

Bursa Eropa mencapai level tertinggi lima minggu pada hari Senin karena optimisme tentang pemulihan ekonomi yang stabil di China dan harapan lebih banyak stimulus fiskal AS membantu mengimbangi kekhawatiran seputar melonjaknya kasus COVID-19 di seluruh benua.

STOXX Eropa naik 0,7% lebih tinggi.

Pemerintahan Trump pada hari Minggu meminta Kongres AS untuk mengesahkan RUU bantuan virus korona setelah pembicaraan terhenti pada kesepakatan stimulus yang lebih komprehensif. Tetapi lonjakan kasus virus korona dalam negeri telah meningkatkan momok penguncian baru dan membayangi pemulihan ekonomi yang baru lahir. Dengan Italia bersiap untuk pembatasan nasional, kepala ekonom Bank Sentral Eropa, Philip Lane, mengatakan ekonomi zona euro memasuki fase yang lebih sulit. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga memberlakukan sistem berjenjang untuk pembatasan lebih lanjut di beberapa bagian Inggris, termasuk menutup beberapa pub.

Rekomendasi Saham KAEF, MIKA dan AGRO | 13 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 13, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,093.1(+0.78%), test resistance at 5,18, trading range 5,042 – 5,118. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik namun sudah berada di overbought area.Pada periode  weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,042 dan daily resistance di 5,118. Cut loss level di 5,029.

KAEF Daily, 3,270 (+6.17%), trading buy, trading range 3,150 – 3,410. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih terlihat naik lebih lanjut. Daily support di 3,150 dan daily resistance di 3,410. Cut loss level di 2,950.

MIKA Daily, 2,510 (+0.00%), trading buy, trading range 2,470 – 2,550. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support  di 2,470 dan daily resistance di 2,550. Cut loss level di 2,440.

AGRO Daily, 344 (+4.88%), trading buy, trading range 332 – 352. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 332 dan daily resistance terdekat di 352. Cut loss level di 326.

Analisa Saham SMGR | 13 Oktober 2020


Analisa Saham SMGR

Saham SMGR pada tanggal 12 Oktober 2020 ditutup menguat tipis pada harga 9400, naik 0,26%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 194% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah bawah. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi Saham:

Beli jika di atas 9650

Jika naik di atas 9900 maka berpeluang ke 11000

Jika turun di bawah 9200 maka berpeluang ke 9000

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Update Harga Komoditas dan Indeks | 13 Oktober 2020


Dow rallies more than 200 points, Nasdaq posts best day in a month

U.S. stocks rose sharply on Monday as tech shares outperformed while investors monitored stimulus negotiations in Washington.


Dow........28838  +250.6     +0.88%

Nasdaq..11876  +296.3     +2.56%

S&P 500..3534   +57.1        +1.64%

 

FTSE.......6001    -15.3         -0.25%

Dax.........13138  +87.2        +0.67%

CAC.........4979   +32.5         +0.66%


Nikkei....23559    -61.0          -0.26%

HSI.........24650   +530.6      +2.20%

Shanghai .3358   +86.39      +2.64%

ST Times..2552   +19.5        +0.77%


IDX..5093.10    +39.44           +0.78%

LQ45.777.30     +5.54             +0.72%


JAKMIND......859.12    -2.28        -0.26%

JAKCONS.....1872.16  -2.19        -0.12%

JAKTRADE....634.07   +3.28       +0.52%

JAKBIND........746.65  +3.53       +0.48%

JAKAGRI......1188.34  +14.93     +1.27%

JAKFIN..........1125.62 +20.20     +1.83%

JAKPROP......326.21     -1.40        -0.43%

JAKINFR.......826.64     +1.51      +0.18%

JAKMANU....1210.84   +0.55      +0.05%    

JAKMINE.......1374.94: +13.76    +1.01%

 

Indo10Yr... 7.0138     -0.0219       -0.31%

ICBI..........297.0992  +0.4025      +0.14%

US10Yr........0.7770   +0.0020      +0.26%

VIX...............25.07     +0.07           +0.28%

  

USDIndx .....93.0290    -0.0280  -0.03%

Como Indx....149.80    -1.93       -1.27%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........119.30   -0.11       -0.10%

DJUSCL........     -             -                -%

 (Dow Jones US Coal. Index) 


IndoCDS.....92.5    -0.761    -0.816%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14700.00   unch           +0%

Jisdor....14746     +9.00          +0.06%



Euro.........1.1813  -0.0013    -0.11%


TLKM..18.70   -0.08      -0.43%

(2758)

EIDO....18.37   +0.01     +0.05%

EEM.....46.23   +0.40     +0.87%

 

Oil..........39.49        -1.11         -2.73%

Gold ......1927.30     +1.10       +0.06%

Timah....18255.00    +5.00      +0.03%

Nickel....15195.50    +7.50      +0.05%

 

Coal price....56.85   -0.55     -0.96%

(Okt/Newcastle) 

Coal price..54.55   -3.85     -6.59%!!

(Nov/Newcastle)

Coal price....56.75   -0.85     -1.48%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price....56.75   -1.50     -2.58%

(Nov/ Rotterdam)

 

CPO(Des)....2998   +84        +2.88%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............389.00  -6.00      -1.52%

SoybeanOil...33.16  -0.85      -2.50%

Wheat.........594.25  +0.50     +0.08%


Wood pulp. 3675     unch        +0%


( DE/ Phintraco(AT)  13-10-20)

Bandarmologi Saham INCO, ANTM, WSKT, SMRA dan GGRM


New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

(Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNC Sekuritas) 

Tuesday (13/10/2020) 

IDX Composite 5,055 - 5,140

SUMMARY: BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6): OVERBOUGHT

MACD(12,26): SELL

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): STRONG TREND SELL

CCI (14): OVERBOUGHT

HIGHS/LOW (14): BUY

VO: BUY

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

INCO 3,740 - 4,050

TECHNICAL INDICATORS: BUY 3,820

TARGET PRICE: 4,050

STOP-LOSS: 3,740

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

ANTM 765 - 805

TECHNICAL INDICATORS: BUY 775

TARGET PRICE: 805

STOP-LOSS: 765

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

WSKT 580 - 770

TECHNICAL INDICATORS: BUY 600

TARGET PRICE: 770

STOP-LOSS: 580

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

SMRA 600 - 645

TECHNICAL INDICATORS: BUY 615

TARGET PRICE: 645

STOP-LOSS: 600

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

GGRM 44,525 - 45,125

TECHNICAL INDICATORS: BUY 44,525

TARGET PRICE: 45,125

STOP-LOSS: 44,525

BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA:registered:., CIB:registered:-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Rekomendasi Saham PTBA, BBRI, LSIP dan WSKT oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2020


MNC Daily Scope Wave

13 Oktober 2020

IHSG kembali ditutup menguat 0,8% ke level 5,093 dan sempat mencapai titik tertinggi di 5,103 sesuai dengan target kami. Namun, penguatan IHSG kemarin (12/10) menimbulkan gap pada rentang 5,057-5,078. Meskipun IHSG masih memiliki ruang untuk menguat ke arah 5,110-5,130, akan tetapi kami memperkirakan IHSG rentan untuk terkoreksi dalam jangka pendek ke area 4,970-5,057 dan koreksi ideal yang diperkirakan berada pada range 4,900-4,940. Skenario ini berlaku selama IHSG tidak terkoreksi agresif ke bawah 4,820-4,840, terlebih support krusial yang berada di 4,753, apabila IHSG terkoreksi menembus support-support tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C ke arah 4,500-4,650.

Support: 4,990, 4,840

Resistance: 5,110, 5,187

PTBA - Buy on Weakness (2,020)

Kemarin (12/10), PTBA bergerak menguat 1,8% dan ditutup di 2,020. Selama PTBA tidak terkoreksi di bawah 1,940, maka kami perkirakan pergerakan PTBA saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti PTBA berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,960-2,000

Target Price: 2,150, 2,300

Stoploss: below 1,940

BBRI - Buy on Weakness (3,190)

BBRI bergerak menguat 1,3% dan ditutup di level 3,150 pada perdagangan kemarin (12/10). Kami memperkirakan posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B, hal tersebut berarti BBRI berpotensi menguat selama tidak terkoreksi ke bawah 3,080.

Buy on Weakness: 3,130-3,180

Target Price: 3,300, 3,400

Stoploss: below 3,080

LSIP - Buy on Weakness (955)

Pada perdagangan kemarin (12/10), LSIP ditutup di level 955, menguat 1,6%. Kami memperkirakan, selama LSIP tidak terkoreksi di bawah 880, maka posisi LSIP saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5 dari wave (C).

Buy on Weakness: 920-950

Target Price: 1,035, 1,100

Stoploss: below 880

WSKT - Sell on Strength (650)

WSKT menguat secara agresif sebesar 11,1% ke level 650 diiringi dengan tekanan beli yang besar pula. Kami memperkirakan saat ini WSKT sudah berada di akhir wave [iii], sehingga rentan untuk terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave [iv]. Adapun level koreksi WSKT terdekat berada pada area 630 dan idealnya pada area 600. Level koreksi tersebut dapat dipergunakan sebagai level buyback.

Sell on Strength: 655-670