Harga Emas Jatuh Hampir 2 Persen


Emas jatuh hampir dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah menguat dua hari berturut-turut, karena optimisme yang didorong oleh lebih banyak kemajuan pada vaksin COVID-19 mendorong harapan untuk pemulihan ekonomi yang lebih mulus.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, anjlok 36,4 dolar AS atau 1,94 persen menjadi ditutup pada 1.838,50 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (8/12/2020), emas berjangka bertambah 8,9 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 1.874,90 dolar AS.

Emas berjangka terangkat 26 dolar AS atau 1,41 persen menjadi 1.866,00 dolar AS pada Senin (7/12/2020), setelah turun 1,10 dolar AS atau 0,06 persen menjadi 1.840,00 dolar AS akhir pekan lalu (4/12/2020), dan naik 10,9 dolar AS atau 0,6 persen menjadi 1.841,10 dolar AS pada Kamis (3/12/2020).(end)

Sumber: IQPLUS

Harga Minyak Mentah Relatif Stabil


Harga minyak menetap sedikit berubah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan lonjakan stok minyak mentah AS yang tidak terduga terhadap optimisme bahwa peluncuran cepat vaksin virus corona akan memicu pemulihan permintaan minyak global.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari naik tipis dua sen, menjadi menetap di 48,86 dolar AS per barel. Sebaliknya, minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari sedikit melemah delapan sen atau 0,2 persen, menjadi ditutup di 45,52 dolar AS per barel.

Harga-harga turun satu persen di awal sesi saat data menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 15,2 juta barel menjadi 503,2 juta barel pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi AS (EIA), dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 1,4 juta barel.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Surya Citra Media Tbk Akan Buy Back Saham Lagi


PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) kembali memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi di pasar modal yaitu pembelian kembali (buy back) saham. Rencana tersebut berlandaskan Surat Edaran OJK Nomor 3 Tahun 2020 terkait buy back tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Adapun dana yang telah disiapkan untuk melancarkan buy back saham tersebut sebesar Rp1,5 triliun. Periode buy back dimulai pada 8 Desember 2020 hingga 7 Maret 2021.

"Dana untuk pembelian kembali bersumber dana kas internal SCMA, ditambah cadangan wajib. Perseroan saat ini telah melakukan penyisihan cadangan wajib sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,"tulis Manajemen SCMA.

Diketahui, buy back saham tersebut tidak akan melebihi dari 20 persen modal disetor dan tetap menjaga kepemilikan masyarakat tak kurang dari 7,5 persen. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Garuda Indonesia Layani Rute penerbangan Makassar--Manokwari--Sorong


Maskapai Nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan Makassar--Manokwari--Sorong sebanyak 2 kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Minggu, dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ-1000, mulai 8 Desember 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Rabu, mengungkapkan bahwa peluncuran rute penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kemudahan dan ragam pilihan aksesibilitas masyarakat ke berbagai destinasi pariwisata nasional maupun kawasan ekonomi baru.

Perluasan rute baru Garuda di wilayah Timur Indonesia, khususnya Manokwari diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata. Ibukota Provinsi Papua Barat tersebut dikenal dengan keindahan bawah lautnya, serta Sorong sebagai pintu masuk salah satu destinasi wisata unggulan di Papua Barat.

"Pengoperasian rute baru ini juga diharapkan semakin memperluas jaringan konektivitas antarwilayah Papua sehingga dapat mendukung pergerakan perekonomian daerah yang ke depannya diharapkan dapat mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional," kata Irfan.

Irfan menambahkan bahwa upaya pengembangan jaringan penerbangan senantiasa diselaraskan dengan implementasi protokol kesehatan yang dilaksanakan secara konsisten pada seluruh "touch point" layanan penerbangan.

"Untuk itu, dalam menghadirkan pengalaman penerbangan yang aman dan nyaman bagi para wisatawan, sinergitas bersama seluruh stakeholder kepariwisataan tentunya akan terus kami perkuat khususnya bersama pemerintah daerah melalui kesiapan infrastruktur protokol kesehatan di destinasi tujuan," kata Irfan.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi dan antusiasnya terhadap Garuda Indonesia yang telah membuka layanan penerbangan menuju Manokwari dari Makassar dan Sorong.(end)

Sumber: IQPLUS

Petinggi PT Kresna Graha Investama Tbk Mundur dari Jabatannya


Dua petinggi PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) melakukan pengunduran diri. Kedua petinggi yang mundur dari jabatannya yakni Komisaris Independen Robinson P. Simbolon dan Direktur Sanverandy H Kusuma.

Direktur KREN, Dewi Kartini Laya menutrkan bahwa sesuai dengan peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik dan POJK No.31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik, dengan ini perseroan menyampaikan bahwa KREN telah menerima surat pengunduran diri tersebut.

"Atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih,"kata Dewi, dalam keterangan tertulisnya, di Bursa Efek Indonesia, (BEI).(end)

Sumber: IQPLUS

PT Lippo Karawaci Tbk Raih Pertumbuhan Pendapatan Pra Penjualan sebanyak 40%


Emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk. mengincar pendapatan pra penjualan pada 2021 tumbuh 40 persen menjadi Rp3,5 triliun.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (9/12/2020), dalam bahan presentasinya manajemen LPKR menyebutkan mengincar pendapatan pra penjualan sebesar Rp3,5 triliun pada 2021. Nilai itu tumbuh 40 persen dari target pra penjualan 2020 sebesar Rp2,5 triliun.

"Sampai dengan akhir Oktober 2020, kami telah melampaui target pra penjualan 2020 sebesar Rp2,5 triliun," papar manajemen LPKR.

Sebelumnya, PT Lippo Karawaci Tbk. optimistis bisnis properti secara bertahap telah pulih sehingga dapat memperbaiki kinerja perseroan secara konsolidasi.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan bahwa kinerja perseroan pada kuartal III/2020 berhasil didukung oleh lini bisnis properti dengan total marketing sales sebesar Rp1,2 triliun, atau tumbuh 304 persen secara year on year (yoy).

“Meski pendapatan recurring kami terganggu oleh pandemi covid-19, kami telah melihat bahwa bisnis properti perlahan lahan telah pulih dan mendekati normal,” ujar John seperti dikutip dari keterangan resminya, Senin (2/11/2020).

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, emiten berkode saham LPKR itu membukukan pendapatan sebesar Rp8,58 triliun pada kuartal III/2020. Nilai itu naik tipis 0,24 persen yoy dari sebelumnya sebesar Rp8,56 triliun.

LPKR juga melaporkan kenaikan EBITDA pada kuartal III/2020 sebesar 75,6 persen yoy menjadi Rp1,58 triliun dari Rp902 miliar pada kuartal III/2019.

Lebih rinci, pendapatan bisnis Real Estate Development meningkat sebesar 46,3 persen yoy menjadi Rp2,37 triliun dari pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,62 triliun.

Adapun, EBITDA perseroan pada lini bisnis ini mengalami kenaikan paling signifikan menjadi Rp314 miliar, kontras dari periode yang sama tahun lalu rugi Rp506 miliar.

Manajemen Lippo Karawaci menjelaskan perbaikan kinerja lini bisnis itu didukung pertumbuhan pendapatan yang kuat dari Cikarang, pengakuan pendapatan untuk serah terima di tower Hillcrest dan Fairview di Lippo Village, dan penjualan persediaan.

Sementara itu, pendapatan di lini bisnis Real Estate Management & Services menunjukkan penurunan sebanyak 10,2 persen pada kuartal III/2020 menjadi Rp6,15 triliun dari Rp6,85 triliun pada periode yang sama tahun lalu seiring dengan kondisi yang menantang akibat pandemi Covid-19.

“Kasus baru Covid-19 yang terus meningkat di Indonesia pada kuartal III/2020 menyebabkan penutupan hotel yang berkepanjangan, pengunjung mall yang lebih sedikit dari yang sebelumnya diperkirakan, dan lebih banyaknya dilakukan penanganan Covid di lini bisnis rumah sakit daripada pasien bisnis inti,” jelas John,

Di sisi lain, kendati kinerja topline cukup baik, perusahaan milik konglomerat Mochtar Riady itu membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp2,34 triliun. Nilai itu membengkak dari rugi bersih Rp1,72 triliun per September 2019.


SUmber: BISNIS

PT Indofarma Tbk. Berpotensi Dapatkan Vaksin dari USA Mei atau Juni 2021


Emiten BUMN farmasi PT Indofarma Tbk. berpotensi mendapatkan 130 juta dosis vaksin Corona dari perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Novavax Inc. Pengiriman vaksin rencananya dimulai Mei atau Juni 2021.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan perseroan sudah berkontrak dengan Novavax untuk pembahasan pengadaan vaksin Corona. Hasilnya, perseroan dimungkinkan untuk pembelian dengan maksimal total 130 juta dosis.

"Jadi supply commitment ada binding volume sebesar 30 juta dosis dan nonbinding volume 100 juta dosis. Binding adalah volume yang mengikat atau minimum volume. Jadi, kami bisa pesan lebih dari 30 juta, dengan maksimum total 130 dosis," katanya kepada Bisnis, Rabu (9/12/2020).

Arief mengemukakan vaksin produksi Novavax rencananya mulai pengiriman ke Indonesia pada Mei atau Juni 2021. Namun, untuk kisaran harga saat ini masih dalam pembahasan.

Adapun vaksin produksi Novavax saat ini belum terdaftar dalam enam list vaksin yang akan digunakan di Tanah Air oleh Kementerian Kesehatan. Menurut keterangan Holding BUMN Farmasi, hal itu dikarenakan keterlambatan berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan.

Vaksin hasil produksi Novavax ini akan bernama NVX-CoV2373. Saat ini vaksin tersebut sudah melakukan uji coba tahap 3 di Inggris bekerjasama dengan pemerintah dan satgas vaksin setempat.

Vaksin NVX-CoV2373 adalah protein prefusi yang stabil yang dibuat menggunakan teknologi nanopartikel protein rekombinan Novavax yang mencakup bahan pembantu MatrixM milik Novavax.

Vaksin ini akan memiliki kelebihan yang memungkinkan penyimpanan dalam formulasi cair sehingga tidak perlu dibekukan dan dapat disimpan pada suhu 2°C hingga 8°C. Artinya, vaksin dapat didistribusikan menggunakan saluran yang standar.

Novavax pun mengaku akan terus meningkatkan kapasitas produksinya. Produksi vaksin perseroan diproyeksi akan mencapai 2 miliar dosis tahunan, setelah semua kapasitas tersedia secara daring pada pertengahan 2021.

Adapun dalam pengembangan vaksin ini perseroan telah mendapat pendanaan dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) sebesar US$388 juta dan dari dana global sebesar US$2 miliar.

Sumber: BISNIS

Rekomendasi Saham SSIA, MPMX dan ESSA oleh Mirae Asset Sekuritas | 10 Desember 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Desember 12, 2020

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,944.41(+0.23%), test ressistnce at 5,974,  trading range 5,916 – 5,974. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode  weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di overbought area. Daily support di 5,916 dan daily resistance di 5,974. Cut loss level di 5,890

SSIA Daily, 540 (-3.57%),trading buy, trading range 535 – 560. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support di 535 dan daily resistance di  560. Cut loss level di 520.

MPMX Daily, 454 (-1.30%), buy on weakness, trading range 450 - 476. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support  di  450 dan daily resistance di 476. Cut loss level di 444.

ESSA Daily, 172 (+0.58%), buy on weakness,, trading range 170 – 194. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung menguat. Perkiraan daily support di 170 dan daily resistance terdekat di 194. Cut loss level di 164.

Analisa Saham MAPI | 10 Desember 2020


Analisa Saham MAPI

Saham MAPI pada tanggal 10 Desember 2020 ditutup menguat pada harga 825, naik 2,48%. Hal ini disertai dengan peningkatan volume, yaitu 134% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi Saham :

Beli jika di atas 850

Jika naik di atas 860 maka berpeluang ke 960

Jika turun di bawah 770 maka berpeluang ke 760

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Rekomendasi Saham GGRM, JPFA dan WIKA oleh Indopremier | 10 Desember 2020


IHSG (5.905 – 5.985) :  indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target penguatan indeks pada level 5.985 kemudian 6.025 dengan support di level  5.905 dan 5.865.

GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 48.800 kemudian 50.000 dengan support di level 46.400 cut loss jika break 45.200.

JPFA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.410 dengan resist di level 1.450 kemudian 1.470.

WIKA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.740 dengan resist di level 1.840 kemudian 1.890.

R-LQ45X (Sell) : Target pelemahan harga pada level 966 kemudian 958 dengan resist di level 982 kemudian 990.

XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 724 kemudian 732 dengan support di level 708 cut loss jika break 700.

XMTS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 478 kemudian 482 dengan support di level 470 cut loss jika break 466.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tj8

Update Harga Komoditas dan Indeks | 10 Desember 2020


Dow falls more than 100 points as tech drop pushes stocks off record highs

Stocks fell on Wednesday, retreating from the record highs set earlier in the day, as tech shares struggled and traders weighed the prospects of new fiscal stimulus.


Dow......30069     -105.1      -0.35%

Nasdaq..12339   -243.8      -1.94%

S&P 500..3673    -29.4         -0.79%

 

FTSE...... .6564    +5.6         +0.08%

Dax........13340    +61.8       +0.47%

CAC........5547      -13.9        -0.25%


Nikkei....26818    +350.9     +1.33%

HSI.........26503    +198.3     +0.75%

Shanghai .3372    -38.2        -1.12%

ST Times..2843   +17.4       +0.62%


IDX...5944.41    closed       +0%

LQ45..933.28    closed        +0%


JAKMIND....1026.88     closed  +0%

JAKCONS...1944.27     closed   +0%

JAKTRADE...722.59      closed   +0%

JAKBIND........939.07    closed   +0%

JAKAGRI......1366.51    closed   +0%

JAKFIN.........1329.55    closed   +0%

JAKPROP.......383.30     closed   +0%

JAKINFR.......983.98      closed    +0%

JAKMANU...1365.25     closed    +0%   

JAKMINE.....1814.90     closed    +0%

 

Indo10Yr..6.4021    closed    +0%

lCBI......310.0256    closed    +0%

US10Yr.......0.9410 +0.0280  +3.07%

VIX............22.27   +1.59      +7.69%

  

USDIndx .....91.0420  +0.0770  +0.08%

Como Indx....158.92   +0.64      +0.40%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......134.64   +1.84       +1.38%



IndoCDS.....68.749    -1.323    -1.888%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14110.00   closed       +0%

Jisdor....14164     closed        +0%



Euro.........1.2083  -0.0021    -0.17%


TLKM........23.11  +0.01       +0.04%

(3273)

EIDO.........23.06   +0.02       +0.09%

EEM..........50.43   -0.44        -0.86%


Oil..........45.66          +0.17       +0.37%

Gold ......1842.60    -32.80     -1.75%

Timah...19457.50   +265.00  +1.38%

Nickel...16695.00   +312.50  +1.91%

 

Coal price....76.85   +0.90    +1.18%

(Des/Newcastle) 

Coal price.....77.70  +0.70    +0.90%

(Jan/Newcastle)

Coal price....63.30   +0.50    +0.80%

(Des/Rotterdam) 

Coal price....64.25   +0.95    +1.50%

(Jan/ Rotterdam)

 

CPO(Feb).....3356     -5          -0.15%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............423.50  +3.25    +0.77%

SoybeanOil...37.73  +0.32    +0.86%

Wheat........ 584.00  +14.25  +2.50%


Wood pulp. 3737.50  +112.5  +3.10%


( DE/ Phintraco(AT)  10-12-20)

Analisa Saham TBIG, KAEF dan ICBP | 10 Desember 2020

Saham TBIG


Harga TBIG muncul Spinning top black candle dengan indikator RSI yang melemah. Sementara itu, indikator Stochastic berpotensi Dead Cross di area Overbought, serta volume perdagangan menurun. Movinng Average (MA)5 berpotensi menjadi support level untuk rebound.

TBIG: Buy on Weakness

Support: Rp 1.540

Resistance: Rp 1.615

Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas

Saham KAEF


Saham KAEF bergerak dalam bullish trend yang ditandai dengan pergerakan harga di atas EMA21. Namun, harga juga membentuk pin bar pada penutupan terakhir dengan Stochastic 5,3,3 nampak masuk area overbought. Idealnya akan ada koreksi minor menuju EMA21 dan patut dipertimbangkan.

KAEF: Buy on Weakness

Support: Rp 3.560

Resistance: Rp 4.000

Anthonius Edyson, Astronacci International

Saham ICBP


Pergerakan saham ICBP telah menguji beberapa garis MA120 maupun MA200, sehingga ada peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Adapun untuk MACD (12;26;9) berada pada area neutral begitu juga dengan RSI (14).

ICBP: Buy

Support: Rp 9.600

Resistance: Rp 10.100

Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas

Rekomendasi Saham BJBR, EXCL, ICBP, INDF, INTP, KLBF dan SMGR oleh Binaartha Sekuritas | 10 Desember 2020

Binaartha Sekuritas Daily

10 Desember 2020

by Nafan Aji


Saham BJBR

Pergerakan harga saham BJBR telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan memberi rekomendasi beli pada saham BJBR pada area level Rp 1.415 - Rp 1.425, dengan target harga di Rp 1.490. Support ada di Rp 1.370. Saham BJBR ditutup di Rp 1.425. (RoE: 13.96%; PER: 8.76x; EPS: 164.99; PBV: 1.23x; Beta: 1.9). 


Saham EXCL

Pergerakan harga saham EXCL telah menguji garis MA10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomedasi saham EXCL adalah di akumulasi beli pada area level Rp 2.440 – Rp 2.480, dengan target harga secara bertahap di Rp 2.640, Rp 2.970 dan Rp 3.300. Support ada di Rp 2.390. Saham EXCL ditutup di Rp 2.480. (RoE: 12.93%; PER: 9.59x; EPS: 258.57; PBV: 1.24x; Beta: 0.97). 


Saham ICBP

Pergerakan harga saham ICBP telah menguji beberapa garis MA 120 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham ICBP adalah di akumulasi beli pada area level Rp 9.700 – Rp 9.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp 10.100, Rp 10.600, Rp 11.100 dan Rp 11.600. Support ada di Rp 9.600. Saham ICBP ditutup di Rp 9.800. (RoE: 10.85%; PER: 21.70x; EPS: 451.60; PBV: 2.35x; Beta: 0.46). 


Saham INDF

Pergerakan harga saham INDF telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Akumulasi beli saham INDF pada area level Rp 6.900 – Rp 7.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp 7.400, Rp 7.600 dan Rp 8.375. Support ada di Rp 6.800 dan Rp 6.460. Saham INDF ditutup di Rp 7.000. (RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71). 


Saham INTP

Pergerakan harga saham INTP telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham INTP adalah di akumulasi beli pada area level Rp 14.250 – Rp 14.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 13.850 dan Rp 13.075. Saham INTP ditutup di Rp 14.425. (RoE: 6.58%; PER: 35.85x; EPS: 402.43; PBV: 2.35x; Beta: 1.43). 


Saham KLBF

Pergerakan harga saham KLBF telah menguji garis MA10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham KLBF adalah di akumulasi beli pada area level Rp 1.460 – Rp 1.475, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.535, Rp 1.595 dan Rp 1.850. Support ada di Rp 1.460 dan Rp 1.340. Saham KLBF ditutup di Rp 1.475. (RoE: 14.68%; PER: 25.76x; EPS: 57.64; PBV: 3.78x; Beta: 0.8). 


Saham SMGR

Pergerakan harga saham SMGR telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham SMGR adalah akumulasi beli pada area level Rp 11.275 – Rp 11.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 11.900, Rp 12.300, Rp 12.625 dan Rp 13.950. Support ada di Rp 11.275 dan Rp 10.700. Saham SMGR ditutup di Rp 11.575. (RoE: 5.76%; PER: 34.01x; EPS: 348.43; PBV: 1.97x; Beta: 1.65).

Rekomendasi Saham ASII, BBCA, CPIN dan WIKA oleh MNC Sekuritas | 10 Desember 2020

MNC Daily Scope Wave

10 Desember 2020


Pada perdagangan kemarin (8/12), IHSG ditutup menguat tipis 0,2% ke level 5,944. Pergerakan IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3, hal tersebut berarti penguatan IHSG sudah relatif terbatas, dimana kami perkirakan IHSG akan bergerak menguji area 5,950-6,020. Namun, apabila IHSG turun di bawah 5,563, maka IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave 3 dan akan membentuk wave 4 ke area 5,500-5,650 terlebih dahulu.

Support: 5,563, 5,420

Resistance: 5,960, 6,013


ASII - Buy on Weakness (5,700)

Kemarin (8/12), ASII ditutup terkoreksi 2,6% dan ditutup di level 5,700. Selama tidak terkoreksi ke bawah 5,200, maka kami perkirakan saat ini pergerakan ASII sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (Y). Hal tersebut berarti, ASII masih berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 5,550-5,700

Target Price: 6,050, 6,300

Stoploss: below 5,200


BBCA - Buy on Weakness (32,450)

Pada perdagangan kemarin (8/12), BBCA ditutup terkoreksi 0,5% ke level 32,450. Selama tidak terkoreksi ke bawah 30,675, maka saat ini posisi BBCA sedang berada pada bagian wave [v] dari wave 3. Hal tersebut berarti, pergerakan BBCA masih berpeluang kembali menguat.

Buy on Weakness: 31,800-32,350

Target Price: 34,000, 35,000

Stoploss: below 30,675


CPIN - Buy on Weakness (6,400)

CPIN ditutup menguat 1,6% ke level 6,400 pada perdagangan kemarin (8/12). Kami perkirakan saat ini CPIN sedang membentuk awal dari wave dari wave (C), sehingga CPIN berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Skenario ini berlaku selama CPIN tidak terkoreksi ke bawah 6,050.

Buy on Weakness: 6,250-6,375

Target Price: 7,000, 7,400

Stoploss: below 6,050


WIKA - Sell on Strength (1,790)

WIKA bergerak terkoreksi 3,5% dan ditutup di level 1,790 pada perdagangan Selasa (8/12). Selama WIKA tidak mampu menguat di atas 1,950, maka WIKA sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave (Y) dan berpotensi untuk melanjutkan koreksinya. Adapun level koreksi WIKA kami perkirakan berada pada rentang 1,460-1,650.

Sell on Strength: 1,800-1,870


Disclaimer On