Analisa Saha BBCA, INTP dan INDF | 22 Januari 2021

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)


BBCA menunjukkan bearish counter attack candlestick pattern. Indikasi melemah juga ditunjukkan dengan menguji support moving average (MA)5 sebagai konfirmasinya di kisaran 35.350. Adapun indikator stochastic terkonsolidasi dengan MACD yang masih tertekan.

Rekomendasi: Sell on strength 

Support: Rp 34.975

Resistance: Rp 35.550

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)


INTP menunjukkan munculnya long black body candle, dengan indikator RSI yang melemah. Sementara itu, Stochastic menurun disertai dengan volume perdagangan yang juga menurun. Adapun indikator MACD juga masih menurun dan ditutup di bawah moving average (MA)20.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 14.850

Resistance: Rp 16.100

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)


Secara mingguan, pergerakan INDF tengah menguji moving average (MA)20 setara dengan rasio wajar fibbonaci 61,8% di level 7.125 yang juga resistance awal. Jangka menengah mulai terlihat sinyal pullback didukung indikator stochastic RSI yang berada di rentang oversold. Secara harian, harga masih konsolidasi dan berada di tren bearish jangka pendek dan belum mematahkan kenaikan di awal pekan. Trading buy bisa dilakukan saat harga berada di level 6.675.

Rekomendasi: Trading buy 

Support: Rp 6.600

Resistance: Rp 7.125

Muhammad Syahrizannas, Philip Sekuritas

Komentar