google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [ASII] Grup Astra Bantu Bencana Nusantara dengan Program Nurani Astra Langsung ke konten utama

[ASII] Grup Astra Bantu Bencana Nusantara dengan Program Nurani Astra


Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra melalui program Nurani Astra telah menyalurkan berbagai bantuan tahap awal untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Melalui Posko Nurani Astra yang telah didirikan di Mamuju dan dibantu oleh 26 tenaga sukarelawan dari Grup Astra, Nurani Astra sejak 16 Januari 2021 telah menyalurkan bantuan dan mengerahkan berbagai alat berat dan fasilitas transportasi lainnya guna membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan korban gempa.

"Kami tidak hanya menyalurkan berbagai bantuan melalui Posko Nurani Astra yang telah kami dirikan di Mamuju, tetapi Grup Astra juga mengerahkan berbagai alat berat dan fasilitas transportasi lainnya agar dapat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan korban gempa. Semoga berbagai bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan pemerintah," ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Astra menyalurkan bantuan melalui Koordinator Wilayah Grup Astra Makassar berupa 1.500 paket sembako dan kebutuhan logistik untuk korban gempa berupa genset, terpal, selimut, sembako, obat-obatan, perlengkapan kebersihan serta kebutuhan anak.

Astra dan Yayasan Amaliah Astra juga menggalang donasi untuk membantu korban bencana Sulbar melalui rekening Nurani Astra. PT Astra Agro Lestari Tbk dan anak perusahaannya, yakni PT Letawa, PT Pasangkayu, PT Mamuang, dan PT Suryaraya Lestari telah mengerahkan dua unit excavator PC200, dua unit dump truck, satu unit dozer D85, satu unit loader, satu unit ambulance, satu unit minibus, dan genset. Persatuan Istri Karyawan Astra Agro Lestari (Periska) juga menyalurkan berbagai bantuan berupa paket sembako, obat, peralatan bayi, dan 400 nasi kotak.

PT United Tractors Tbk (UT) dan anak perusahaannya, yakni PT Pamapersada Nusantara (Pama), bergerak cepat sesaat setelah bencana terjadi dengan menurunkan dua unit alat berat excavator untuk membantu proses evakuasi korban gempa. UT dan Pama juga telah menyalurkan berbagai bantuan berupa satu truk paket sembako berisi 150 paket yang berisi beras 5 kg, air mineral, mi instan, vitamin, selimut, sarung, dan terpal bagi korban bencana di Mamuju.

Astra Motor Sulsel juga menyalurkan bantuan yang bersifat darurat untuk warga yang terdampak bencana berupa sembako, genset, peralatan tidur, serta kebutuhan sehari-hari lainnya di posko pengungsian.

PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang dikoordinasi oleh FIFGROUP cabang Palu menyalurkan paket sembako untuk masyarakat sekitar yang terkena dampak gempa.

PT Serasi Logistik Indonesia juga menyediakan transportasi untuk mengangkut berbagai bantuan sembako ke Posko Nurani Astra.

Bencana di Daerah Lain

Selama sepekan terakhir, bencana alam juga melanda daerah lain di Indonesia, antara lain banjir di Kalimantan Selatan, tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, banjir, dan tanah longsor di Manado.

Sejumlah paket sembako dan masker medis juga disiapkan oleh Koordinator Wilayah Grup Astra Banjarmasin dan Koordinator Wilayah Grup Astra lainnya.

Berbagai bantuan Astra untuk korban bencana alam tersebut sejalan dengan citacita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...