google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [MCAS] PT M Cash Integrasi Tbk Dirikan PT MCAS WABIZ VISION Langsung ke konten utama

[MCAS] PT M Cash Integrasi Tbk Dirikan PT MCAS WABIZ VISION


PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) mengumumkan pendirian anak usaha baru dengan nama PT MCAS WABIZ VISION pada 19 Januari 2021 yang lalu.

Rachel Stephanie Direktur dan Sekretaris MCAS mengatakan, perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 5.049 saham atau 99% pada PT MCAS WABIZ VISION.

“Adapun saham tersebut senilai Rp 504,90 juta,” ungkapnya pada keterbukaan informasi, Kamis (21/1).

Lebih lanjut ia bilang terdapat afiliasi pada pengurus dan pemegang saham. Ia berharap transaksi ini dapat menunjang kegiatan usaha utama perusahaan ini.

Rachel menambahkan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha dari pembentukan anak usaha ini.

Dalam catatan Kontan.co.id, Manajemen PT M Cash Integrasi Tbk meyakini bisnis pada tahun 2021 akan bertumbuh.

MCAS memproyeksikan pendapatan di sepanjang tahun ini meningkat 10%-15% year-on-year (yoy) menjadi Rp 14 triliun.

Menilik laporan keuangan kuartal III-2020, tercatat pendapatan MCAS tumbuh 10,29% menjadi Rp 8,68 triliun dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu sebesar Rp 7,87 triliun.

Sementara itu, laba bersih MCAS tercatat sebesar Rp 17,87 miliar. Realisasi tersebut turun 87,65% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 144,75 miliar.


Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...