Langsung ke konten utama

[EXCL] XL Axiata akan Fiberisasi 9.000 Sites pada 2021


PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan tetap melanjutkan fiberisasi jaringan sebagai salah satu motor pertumbuhan perusahaan. Pada tahun 2021, XL Axiata menargetkan dapat melakukan fiberisasi pada 9.000 sites atau menara telekomunikasinya.

Group Head Technology Strategy and Architecture EXCL I Gede Darmayusa mengatakan, per akhir tahun 2020, XL Axiata telah melakukan fiberisasi pada 10.500 sites yang tersebar di seluruh Indonesia. "Jadi, secara total akan ada sekitar 19.000 sites yang telah terfiberisasi pada tahun 2021," kata dia dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/2).

Menurut I Gede, fiberisasi jaringan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas data demi mempersiapkan kehadiran teknologi jaringan 5G. XL Axiata juga telah mengganti peralatan dan perlengkapannya yang siap untuk 5G.

Jaringan inti XL Axiata sudah juga sudah mengggunakan teknologi terbaru. Begitu juga dengan jaringan backbone dan upstream dinilai telah memiliki kapasitas cukup. Alhasil, I Gede yakin, XL Axiata cukup siap apabila ada lonjakan permintaan data saat teknologi jaringan 5G diimplementasikan.

Di samping melakukan fiberisasi, XL Axiata terus memperluas jaringan di luar Jawa sebagai investasi berkelanjutan. Menurut I Gede, dari alokasi belanja modal tahun 2021 yang ditujukan untuk pengembangan jaringan bisnis layananan data, sebesar 55% diperuntukkan bagi luar Pulau Jawa dan 45% untuk Pulau Jawa.

"Kami sudah berkomitmen untuk mengembangkan jaringan di luar Jawa sejak tiga tahun lalu. Pada tahun ini, alokasi capex di luar Jawa sudah lebih besar," ucap I Gede.

Menurut dia, XL Axiata masih fokus untuk memperluas jangkauan sekaligus menambah kapasitas di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Meskipun begitu, XL Axiata juga mulai mengarah ke daerah timur Indonesia, terutama Nusa Tenggara Timur.

Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham BGTG | 22 Oktober 2021

Analisa Saham BGTG Saham BGTG pada tanggal 21 Oktober 2021 ditutup melemah pada harga 174, turun -0,57%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 105% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend dengan Sideway Kecil Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183 Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 234 Jika turun di bawah 173 maka berpeluang ke 164 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr