google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [MDKA] PT Merdeka Copper Gold Tbk. Bangun Usaha Patungan Proyek AIM Langsung ke konten utama

[MDKA] PT Merdeka Copper Gold Tbk. Bangun Usaha Patungan Proyek AIM

PT Merdeka Copper Gold Tbk.

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) telah menandatangani perjanjian usaha patungan dengan anak usahanya yaitu PT. Batutua Pelita Investama (BPI), Wealth Source Holding Linited (Wealthy) dan Eternal Tsinghan Group Limited (Tsinghan) pada tanggal 11 Februari 2021.

Menurut keterangan Adi Adriansyah Corporate Secretary MDKA menyampaikan bahwa Joint Venture Agreement (JVA) antara MDKA, BPI, Tsinghan dan Wealthy sehubungan dengan rencana MDKA mendirikan perusahaan patungan untuk proyek Acid Iron Metal (AIM) melalui BPI yang akan memiliki 80% bersama Tsinghan melalui afiliasinya yaitu Wealthy yang akan memiliki 20% pada perusahaan patungan tersebut.

Para Pihak Setuju menandatangani JVA untuk membangun pabrik proyek AIM di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di sulawesi untuk memproses bijih pirit dari proyek tembaga Wetar MDKA dengan nilai transaksi sebesar USD90 juta termasuk didalamnya setoran modal awal pada perusahaan patungan dengan kepemilikan saham BPI sebanyak 80% dan Wealthy sebanyak 20%.

Sebagai Informasi BPI adalah anak usaha MDKA, sedangan Tsinghan dan Wealthy adalah perusahaan yang berdiri berdasarkan hukum Hong kong, keduanya berafiliasi. Pendirian perusahaan patungan ini merupakan bentuk kerjasama MDKA dengan Tsinghan untuk mengembangkan proyek AIM yang diharapkan menjadi aset produksi multi-komoditas yang berumur panjang serta memperluas basis sumber daya tembaga wetar MDKA.

Selanjutnya Sumber dana proyek AIM berasal dari pemegang saham perusahaan patungan dan pihak ketiga yang akan diusahakan oleh MDKA.

Adi menambahkan "Dampak pendirian perusahaan patungan tersebut jika telah beroperasi akan memberikan potensi tambahan pendapatan dan laba kepada MDKA sebagai pemilik langsung/tidak langsung dari perusahaan patungan dan juga memperluas sumber daya tembaga proyek tembaga wetar,"pungkasnya. (end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...