Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADHI, UNTR, WOOD dan ANTM oleh MNC Sekuritas | 18 Februari 2021


MNC Daily Scope Wave 18 Februari 2021

IHSG ditutup terkoreksi sebesar 1% ke level 6,227 pada perdagangan kemarin (17/2) disertai tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, selama IHSG belum terkoreksi secara agresif ke bawah 6,156, maka IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji kembali area 6,300. Namun demikian, tetap perhatikan karena posisi IHSG saat ini sudah berada di akhir dari wave [c] dari wave B, sehingga penguatan IHSG sudah relatif terbatas.

Support: 6,156, 6,069

Resistance: 6,322, 6,505

ADHI - Buy on Weakness (1,465)

ADHI ditutup terkoreksi 3,9% ke level 1,465 pada perdagangan kemarin (17/2), pergerakan ADHI pun sudah menyentuh MA60-nya. Kami perkirakan, posisi ADHI saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, koreksi ADHI akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,400-1,460

Target Price: 1,630, 1,740

Stoploss: below 1,270

UNTR - Buy on Weakness (22,850)

Kemarin (17/2), UNTR ditutup terkoreksi 1,1% ke level 22,850. Selama tidak terkoreksi ke bawah 22,000 sebagai supportnya, maka posisi UNTR saat ini sudah berada di akhir wave [ii] dari wave C dari wave (Y). Hal tersebut berarti, koreksi UNTR akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 22,300-22,800

Target Price: 25,000, 27,000

Stoploss: below 22,000

WOOD - Sell on Strength (620)

WOOD terkoreksi cukup signifikan, sebesar 4,6% ke level 620 pada perdagangan kemarin (17/2). Selama WOOD belum mampu menembus resistancenya di 690, maka saat ini posisi WOOD sedang berada di awal wave (C) dari wave [B]. Hal tersebut berarti, WOOD rawan akan koreksi dan berpotensi menguji level supportnya, adapun rentang koreksi WOOD kami perkirakan berada pada area 470-530.

Sell on Strength: 630-650

ANTM - Sell on Strength (2,750)

Pada perdagangan kemarin ANTM ditutup terkoreksi cukup signifikan, sebesar 4,2% ke level 2,750. Selama ANTM tidak mampu menembus resistance di 2,970, maka kami perkirakan pergerakan ANTM akan rawan terkoreksi dan mengawali wave [c] dari wave 4. Hal tersebut berarti, ANTM akan terkoreksi ke rentang 1,900-2,270.

Sell on Strength: 2,780-2,850

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Analisa Saham BBTN, LSIP dan EMTK | 26 Oktober 2021

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Pergerakan BBTN secara teknikal membentuk pola pennant dan ada potensi continuation apabila mampu bertahan di atas level support 1.770. Indikator RSI masih nampak berada pada areal overbought jika mampu bertahan di area overbought ada indikasi potensi melanjutkan penguatan. Rekomendasi: Speculative buy  Support: Rp 1.770 Resistance: Rp 1.850 Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) Pergerakan LSIP mendekati area resistance jangka panjang sekitar 1.500-1.550 oleh karena itu wajar jika konsolidasi sehat mulai terjadi, terlebih setelah kenaikan 44% selama sebulan terakhir. Support pertama MA10 sudah tertembus dan malah berubah peran menjadi resistance terdekat saat ini di angka 1.430. Sedangkan support MA20 harus berusaha menahan pelemahan lebih lanjut ke bawah 1.360 karena akan semakin mengkonfirmasi pola reversal double top ke arah 1.270 yang sesuai dengan fibonacci retracement 50%. Rekomendasi: Hold Support: Rp