Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham CPIN, PTPP, JSMR dan ASII oleh MNC Sekuritas | 15 Februari 2021


MNC Daily Scope Wave


15 Februari 2021

Menutup pekan kemarin (11/2), IHSG bergerak menguat tipis dan ditutup di level 6,222. Kami masih memperkirakan, saat ini posisi IHSG masih berada di akhir wave B, sehingga IHSG masih berpeluang untuk menguat dan menuju fibo 78.6 di area 6,330. Namun dapat diperhatikan, selama IHSG belum mampu menguat di atas 6,505, maka IHSG masih rentan koreksi membentuk wave C.

Support: 6,018, 5,853

Resistance: 6,280, 6,505

CPIN - Buy on Weakness (6,075)

CPIN ditutup menguat 2,1% pada perdagangan Kamis lalu (11/2). Posisi CPIN saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, penguatan CPIN akan terus berlanjut.

Buy on Weakness: 5,900-6,075

Target Price: 6,600, 7,100

Stoploss: below 5,700

PTPP - Buy on Weakness (1,755)

Pada penutupan Kamis lalu (11/2), PTPP terkoreksi 1,1% di level 1,755. Saat ini, posisi PTPP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, PTPP masih berpeluang menguat untuk membentuk wave C.

Buy on Weakness: 1,720-1,755

Target Price: 1,945, 2,200

Stoploss: below 1,630

JSMR - Buy on Weakness (4,390)

JSMR ditutup terkoreksi 1,3% ke level 4,390 pada perdagangan Kamis lalu (11/2). Selama tidak terkoreksi ke bawah 4,120, maka posisi JSMR saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave 5 dari wave (C). Hal tersebut berarti, JSMR berpeluang untuk berbebalik arah.

Buy on Weakness: 4,220-4,380

Target Price: 4,800, 5,400

Stoploss: below 4,120

ASII - Sell on Strength (5,850)

Pada penutupan pekan lalu (11/2), ASII bergerak terkoreksi 0.8% ke level 5,850 dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan posisi ASII saat ini sedang berada di wave [c] dari wave B dari wave (Y). Hal tersebut berarti, ASII masih rawan terkoreksi terlebih bila menembus support yang berada pada level 5,750. Adapun rentang koreksi ASII berada pada area 5,300-5,600.

Sell on Strength: 5,850-5,925

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.