google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo [ADHI] Adhi Karya Bangun Kampus Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Langsung ke konten utama

[ADHI] Adhi Karya Bangun Kampus Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa


Pada tanggal 4 Maret 2021 telah dilakukan peresmian Kampus Sindangsari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Peresmian juga dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Mendikbud Nadiem Makarim, Kepada Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, Kapolda Banten Irjen Pol Rudi Heriyanto, serta Direktur ADHI Entus Asnawi Mukhson

Kawasan kampus dengan 12 gedung perkuliahan dan area hijau yang luas, dibangun ADHI untuk mengakomodir lingkungan kampus yang sesuai dengan visinya, yakni smart and green University. Kampus ini dibangun di atas 13 hektar lahan dengan gedung rektorat ikonik dengan bentuk kerucut setinggi 69 meter. Selain gedung rektorat, ADHI juga membangun 11 gedung lainnya, yakni gedung perpustakaan, gedung kuliah terpadu, gedung laboratorium, gedung fakultas perkualiahan, gedung dan fasilitas penunjang, Asrama putra/putri, Student centre, hingga drainase kawasan. Keseluruhan pekerjaan pembangunan dilakukan selama kurun waktu 2 tahun dengan masa perawatan selama 1 tahun.

Presiden Jokowi mengatakan melalui kawasan yang telah dibuat sedemikian rupa ini, UNTIRTA mewarisi nilai keteladanan dari dua sosok pergerakan di Banten yaitu Sultan Ageng Tirtayasa dan Syeikh Nawawi Al Bantani. Simbol perpaduan kekauatan ulama dan umara yang mewakili karakter kepemimpinan dan intelektual.

Harapannya, gedung ini mampu memfasilitasi para pemuda dan pemudi bangsa, untuk menjadi SDM unggul dan mampu menghasilkan karya terbaik untuk Negeri dan memenangkan persaingan global.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...