google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AKRA, ACES, ADRO dan BBCA oleh MNC Sekuritas | 23 Maret 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AKRA, ACES, ADRO dan BBCA oleh MNC Sekuritas | 23 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

23 Maret 2021

Pada perdagangan kemarin (22/3), IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,301 dan mulai muncul tekanan jual. Kami perkirakan IHSG rawan terkoreksi untuk menguji area 6,268 sebagai area support terdekat, meskipun menguat selama belum mampu menembus resistance 6,400 dan 6,505 secara agresif, maka penguatannya cenderung terbatas. Area koreksi IHSG terdekat berada pada area 6,000-6,150, apabila IHSG menembus 6,167.

Support: 6,160, 6,090

Resistance: 6,400, 6,505

AKRA - Buy on Weakness (3,370)

Kemarin (22/3), AKRA ditutup terkoreksi 0,3% ke level 3,370. Selama AKRA tidak terkoreksi ke bawah 3,190, maka kami perkirakan saat ini pergerakan AKRA sudah berada di akhir wave [iv] dari wave C. Hal tersebut berarti, koreksi AKRA sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat membentuk wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: 3,340-3,370

Target Price: 3,770, 3,900

Stoploss: below 3,190

ACES - Buy on Weakness (1,575)

ACES ditutup menguat 0,3% ke level 1,575 pada perdagangan kemarin (22/3). Selama ACES tidak terkoreksi ke bawah 1,500, maka saat ini ACES sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti, ACES berpeluang menguat terlebih bila mampu menembus resistance di 1,650.

Buy on Weakness: 1,550-1,575

Target Price: 1,670, 1,750

Stoploss: below 1,500

ADRO - Buy on Weakness (1,285)

ADRO ditutup terkoreksi 1,2% ke level 1,285 pada perdagangan kemarin (22/3). Posisi ADRO saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian wave (iii) dari wave [iii] pada skenario biru. Hal tersebut berarti, ADRO masih berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 1,260-1,285

Target Price: 1,375, 1,500

Stoploss: below 1,205

BBCA - Sell on Strength (33,100)

Pada perdagangan kemarin (22/3), BBCA ditutup terkoreksi 2,1% ke level 33,100. Saat ini, kami perkirakan posisi BBCA sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4, sehingga bila BBCA turun ke bawah 33,000 sebagai supportnya, maka BBCA akan menuju ke rentang area 31,000-32,000 sebagai akhir koreksi dari wave [c] dari wave 4.

Sell on Strength: 33,200-33,600

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...