Langsung ke konten utama

[TLKM] Telkomsel Hadirkan Paket Data Telkomsel Proteksi


Telkomsel terus mengakselerasikan hadirnya ragam inovasi berbasis kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan di setiap produk dan layanannya. Kini, inovasi terbaru dari Telkomsel hadir melalui Paket Data Telkomsel Proteksi, yakni paket kuota data internet yang memberi manfaat lebih berupa perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri yang dapat dinikmati pelanggan tanpa biaya tambahan.

Paket Data Telkomsel Proteksi merupakan kolaborasi bersama antara Telkomsel dengan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) yang tersedia bagi seluruh pelanggan prabayar Telkomsel.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, "Kami memaknai kolaborasi dengan Allianz Utama sebagai upaya lanjutan dari Telkomsel untuk senantiasa memberikan produk dan layanan yang customer-centric dan bernilai tambah bagi pelanggan.

Paket Data Telkomsel Proteksi dihadirkan untuk menjawab kebutuhan dalam membuka lebih banyak kesempatan bagi berbagai lapisan masyarakat untuk mendapatkan produk jasa layanan asuransi dengan lebih mudah melalui sinergi pemanfaatan teknologi digital yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Kehadiran Paket Data Telkomsel Proteksi juga diharapkan bisa memberikan manfaat lebih dalam percepatan adopsi gaya hidup digital di tengah masyarakat".

Mariani Solihah, Head of Partnership Affinity Allianz Utama Indonesia mengatakan, "Kerja sama Allianz Utama dengan Telkomsel merupakan salah satu wujud strategi kami untuk fokus pada inovasi produk perlindungan yang mampu mendukung gaya hidup agar tetap relevan dengan pasar.

Paket Data Telkomsel Proteksi diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan asuransi, sehingga dapat memperluas jangkauan perlindungan asuransi serta memperkuat komitmen kami untuk menyediakan produk yang komprehensif dan mampu memberikan ketenangan pikiran bagi lebih banyak masyarakat Indonesia".

Pelanggan Telkomsel bisa mendapatkan Paket Data Telkomsel Proteksi yang tersedia melalui aplikasi MyTelkomsel. Setiap pembelian paket tersebut sudah termasuk voucher Asuransi Kecelakaan Diri yang berlaku selama 30 hari setelah tanggal aktivasi paket.

Untuk mendapatkan manfaat perlindungan asuransi kecelakaan diri, pelanggan harus melakukan aktivasi Asuransi Kecelakaan Diri melalui microsite yang dapat diakses lewat tautan yang dikirim ke pelanggan via SMS setelah melakukan pembelian Paket Data Telkomsel Proteksi.

Terdapat tiga jenis manfaat yang didapatkan oleh pelanggan dari Asuransi Kecelakaan Diri dalam Paket Data Telkomsel Proteksi. Ketiganya meliputi santunan meninggal dunia, santunan cacat tetap, dan penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan. Jumlah penggantian maksimal untuk santunan meninggal dunia dan cacat tetap mencapai Rp 25.000.000, sedangkan jumlah penggantian maksimal terhadap biaya pengobatan akibat kecelakaan mencapai Rp 2.500.000.

"Kami berharap, kolaborasi antara Telkomsel dengan Allianz Utama dapat berlangsung dalam jangka panjang agar manfaat yang dihadirkan terutama untuk akses jasa layanan asuransi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat melalui sinergi layanan teknologi digital kedua perusahaan

Ke depan, Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai leading digital company dalam membuka lebih banyak kemungkinan pemanfaatan teknologi digital di berbagai aspek kehidupan masyarakat, dengan terus mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia dengan setiap insan di Tanah Air menjadi penggeraknya," kata Nirwan menutup.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berapa Harga Rights Issue BRI? Ini Kata Bos BRI

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) saat ini masih belum menentukan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD/rights issue) perusahaan. Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno K. mengatakan untuk menentukan harga pelaksanaan rights issue ini, perusahaan akan mempertimbangkan faktor makro dan industri serta kinerja dan fluktuasi harga saham perusahaan. Selain itu juga, mempertimbangkan masukan dari pemegang saham. "Harga akan disampaikan kalau sudah proses registrasi ke OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan akan dipublikasikan dalam prospektus untuk penetapan harga pricing-nya," kata Viviana dalam konferensi pers usai RUPSLB BRI, Kamis (22/7/2021). Berdasarkan prospektus yang disampaikan perusahaan, harga pelaksanaannya paling sedikit sama dengan batasan harga terendah saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebagaimana diatur Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Adapun a

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Buyback Saham BBNI, SCMA, ROTI, MEDC dan PALM

Sejumlah emiten berencana membeli kembali saham atawa buyback. Sepanjang bulan Juli 2021, sudah ada lima emiten yang mengumumkan akan melakukan buyback. Terbaru, ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalokasikan dana maksimal hingga Rp 1,7 triliun untuk pembelian kembali saham. Adapun buyback yang akan dilakukan pada periode 22 Juli 2021 hingga 21 Oktober 2021 itu akan membeli sebanyak-banyaknya 20% dari jumlah modal disetor dan paling sedikit 7,5% dari modal disetor. Dalam keterbukaan informasinya, manajemen emiten perbankan plat merah itu mengungkapkan, saham BBNI mengalami tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19. Sahamnya melorot 25% secara year to date (ytd) menjadi Rp 4.640 per 30 Juni 2021. " Tekanan jual di pasar akibat sentimen Covid-19 tersebut membuat saham BNI undervalued dengan Price to Book Value (PBV) per 30 Juni 2021 sebesar 0,75 kali atau telah jauh berada di bawah rata-rata PBV selama 10 tahun yang sebesar 1.60 kali," seperti yang tertulis da